Sewaktu menunggu antrian di rumah sakit, aku minum susu kemasan kotak 1,5 liter. Tiba2 kotak susuku dirampas dari tanganku oleh seorang anak perempuan.
Aku tidak marah. Justru tersenyum.
Tesisku terbukti. Bahwa kita semua termasuk anak2 melakukan kejahatan yg BISA dilakukan.
Dulu ada politisi dari PSI, namanya Tsamara. Ketika semua orang terkesima, jatuh hati, menaruh harapan, aku bilang: perempuan muda ini akan goblok pada saatnya nanti. Bertahun kemudian terbukti benar.
Tapi kenapa aku benar? Karena aku tidak melihat orang, tapi membaca pola.
USD 1 = VND 25.000,
Sementara USD 1 = IDR 18.000
Berdasarkan data itu, Rupiah lebih kuat daripada Dong.
Tapi kenapa Vietnam lebih maju? Kenapa mereka bisa jadi negara maju?
Akademisi di medsos itu gunanya jelasin yg kek gitu2. Bukan fafifu teori gajelas.
Berfilsafat itu memang sebaiknya mulai dari hidup sehari-hari. Kenapa gini, kenapa gitu.
Bukan apa-apa sih. Biar napak tanah aja.
Menurut kalian, kenapa kingdom of animalia berhenti sampai di spesies? Apa ga mungkin ada kategori yang lebih spesifik semacam subspesies?
Dan,
yang butuh perlindungan itu kamu. Yang mau dibunuh oleh tentara itu bukan Mama Yasinta, tapi tokoh Dandhy Laksono. Tubuhmu atau karaktermu.
Tentara nanya sumber danamu itu bukan berarti mereka ga tau.
Selama kamu belum mati, yang dibunuh adalah orang-orang di sekitarmu.
Tidak tahu atau tidak adanya informasi, itu tidak bisa dijadikan basis argumen. Harus dianggap Mama Yasinta ga diapa2in. Sampai terbukti sebaliknya.
Tapi 1 hal yang sudah pasti terbukti. Mama Yasinta bukan perempuan yang melawan. Ia perempuan yang bisa berbalik arah.
Kapitalisme tuh kek gini lho wkwk. Ga pernah diskriminasi gender, ga pernah diskriminasi spesies. Ga sempat kepikiran buat diskriminasi lalala.
Kalo anjing lebih menghasilkan laba, laki dan puan ga dipake. ๐คฃ
Sama aja kek Fatia nih.
Dulu aku pikir dia bakal nantang: "Silakan KontraS LSM yang saya pimpin, diaudit pertama kali."
Lahh kok malah nyerang balik pake jurus yang sama wkwk,
Advokat emang miskin logika. Ga ngerti kalo two wrongs don't make a right. ๐
Kalo ditanya sumber dana, jelaskan aja.
Kalo nyerang balik ke Pak Jenderal dgn pertanyaan yg sama, ini namanya sesat logika two wrongs make a right.
Orang jadi mikir: kekayaan Pak Jenderal gak jelas. Sumber danamu juga gak jelas.
Advokat emang perlu Filsafat sih wkwk,
seorang karyawan diberhentikan oleh perusahaan.
ia dituduh melakukan pelanggaran dalam pengelolaan keuangan perusahaan. Uang perusahaan dipakai untuk kepentingan pribadi.
bagi perusahaan, ini pelanggaran berat.
tapi bagi pekerja, ini PHK sepihak.
Gembala itu dulu profesi manusia. Sekarang di peternakan skala industri, pekerjaan itu digantikan anjing.
๐ Kapitalisme itu bukan cuma ga peduli gendermu, tapi bahkan ga peduli spesiesmu. Kapitalisme cuma mikirin laba. Ga pernah kepikiran buat diskriminasi gini-gitu wkwk.
Prof Stella dijadikan wamen untuk menjadi juru bicara kapitalisme di bidang pendidikan. Bahwa harus ada kompetisi lalala.
Itu bukti bahwa logika kapitalisme itu cuman 1: laba. Kalo seorang perempuan yang lebih bisa, maka perempuan itulah yg akan diberi kuasa. Realitasnya begitu.
Argumenmu bener. Tapi karena nambah variabel, gawangnya bergeser.
Di peternakan alam terbuka skala industri, yg menggembalakan domba itu bkn laki maupun puan tapi anjing. Kapitalisme itu bukan cuma ga peduli gender tapi bahkan ga peduli spesies. Selama lebih menghasilkan laba.
@andre_gnc Gua mending karyawan banyak liburnya tapi profit tetep gede ketimbang harus ngasih ongkos dan uang makan tiap hari tp profit sama aja. Opex tinggi omzet sama aja ya ngapain??
@l_etrepoursoi Ada pekerjaan tertentu yang justru lebih efektif kalau dikerjakan oleh perempuan. Karena itulah aku bilang "laki CENDERUNG lebih menghasilkan laba."
Kapitalisme itu sebenernya ga peduli gender.
@l_etrepoursoi Ada pekerjaan tertentu yang justru lebih efektif kalau dikerjakan oleh perempuan. Karena itulah aku bilang "laki CENDERUNG lebih menghasilkan laba."
Kapitalisme itu sebenernya ga peduli gender.
Puan dengan kadar testosteron tinggi itu ada. Badannya secara natural mendekati kekarnya ibu ini.
Tapi kenapa jumlahnya sedikit? Jawabannya persis seperti kenapa jumlah homo sedikit. Karena tidak berkembang biak. Laki lazimnya tidak tertarik dgn puan seperti ibu ini. Biologi.