Dulu konflik rumah tangga diselesaikan di ruang keluarga
Kini dibawa ke ruang digital, lengkap dengan episode, komentar & penonton. Luka menjadi konten, aib meniadi komoditas. publik diberi peran sebagai hakim.
Di era algoritma, air mata ternyata lebih laku daripada akal sehat.
Bahagia itu ketika bisa berdamai dengan hal apapun. berdamai dengan rasa kecewa, rasa dendam, kebencian, penghianatan ataupun kegagalan. karena sejatinya kebahagiaan itu tercipta dari rasa yang tenang...
dia tahu kamu rindu, tapi jangan terus mengganggunya ya! bukan hanya kamu yang ingin tenang, dia juga. cuma bedanya, tenangmu adalah "kabar" darinya, sedangkan hilangmu adalah "tenang" baginya.
kita tak bisa menghindari rasa kecewa terhadap manusia, sebaik apapun seseorang, dia punya potensi mengecewakan. bukan dia jahat, tetapi karena dia itu juga manusia