Min @BNI tolong klarifikasinya betul kah ini?
Kalo betul ga bisakah pegawai kalian yg datang?
Sy seringkok didatangi pihak bank BUMN kalo lagi ga sempat ke bank.
Jgn pilih-pilih dlm melayani.
Permudahkan rakyat jgn dipersulit.
Miris, seorang siswi korban kecelakaan harus mendatangi Kantor BNI Cabang Lubuk Pakam menggunakan ambulans untuk mengurus administrasi pencairan Program Indonesia Pintar (PIP), Kamis (23/7/2026).
Dalam kondisi masih menjalani pemulihan dan belum memungkinkan beraktivitas normal, korban dibawa masuk menggunakan ranjang pasien hingga ke dalam kantor bank untuk proses verifikasi administrasi.
Peristiwa ini menjadi sorotan warga yang berada di sekitar lokasi. Hingga kini, belum ada keterangan resmi terkait prosedur pelayanan bagi nasabah penerima bantuan yang sedang dalam kondisi khusus.
⚠️ TW : pembullyan, kekerasan
Katanya chat mau ngobrol doang, taunya udah ditunggu 13 orang buat dikeroyok.
seorang siswa SMK inisial JE (15 tahun) diduga jadi korban pengeroyokan di kawasan Danau Cewot, Lubuk Tanjung, Lubuklinggau Barat I, Sumatera Selatan, Rabu (8/7).
jadi sebelum kejadian, JE dapet chat WhatsApp yang nyuruh dia dateng ke lokasi. begitu nyampe, dia langsung diintimidasi dan dituduh ngajak berantem padahal udah dibantah, tapi gak ada yang mau dengerin.
pas dia coba cabut naik motor, dia ditarik sampe jatuh, terus dikeroyok rame-rame sama sekitar 13 orang pelajar sampe lebam kepala dan trauma.
kasusnya baru kebongkar setelah orang tuanya lapor ke Polres Lubuklinggau, dan sekarang masih diselidiki lebih lanjut.
sedih banget liat cara anak sekolah sekarang nyelesain masalah dipancing buat ngobrol doang, ujungnya main keroyokan rame-rame. semoga cepet diusut dan pelakunya kena efek jera.
VIRAL! SISWI KELAS 5 DIDUGA JADI KORBAN PERUNDUNGAN OLEH KAKAK KELAS DI SDN 1 TELUK PANDAN
Sebuah video dugaan perundungan terhadap seorang siswi sekolah dasar viral di media sosial dan memicu keprihatinan publik. Peristiwa tersebut terjadi di SD Negeri 1 Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, Lampung.
Korban merupakan siswi kelas 5 berinisial S. Berdasarkan informasi yang beredar, korban diduga mengalami tindakan perundungan oleh beberapa siswi kelas 6. Dalam video, korban tampak dipojokkan ke dinding, kerudungnya ditarik, rambutnya dijambak, serta mendapat ucapan kasar. Dugaan sementara, perundungan dipicu karena korban merupakan siswi baru atau pindahan.
Setelah video tersebut viral, Polres Pesawaran bersama Dinas Pendidikan setempat turun tangan melakukan penanganan. Karena seluruh pihak yang terlibat masih berstatus anak di bawah umur, penyelesaian perkara dilakukan melalui mekanisme restorative justice. Orang tua para pelaku telah menyampaikan permohonan maaf, sementara pihak sekolah diminta meningkatkan pengawasan agar kejadian serupa tidak terulang.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa perundungan dalam bentuk apa pun tidak boleh dianggap sebagai hal yang wajar. Lingkungan sekolah seharusnya menjadi tempat yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang setiap anak tanpa rasa takut.
#sevenfeeds #Bullying #Pesawaran #Lampung #Sekolah #BreakingNews
Have you lost your humanity?
Mengatasnamakan moral untuk membenarkan kekerasan hanya akan membuat nilai moral itu kehilangan maknanya. Tidak ada satu pun keyakinan yang menjadi izin untuk menganiaya orang lain. Jika yang dipilih adalah kekerasan, yang sedang dipertontonkan bukan moralitas, melainkan kebencian.
Akibat hukum terlalu berpihak pada pelaku dengan topeng HAM , kejahatan kemanusiaan terus berulang.
Miris...,
Bayangkan bila korban adalah anak , adik , kakak atau ponakan kalian.
Hukum tembak mati wajib diterapkan , agar efek jera dan takut dirasakan para pemula kejahatan moral.
Kasus keji dan Biadab di Sampang!
Gadis di bawah umur jadi korban kekerasan seksual bergiliran oleh 27 orang. Polisi bergerak cepat, 12 pelaku diringkus, 15 lainnya masih dikejar. Pelaku terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara.
Temen2 tolong bantu angkat kasus pemerkosaan biadab ini😭
Korbannya anak disabilitas yg tidak bisa dengar dan bicara. Setiap korban lewat dijegat sm para pelaku dan diperkosa. Itu foto salah satu pelaku yg merupakan tetangga korban
Arogan! Tak Terima Ditegur Ngebut, Wanita ini Malah Pamer Kartu Anggota Kepolisian
Sebuah video amatir merekam aksi kurang terpuji dari seorang pengendara wanita yang diduga merupakan oknum anggota kepolisian di kawasan Jalan Duri Utama Raya.
Kronologi Kejadian:
Berdasarkan keterangan korban, peristiwa bermula saat korban hendak berbelok kanan dari arah seberang Buddy Pool. Tiba-tiba, seorang ibu-ibu yang memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi datang dari arah Indomaret. Meski tidak terjadi senggolan atau kecelakaan sama sekali, wanita tersebut mendadak emosi dan memaksa korban untuk berhenti.
Saat dihampiri, wanita tersebut langsung membentak korban sambil menunjukkan Kartu Tanda Anggota (KTA) Kepolisian. "Lu gak tau gua siapa? Gua laporin lu ya, jangan macam-macam!" ujarnya arogan.
Tak sampai di situ, saat korban mencoba merekam aksi tersebut untuk perlindungan diri, wanita ini malah memukul tangan korban. la juga sempat mengejar korban sambil berteriak "Maling!", yang memicu massa hampir melakukan aksi main hakim sendiri. Beruntung, korban berhasil selamat dari amukan warga.
Hingga saat ini, belum ada klarifikasi resmi dari pihak terkait mengenai insiden dugaan arogansi oknum tersebut.
Gimana menurut kalian?
Jahat Banget Kerja 12 Jam Sehari Cuma Dibayar 30 Ribu😭
adik ini masih SMP tinggal bertiga sama dua adeknya yg masih kecil. mereka ngontrak. bapaknya ada di penjara, ibunya ada di RSJ. jadi dia terpaksa bekerja tapi dimanfaatin bos, kerja dari jam 9 pagi - 9 malam cuma dibayar 30 ribu sehari.
lokasi : Tanjungpinang
Seorang anak SD di salah satu sekolah Desa Bintang Ninggi 2, Kec. Teweh Selatan, Kab. Barito Utara, Kalteng menjadi korban bully oleh jagoan2 sekolah.
Masih SD udah bengis begini, suram masa depanmu dik.
Jakarta - MWP, 6 menjadi korban persekusi yang terjadi di Taman Kramat Pulo, Kelurahan Kramat, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, Minggu 7 Juni 2026 malam. Korban diketahui sempat koma dan masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).
“Cucu saya itu datang main ke taman sekitar pukul 18.30 hingga sekitar pukul 19.30 WIB di Taman Kramat. Saya dapat kabar dari anak saya, Vira bahwa cucu saya MWP kejang -kejang,” ucap Linda Reselin, 56 nenek daro korban saat dihubungi, Rabu 10 Juni 2026.
Linda sempat bertanya kepada Vira penyebab cucunya mengalami kejang - kejang. Dari keterangan Vira, diketahui anaknya tersengat listrik dari salah satu tiang yang berada di dalam area taman Kramat Pulo.
“Saya besoknya ke taman untuk melihat rekaman Closed Circuit Television (CCTV) yang ada di dalam taman. Ternyata di dalam rekaman terlihat cucu saya dipersekusi oleh dua orang yang diketahui berinisial LNG dan RVN. Cucu saya sempat diseret, dan dibawa ke tiang yang ternyata tiang tersebut ada aliran listriknya hingga menyebabkan cucu saya kesetrum,”ucapnya.
sumber:https://t.co/hbfZtHcXOH
Kembali video aksi pervndungan terhadap Pelajar beredar luas di media sosial
Lampung - Kali ini aksi prvndungan terjadi di SMP 1 Ambarawa, Kabupaten Pringsewu Lampung, dalam rekaman tersebut terlihat seorang pelajar menjadi sasaran pvkvlan dari siswa lainnya sementara sejumlah siswa lain malah menonton di sekelilinginya dan tidak membantu atau melerai
Netizen sangat prihatin dengan hal ini apalagi tampak di video sejumlah siswa justru santai, bahkan ada yang terlihat sedang merokok saat kejadian berlangsung.
Hingga saat ini , penyebab dan kronologi pasti peristiwa tersebut belum diketahui secara jelas. Pihak sekolah maupun instansi terkait juga belum memberikan keterangan atau tanggapan resmi terkait video yang kini menjadi sorotan publik ini.