Ndak ada yang istimewa mas, wong kabeh uwong ki isi pikiran e yo gur podo mas, kabeh pengin bahagia, tur kadang do lali bahagia sek paling simple ki piye ngono.- pakdhe kamso, angkringan ngasem
@didepancangkir Aaminn amin Om Bayu, bismillah mberkahi kagem sedoyo om, sappp salamnya sudah tersampaikan om, memantau akun njenengan juga kok om π€£
Ditunggu ingpo T16 sek ngguwanteng meneh om ππ€£π
Seperti biasaa.. sambat sebute tetep sama om @didepancangkir, landed dijogja anak didiknya om bayu yang kesekian saya adopt π€£, dengan narasi dari om bayu jare ora pati muluss, tapi ternyata ngapusii.. wong yaa tetepp bening puolll π
Sembah nuwun om bayu, mberkahi!! ππ
Lagi-lagi nemu case harus ngajarin manusia jadi manusia.
Jadi rumah ku sedang renovasi dan kami blom pindah ke sana.
Hampir tengah malam, saat cek cctv, ternyata gue notice ada area basah di samping rumah. Sumbernya dari keran air. Terpasang selang yang memang bocor. Jadi kalo kerannya dibuka, emang wajib ditutup kembali. Kalo engga, ya air akan ngalir terus.
Gue coba playback cctv, ternyata jam 4 sore sebelumnya, tukang emang pake air untuk cuci-cuci saat mau pulang. Most likely mereka kelupaan matiin keran.
Besok paginya, gue WA ke mandor, ngasi tau agar pagi ini infoin ke tukang yang kerja, agar nutup keran samping itu, karna gue ga ada rencana ke rumah itu.
Ga lama mandor bales chat, "info dari team, kerannya rusak Pak".
Dapet balasan itu, gue cek cctv, ternyata tukang-tukang blom pada di lokasi.
Berarti mereka taunya kemaren sore saat pulang.
Gue bingung. Lagi-lagi gue harus ngetik tulisan yang ngajarin manusia jadi manusia.
"Ekspektasi saya, ketika tukang-tukang tau keran itu rusak, harusnya bisa langsung komunikasikan ke saya. Jadi bisa saya perbaiki langsung, ga membiarkan air mengalir sampe pagi ini Pak."
Isn't that common sense?
Trus ngabarin itu juga sangat-sangat mudah. Cukup chat, selesai.
Gue ga tau ini infonya udah nyampe ke Mandor sejak kapan. Tapi yang jelas, bocornya sejak kemaren sore, ngasi tau rusaknya baru setelah gue tanya pagi ini. π
Kita emang harus sering-sering ngajarin manusia, jadi manusia.
Makes sense ya.
Gua Ek Leuntie, yang terletak di Aceh, menyimpan bukti telah terjadi 12 tsunami di wilayah itu.
Di dalam gua tersebut, sejumlah peneliti menemukan bahwa tsunami tertua terjadi sekitar 7.000 tahun yang lalu.
Apa indikasinya? Simak video berikut.
Bukan WEBGIS, hanya WebPHP yang berkamuflase ala WEBGIS π€£, harap maklum, biasane cekelan meteran kon sinau WEBGIS yo muball π€£π (*ngindik garapan 2022)
Aku jarang nemu T series dengan spek ini dengan kondisi yang bisa tak bilang masih istimewa karena sudah berumur 5 tahun. Lagi2 barang bagus itu godaaan untuk keep sendiri.
T490s (alt)
6100K
Free ongkir Jabodetabek, bisa ke mba Rhea saja.
Sekali lagi, Banda Neira.
Album penuh Tumbuh dan Menjadi rilis pada 1 November 2024.
Sementara ini, satu lagu dulu untuk merayakan kebersamaan kita, teruslah bertumbuh dan berjalan lebih jauh.
Suka banget sama kabupaten yg satu ini. Sepi, tenang, jalannya lebar dan lengang, murah murah, dari pusat kota bisa liat gunung pula.
Jadi pengen tinggal di sini π
"Pesawat Tempur TNI AU Kawal Kepulangan Presiden ke-7 RI ke Solo"
Delapan pesawat tempur TNI Angkatan Udara mengawal pesawat Boeing 737 dengan nomor registrasi A-7309 Skadron Udara 17 yang membawa Presiden ke-7 Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo, menuju Solo pada Minggu (20/10/24).
Pesawat tersebut lepas landas dari Lanud Halim Perdanakusuma menuju Bandara Adi Soemarmo dengan dikawal pesawat tempur TNI AU sebagai bentuk penghormatan kepada Presiden ke-7 RI yang telah mengakhiri masa jabatannya sebagai kepala negara.
Dalam pengawalan tersebut, TNI AU mengerahkan empat pesawat F-16 Fighting Falcon dari Skadron Udara 3 dan Skadron Udara 14, tiga pesawat T-50i Golden Eagle dari Skadron Udara 15, serta satu pesawat Sukhoi SU-30 MK2 dari Skadron Udara 11.
Dalam penerbangan ini, Flight Leader pesawat tempur TNI AU, Letkol Pnb Bambang Aulia βSphinxβ Yudhistira memberikan penghormatan khusus dari kokpit dengan menyampaikan pesan, βSelamat sore yang terhormat Bapak Joko Widodo beserta Ibu Iriana Joko Widodo. Izinkan kami berbicara dari kokpit pesawat tempur yang mengawal pesawat Bapak dan Ibu dari sebelah kanan dan kiri. Kami adalah Flight pesawat tempur TNI Angkatan Udara dari Skadron Udara 3, Skadron Udara 11, Skadron Udara 14, dan juga Skadron Udara 15.β
Flight Leader melanjutkan pesannya, βDalam kesempatan ini, izinkan kami mengucapkan selamat atas purna tugas Bapak sebagai Presiden Republik Indonesia. Kami mengucapkan terima kasih atas segala karya Bapak dan Ibu dalam memajukan Bangsa Indonesia, terutama dalam memperkuat kemampuan TNI Angkatan Udara. Merupakan suatu kebanggaan bagi kami untuk mengawal Bapak dan Ibu dalam penerbangan bersejarah ini. Teriring doa kami, semoga Bapak dan Ibu senantiasa diberikan kesehatan serta kebahagiaan di masa purna tugas. Kami juga memohon doa Bapak dan Ibu agar kami dapat melanjutkan perjuangan Bapak dan Ibu bagi Bangsa ini, dalam mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia melalui TNI Angkatan Udara.β
Menutup pesan dari kokpit, Flight Leader menambahkan, βSelamat menikmati penerbangan bersejarah ini, salam hormat dari kami para crew TNI Angkatan Udara. Salam Swa Bhuana Paksa. Terima kasih, Selamat sore.β
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, membalas penghormatan tersebut dengan mengatakan, βSaya Joko Widodo mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan dan pengabdian saudara-saudara semuanya, saya yakin kedaulatan udara, kedaulatan negara kita akan selalu terjaga atas pengabdian dan perjuangan saudara-saudara. Sekali lagi terima kasih.β
Temenku kemarin ke rumah dan sambat masalah Thesisnya.
Lalu dia pulang dengan tersenyum,
"Ternyata kalau kita punya masalah, kita harus mencari orang yang lebih menderita daripada kita".
Sesok meneh nek teko ra tak bukake pintu omah tenan.