Gua suka iri sama siklus percintaan orang-orang yang lancar banget.
Kenapa giliran gua kenalan, deket, deket, deket aja terus sampe akhirnya betah sama kesendirian.
Semakin hari, semakin banyak kita menemukan orang-orang yang katanya 'berpikiran terbuka' ternyata hanya terbuka untuk orang-orang yang sepemikiran juga. Yang berbeda —dan dianggap buruk— tetap saja dinyinyirin.
Twit ini, juga termasuk dalam konteks di atas.