@buletbuletkecil@LenoIchikawa_ Opresif itu kalau ada hak yang dikekang atau dihilangkan. Duduk di atap kereta itu bukan hak, tapi tindakan mencelakakan diri sendiri. Tidak perlu nunggu ketabok baton dulu, kalau jatuh atau melompat dari atap pun resiko meninggalnya tinggi. Bahkan resiko tersengat pun ada.
@uniquebend@KAI121 Mungkin ini bisa menjadi masukan untuk pihak KAI agar fitur tersebut bersifat terbuka bagi semua akun, baik laki-laki atau perempuan. Atau untuk fitur female seat map nya itu diberikan preferences untuk bersedia duduk di sebelah laki-laki atau tidak-
@tekarok007 Ya, memang harus ada dananya, buat transportasi, Logistik, belum lagi obat-obatan. Kalau dari badan mahasiswa, ya mereka memang ada kas (makanya ada bendahara BEM atau HİMA). Jangan pun LSM, DKM aja punya akun bank. Masnya gak pernah ikut organisasi kah ? Kasihan amat.
@tekarok007 Memanggil rekan-rekan yang dinaungi itu dengan sebutan 'anak-anak' udah biasa lho sekarang karena hierarki itu udah bukan hal yang kaku lagi. Sudah tidak masanya memakai kata 'anak buah'.
@rbanmiragemd@Sebelahkampus Karena belum siap. Argumen itu bisa diterapkan di negara Eropa atau yang lebih stabil ekonominya karena semua bidang ada valuenya. Sementara di Indonesia, bidang yang dianggap bervalue adalah bidang yang industrial.
@keluhkesahkonoh Jujur weh, aku kira kalo sesama orang indo tuh bakal ramah, ternyata makin liar. Sejauh ini yang normal tuh paling kalo sesama mahasiswa. Circle-circleannya kenceng weh.
@magdaleneid Singkat saja. Problem utamanya ada di tata kelola sampah yang masih carut marut dan kebiasaan buang sampah ke sungai atau tempat sembarangan.
@somexrecom Walaupun tujuannya baik, tapi uang itu tetap hak anaknya. Dalam agama, tetap harus seizin anaknya. Orang tua batasnya hanya sampai memberikan pemahaman, pilihan tetap ditangan anaknya. Jadi kalau ke depannya ada apa-apa, anak akan tahu konsekuensi dari pilihannya.
@Boramsne@togerwolf@Rizlamichi@27O8O2 Menjudge suatu masa dengan standar moralitas modern saja sudah salah. Kalau mau menjudge apakah tindakan itu benar atau salah, harus memakai standar moral yang sesuai jaman itu.
@txtdrimedia Pejabat kita tuh kebanyakan nonton barbie atau princess princess an deh. Begitu dikasih posisi dan jabatan, mereka langsung membuat jarak antara mereka dan rakyat. Ingin lebih Feodal daripada Feodal sesungguhnya.
@empty__core Menurutku karena mindset orang kita tuh masih money-oriented sih, yang kalau gak dianggap keliatan real pengaruhnya itu dianggap gak penting. Karena mau kurikulum gimana pun kalau mindsetnya gak berubah, ya sama aja. Dulu pun ada UN malah banyak kok sekolah yang ngasih kunjaw.
@naay_killa@CYAN1DEALMOND Yes, mereka bekerja demi ilmu pengetahuan yang didasari ilmu agama. Sama seperti Mendel yang juga Pendeta dan Peneliti. Karena İlmu Pengetahuan dan Agama pasti beriringan.