Masukan dr gw, ga usah posting postingan yg bisa memancing ujaran kebencian terhadap orang lain seperti ini. Dia nanya baik-baik, ngerespon elu jg baik-baik, yaudah case closed. Toh dia jg ga maksa elu kan?
You don’t have to be Black to recognize that something is insensitive or wrong. Being Indonesian doesn’t mean we’re excused from being aware of social issues or speaking up about them, duh. Pantes presiden lu prabowo wkwkwk
An issue is still an issue, regardless of whether it directly affects you. If you acknowledge that it’s not your place to accept the apology, then it’s also not your place to dismiss people who still see the issue as problematic as “performative.”
Islam mengatur aturan berpakaian, dan juga mengatur aturan menahan syahwat.
Perempuan dilecehkan saat memakai baju sexy = Laki-laki dan perempuan salah.
Perempuan dilecehkan saat memakai baju syar'i = Laki-laki saja yang salah.
Sesimple itu.
Problemnya adalah saat laki-laki membenarkan pelecehannya karena menganggap wajar melecehkan, dan juga saat perempuan merasa pakaiannya tidak berhak diatur siapapun.
Lmao that kadam sidik guy pernah bikin statement yang bilang kalau perempuan yang pake baju sexy dilecehin, berarti itu salah perempuan dan laki-lakinya. Yes, dia victim blaming korban pelecehan seksual
@unairmfs Kemarin pas daftar yudisium sih cm disuruh isi berapa total sksnya, trs ya minimal 144 sks. Harusnya sih aman aja ya kl udah 144 sks, yg penting matkul wajibnya udah keambil semua
@unairmfs Tahun lalu, prodiku masih boleh ambil mata kuliah agama lain sih, nder. Aku agama 2 ambil Buddha, dibolehin. Cuma, kebijakan tahun ini nggak boleh ambil agama lain. Jadi kudu sesuai ktp. Maybe coba tanya aja ke dosen walimu, boleh atau nggaknya