Bukti Kalau Lapas Di Indonesia Sudah Di Kuasai Oleh MAFIA!!!
Apa Masih Mungkin Di Bersihkan Kalau Semuanya Terlibat?
Dimutasi Buntut Viralkan Napi Pesta Narkoba di Dalam Bui, Petugas Lapas Robby Sebut Punya Bukti Kuat
Robby Ardiansyah, seorang petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tanjung Raja, Sumatera Selatan dimutasi ke Lapas Rupbasan Baturaja. Robby dimutasi oleh Ketua Lapas Tanjung Raja lantaran memviralkan para napi yang lagi asyik pesta Narkoba di dalam lapas.
Kasus 2024!
@OmbudsmanRI137@prabowo@kemenkum@KejaksaanRI@DITJEN_PAS
https://t.co/Cshl3KLP5Z
Kekuatiran ku terjadi sejak akun TT ini mengunggah penemuan ini..
Negara ini gak butuh orang cerdas, inovatif, krn merugikan sumber korupsi..
Pemerintah maunya punya rakyat bodoh tp menguntungkan mrk..
Hasil karya bukannya di rangkul & di fasilitasi malah di gerebek...๐ฉ๐ฉ
Beri tepuk tangan yang meriah untuk si Paling Penguasa Jalanan! ๐ Lecetnya di bodi motor, tapi yang rusak sepertinya sel otak. Cuma gara-gara serempetan sepele di jalan, langsung upgrade jadi pendekar. Goresan kecil dibayar tuntas pakai pukulan bertubi-tubi ke bapak-bapak, plus bonus pamer celurit segala.
โDefinisi 'senggol bacok' di dunia nyata nih! Hebat banget Bang, kelihatan banget kok nyali dan 'berani'-nya bawa-bawa senjata tajam buat nakut-nakutin orang tua. Ini mental jagoan apa mental kerupuk nih? Menyala abangku! ๐ฅ
โFix, abangnya pantas banget dinobatkan sebagai Duta Kesabaran Nasional tahun ini. Besok-besok kalau kesandung batu di jalan, batunya jangan lupa dibacok juga ya, soalnya Si Paling Jagoan mah bebas!๐คง
Buat Guruยฒ SMPN 12 pematang Siantar tolong kemana pikirannya buk?
Anda tau ada pembullyan disekolah kamu para guru hanya menyuruh pelaku minta maaf??
Kalian gk tau itu anak hanya dibesarkan sendiri oleh ibu nya yg kurang mampu ,masih sanggup kalian siksa dan gk ada pertanggung jawabannya sama sekali.
Gk habis pikir gimana sakit nya disiksa 8 orang pelaku ,sampai mata bengkak kyk gitu kalian para guru cuman diam ,yg mau sekolahin anak nya di SMPN 12 pematang Siantar pikirยฒ lagi lah banyak pembuli didalam sana
Ini korban kekerasan seksual dan perampokan kalian tertawakan?
bahkan dipertemukan dengan pelaku?
kalian sakit?!
Padahal UU TPKS Pasal 22 sudah jelas:
penyidik tidak boleh merendahkan hak dan martabat korban, apalagi intimidasi.
Pasal 69 huruf E juga jelas:
korban wajib dilindungi dari sikap dan tindakan aparat yang merendahkan.
Pak Kapolda coba liat ini anggotamu kelakuannya terhadap korban perampokan dan kekerasan seksual, mereka intimidasi dan jadikan bahan lelucon!
sebaiknya segera dicopot dan diproses propam, @bidhumaspoldasultra @komnasperempuan @divisipropampolri @divisihumaspolri
Sejumlah pria muslim paksa bubarkan ibadah di Tangerang. Mereka siap mati syahid demi Allah utk menutup gereja yg mereka anggap musuh Allah
Terbukti negara tdk berguna dlm melindungi warganya sehingga radikalis begini mendapat angin utk persekusi
Kredit: di watermark
Stres banget anj Kasat tolol. Bisa2nya korban gak boleh nangis? Korban pemerkosaan merasakan trauma, merasa takut, wajar kalo dia nangis malah dibentak. Sialan emang.
Pelaku pemerkosaan bukannya dihukum penjara malah nyuruh mediasi, otak lo di silit ta?
Realita jualan di alun-alun kidul Jogja
1. Izin resmi dari keraton
2. Pungli parkir kendaraan 2.5jt/hari di nego 1jt/hari
3. kasih makan 10 orang preman
4. DISURUH KASIH MAKAN TIGA POLISI ๐คก๐ฉ
5. Mau pake listrik bayar lagi
Jogja loh wes umr kecil, banyak pungli ๐ค๐
Lagi viral! Seorang cewek ditendang keras dari belakang sampai tersungkur oleh pria baju hitam saat antre makanan di food court Senayan City. Pelaku malah membentak korban karena merasa keganggu pas lagi makan. Korban sampai masuk IGD. Netizen sekarang lagi ramai bantu lacak identitas pelaku lewat kecanggihan rekaman CCTV & 'Enhanced Face Reconstruction'. Jangan biarkan pelaku kekerasan bebas!
Aksi Pemalakan Di Jalintim Sarolangun Berujung Perusakan Mobil โผ
Aksi dugaan pemalakan terhadap pengguna jalan terjadi di Jalan Lintas Sumatera, kawasan Palawan, Simpang Bukit, Kabupaten Sarolangun, Jambi, Sabtu (12/9/2026).
Seorang pengemudi mengaku didatangi sekelompok orang yang meminta uang sebesar Rp4 juta. Karena permintaan tersebut ditolak, kendaraan korban diduga dirusak.
Kaca mobil korban dilaporkan pecah, sementara ban kendaraan juga dikempiskan. Peristiwa tersebut kemudian dibagikan korban melalui akun Facebook Tedy Susanto pada Minggu (13/9/2026).
Korban kemudian resmi melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Sarolangun. Polisi kini mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk mengidentifikasi serta memburu terduga pelaku.
Korban meminta kepolisian mengusut aksi tersebut dan mengamankan para pelaku. Warga juga mendesak aparat menindak tegas dugaan aksi pemalakan yang dinilai dapat membahayakan pengguna jalan di jalur lintas provinsi tersebut.
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi lengkap dan pihak-pihak yang terlibat dalam kejadian tersebut.
@DivHumas_Polri
#elshintaviral
Pelajar MTs di Blitar Diduga Dianiaya Kakak Kelas, Video Viral Di Media Sosial โผ
Aksi penganiayaan terhadap seorang pelajar Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, viral di media sosial. Peristiwa kekerasan fisik tersebut melibatkan G, 13 tahun, terhadap kakak kelasnya, F, 14 tahun, pada Kamis (20/8/2026).
Peristiwa terjadi di dalam ruang kelas saat sela-sela jam istirahat dan pembagian Makan Bergizi Gratis (MBG). Pihak sekolah menyebut kejadian berlangsung di luar jangkauan pengawasan guru.
Waka Humas MTs, Angger Hadi Santoso, mengatakan tidak ada guru yang mengetahui langsung aksi penganiayaan tersebut karena terjadi ketika kegiatan belajar mengajar sedang berlangsung dalam jeda istirahat.
โTidak ada guru yang mengetahui langsung, karena itu di luar jangkauan kami. Kejadiannya saat jam istirahat, di sela-sela pembagian Makan Bergizi Gratis (MBG),โ kata Angger saat ditemui, Sabtu (22/8/2026).
Kasus tersebut diduga bermula dari komentar F pada siaran langsung atau live TikTok milik teman dekat G. Komentar tersebut diduga memicu rasa cemburu dan membuat G tersinggung.
G kemudian mendatangi kelas F dan melakukan pemukulan serta penendangan. Akibat kejadian tersebut, F mengalami mimisan dan mengeluhkan sakit pada bagian pinggang.
Aksi kekerasan itu disaksikan sejumlah siswa. Salah seorang teman terduga pelaku juga disebut diminta merekam kejadian hingga video tersebut beredar dan viral di media sosial.
Orang tua F kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian. Korban juga telah menjalani pemeriksaan dan visum.
Kasus ini kini ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Blitar bersama Polsek Wlingi. Karena korban dan terduga pelaku masih di bawah umur, proses hukum dilakukan dengan mengacu pada Undang-Undang Perlindungan Anak, termasuk membuka peluang penyelesaian melalui diversi.
Meski proses hukum berjalan, pihak sekolah menyatakan tidak mengeluarkan G dari sekolah. Keputusan tersebut diambil untuk menjaga stabilitas kegiatan belajar mengajar sekaligus memastikan hak pendidikan kedua siswa tetap terpenuhi.
Sebagai langkah pencegahan, pihak sekolah bersama Polres Blitar, UPT PPA, dan Dinas Sosial melakukan sosialisasi mengenai pencegahan kekerasan serta memasang pamflet edukasi terkait larangan perundungan atau bullying di lingkungan sekolah.
Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut, termasuk menggali keterangan korban, terduga pelaku, dan para saksi untuk memastikan rangkaian kejadian serta peran masing-masing pihak.
#elshintaviral