"let them" sambil nangis di jalan
"let them" nangis di kamar sampe pagi
"let them" makan sambil nangis
"let them" sambil gapapain semuanya
let them, it will pass.
akhir-akhir ini gue kaya mix feeling banget, sometimes im genuinely excited about life, sometimes i just wanna disappear for a bit, terus lucunya gue sendiri ga tau sebenernya gue lagi ngerasa apa, kaya semuanya fine, but somethin’ feels weird?
orang-orang bilang "if he wanted, he would"
aku pegang banget kata-kata itu, until my psychologist said:
"mungkin bukan dia gak sayang kamu, but simply because he is not ready baik psikologis, financial, maupun emosional. jadi belajar bertemu di tengah, ya? cause sometimes, it's not just if he wants, he would. it's also if you love him, you will learn to understand from his side. we're human, after all."
setuju sih. kadang kita terlalu cepat mengartikan “kalau dia mau, dia pasti akan” tanpa mencoba memahami apa yang sedang dia perjuangkan. effort memang penting, tapi hubungan juga butuh empati dan ruang untuk saling memahami. bukan selalu soal siapa yang paling banyak berusaha, tapi gimana dua orang bisa ketemu di tengah tanpa saling merasa paling benar.
disturb me.
update me.
show your jealous side.
yap non stop.
spam me photos/texts.
tell me how your day went.
show me your fit.
call me anytime.
i love all that
In this economy, jangan cintai aku apa adanya.
Cintai aku yang punya arah dan tujuan.
Cintai aku yang punya prinsip dan goals.
Yang tetap belajar walaupun sering gagal.
Yang tetap gerak walaupun pelan.
Yang tahu apa yang diperjuangkan.
Yang percaya kalau masa depan dibangun, bukan cuma diharapkan.
Because falling in love is easy.
But staying, growing, and choosing each other every single day… that’s the real commitment.
Choose someone who’s willing to grow.