BURUAN PESAN TIKET MUDIKNYA & RAYAIN LEBARAN DI KAMPUNG HALAMAN!❤️
THR udah caiiiiir! Saatnya rayain Lebaran di kampung halaman bareng keluarga!😍 Pesan tiket mudik harus cari yang SURE Yaa, karena tiada pesan yang penting kehadiranmu!💫
mau ke mana? semua ada tiketnya! 🔵🟡
Alhamdulillah, ada “good news” untuk kita semua. Dua hari ini, 9-10 Juni 2026, Rupiah dan IHSG menguat secara signifikan. Selamat dan terima kasih untuk negara dan pemerintah. Semoga ini merupakan awal dan pertanda baik ~ “a good beginning”.
Kabar baik ini membuktikan apa yang saya sampaikan bulan Mei 2026 yang lalu tidak keliru. Pemerintah, tentunya pemimpin kita Presiden Prabowo Subianto, masih memiliki sumber daya politik dan ekonomi untuk mengatasi tekanan ekonomi yang kita rasakan saat ini. Masih tersedia opsi dan solusi dari otoritas moneter dan fiskal kita.
Pemerintah berhasil menghentikan proses pelemahan Rupiah dan IHSG yang terjadi secara sistematis (berturut-turut) dalam jumlah yang besar. Itulah sebabnya kebijakan yang dijalankan oleh Bank Indonesia, tentunya bersinergi dengan pemerintah, menjadi salah satu faktor positif dalam menghentikan rontoknya Rupiah dan IHSG. Kalau tidak, pelemahan saham dan mata uang kita bisa “unstoppable”. Pasalnya, sudah menjadi satu antara faktor “real economy”, utamanya situasi fiskal dan APBN kita termasuk beban utang yang melilit, dengan faktor psikologis dan persepsi pasar yang tidak positif.
Ke depan, hari-hari mendatang, kita berharap Pemerintah terus melakukan langkah-langkah stabilisasi ekonomi. Menyehatkan APBN kita. Membatasi dan mengendalikan jumlah utang pemerintah. Mencegah terjadinya kenaikan harga barang dan jasa yang bisa memukul kehidupan rakyat. Memulihkan kembali kepercayaan investor. Meningkatkan komunikasi yang lebih efektif sehingga kebijakan dan langkah pemerintah dimengerti oleh rakyat dan “market”. Menghentikan berbagai spekulasi dan ketidakpastian. Yang tidak kalah pentingnya, melindungi rakyat kita yang sangat terdampak dengan situasi ekonomi, termasuk dampak dari kenaikan harga BBM.
Saya tahu, karena kenyang dalam menangani tekanan ekonomi seperti ini ketika memimpin Indonesia dulu, semua ikhtiar pemerintah ini tentu memerlukan waktu. Perlu dukungan publik yang lebih kuat. Ingat, “in crucial thing, unity”. “In important thing, dialogue” dan diwadahinya keragaman pandangan yang konstruktif. Pikiran yang rasional, kebijakan yang tepat dan aksi-aksi nyata yang serius menjadi sangat penting. *SBY*
Repost utk anak2 muda yg tanya apa maksud saya dgn "wisdom without fear". Intinya: menyuarakan kebenaran lebih nikmat dari mengejar kekuasaan. You should try it too. Boleh disebar.
Saya dapat info bhw ada 17 calon Dubes asing yg sudah tiba di Jakarta tapi sampai sekarang masih MENUNGGU waktu utk memberikan surat kepercayaan kpd Presiden. Dari mereka ada yg sudah menunggu 8 bulan. Ada juga Dubes dari negara ASEAN yg menunggu 6 bulan. Karenanya, mereka belum bisa bekerja secara resmi.
Ini memberikan kesan buruk bagi negara2 sahabat yg mengirim Duta Besarnya ke 🇮🇩, apalagi Dubes 🇮🇩 di luar negeri selalu dgn cepat menyerahkan surat kepercayaan kpd host country. Tanpa menyalahkan siapapun, Mohon masalah ini dapat segera dituntaskan Istana krn menyangkut reputasi diplomatik kita.
The sprawling multi-ethnic archipelago cannot simply be given orders as if it were an army unit. It needs a leader who listens to many voices, rather than one who surrounds himself with yes-men https://t.co/3Rf4W3HXnX
Seskab Letkol Teddy Indra Wijaya mengatur ketat arus informasi istana.
Mulai dari meminta wartawan memberitakan yang baik-baik saja, hingga menelpon manajemen dan petinggi media saat tidak suka dengan isi pemberitaan.
#DeadPressSociety#YaAkuBakalDibaca https://t.co/O6XCuqB4dA
Emang kenapa sih kalo Rupiah makin melemah sudah lebih dari 17.500?
Apa efeknya untuk kita golongan kelas menengah?
Dan apa yang akan terjadi kalo sampe 18.000?
Saya akan jelaskan dengan bahasa bayi.
A thread.
This angle is disgraceful, we were robbed.
Pablo is literally being wrestled, not to mention the other fouls from Arsenal players there.
VAR is a plague to the beautiful game, so sick of inconsistent biased officiating.