kenaikan harga pangan yg melejit itu ga wajar ya temen2. pemerintah punya program swasembada pangan, hrsnya pasokan dan harga pangan bisa dijaga agar relatif stabil. jadi bkn soal daya beli masyarakat yg rendah, tapi skrg apa2 mahal. btw kmrn gue beli ayam harganya 44 ribu/kg jir
pas tau KOL bisa ngehit gaji 3 digit bermodalkan endorsement dgn harga ratecard ga masuk akal lngsung shock bngt. meanwhile tenaga pendidik, driver ojol dkk yg makan waktu & kena power of abuse gajinya sangat mengenaskan
Oomf said, "Lu masih bisa kepikiran mau makan apa ya habis ini is such a privilege dan mewah soalnya some of people who live in this country, harus kerja mati-matian bahkan ada yang nggak makan berhari-hari or weeks. So consider yourself privilege."
@choucoretto They know their audience is significantly have less money so they need to exaggerate to show off the monetary value of the things they bought
HE WANTED TO BE A FLORIST, HE SLEEPS WITH PLUSHIES, LOVES EATING STRAWBERRIES AND STRAWBERRY FLAVORED THINGS, LOVES STARGAZING, MAKES DOLLS WITH WOOL, TALKS IN POUT, HE IS A HOPELESS ROMANTIC, A CAT PERSON, HE WAS ALL GIGGLY AND HAPPY TO OPEN A SECRET LABUBU, HE FINDS EVERYTHING ROMANTIC
"Kita bisa hidup tanpa AI, tapi manusia tidak bisa hidup tanpa air" Gillls..
Ada yg ngikutin Prof. Zulys di IG? Pembahasannya selalu menarik, tp yg bikin betah nonton selain pembahasannya adalah editornya yg iseng. Haha referensinya kadang2 terlalu liat, cuma masih nyambung sama konteks yg dibahas.
Pernah ngobrol sama timnya, memang keunikan konten2 Prof. Zulys itu ada di tema2 sains yg kontemporer dikawinin sama pengetahuan islamnya Prof. Zulys yg jg lumayan dalem. Ditambah editornya anak sekarang jd referensinya up to date. Haha
Setuju. Ini yg aku pikirin kalo ada omongan orang2 soal "kabur aja dulu". Aku aja blm pernah ke luar negri dan kudu mikir ke sana pake modal? Blm lagi rumah sama ortu jg tetep aku semua yg tanggung misalkan kerja ke ln? Butuh duit banyak juga 😀
alasannya:
1. belum ada bekal untuk bertahan hidup selama sebulan sambil nunggu gaji
2. ada orangtua yang belum dibekali (gw tau bukan kewajiban kita)
3. belum tentu ada ongkos ke rantauan.
isn't that simple. pergi ke rantauan tuh gambling. entah sukses entah mati duluan