@tempodotco Orang ini emang ngertinya cuma reward ya? Kontrolnya gimana pak? Kan ada reward and punishment.
Gaji naik kontrolnya gaada mah sama aja jadinya. Duit negara abis buat bayar extra gaji, rakyat tetep diperas.
Uang yang berputar bikin ekonomi tumbuh
Beli makan 25rb di kaki lima → pedagang bayar ojek → ojek belanja di warung → warung bayar karyawan
Nilai ekonominya jd 200rb
Masalahnya? Orang kaya sering menimbun aset, bukan memutar uang. Itulah kenapa distribusi uang itu penting
Prabowonomics is essentially an economic strategy in which the state aggressively crowds out the economy by diverting scarce capital toward the least productive, least sustainable, and poorly planned programs, optimized for rent-seeking rather than growth or equality.
'Replacement rate' fertility is frequently believed to be 2.1.
But the rate actually varies based on mortality and sex ratios at birth.
So, I've gone and recalculated the rates for every country with available data. Have a look:
Japan hires overseas bus drivers amid labor pinch
Bus companies across Japan are hiring foreign workers to make up a massive upcoming driver shortfall. One woman from Indonesia is determined to succeed.
For more :
https://t.co/I8ruQkn6sJ
Indonesia has swung from an emerging-market darling to a global laggard, with insiders blaming the president and his inner circle for erratic and poorly communicated policies. Read more: https://t.co/kwD7XVZsip
📷️: Dimas Ardian/Bloomberg
Bocoran Bloomberg soal lingkaran Prabowo:
- Akar masalahnya bukan kebijakan tapi cara Prabowo dan orang-orang dekatnya ambil keputusan, asal-asalan
- Penasihatnya berebut pengaruh sendiri-sendiri, kasih saran yang malah saling bertentangan dan dangkal
- Prabowo digambarkan impulsif main tembak keputusan tanpa mau pusingin detail
- Kalau dikritik, jawabannya cuma: "Aku bukan begok" bahkan ke keluarganya sendiri
- Benci rapat panjang, benci debat kebijakan udah dia akuin sendiri di depan umum
- Hasilnya kebijakan jadi serampangan, komunikasi berantakan, pasar ikut goyang
- Selama gaya kerja di puncak ini enggak berubah, jangan harap ada perbaikan beneran mau reshuffle menteri berkali-kali pun sama aja
- Contoh nyata: aturan ekspor batu bara berubah-ubah kayak anak kecil ganti baju diumumkan, ditarik, diumumkan lagi, akhirnya enggak jalan juga karena emang enggak masuk akal secara bisnis