Satu ketukan pelan, dua ketukan pelan. Duhai adik tersayang, bolehkah tuan kami mencuri sedikit waktu yang engkau miliki, @munchcheery? Maka, akan jua engkau dapati beberapa ketukan pelan yang ia hujani pada pintu kamarmu, meminta dengan sopan akan atensi adik tersayangnya.
yang begitu memabukkan itu. Kendati banyak yang berkata betapa lihainya alkohol menjerat tiap insan dalam mabuk akan candu, pendiriannya telah tertanam sedemikian kukuh. “Kamu sendiri apa belum pernah mabuk sama sekali?”
&. @sandyawala.
Duhai, kembali jua ingatan tak menyenangkan yang sudah begitu lama ingin ia kubur dalam-dalam, sebab tak ingin sekalipun lagi ia kembali pada kondisi kala itu, “Itu bukanlah pengalaman yang menyenangkan, Angkasa,” Maka pahamilah mengapa ia tak hendak lagi menyentuh nektar —
return, “Why? Do they seem strange to you? If so, do enlighten me, what seems to be the problem?” Those hazel eyes of his eventually found you, their gaze steady and unreadable.
&. @notasquiet_.
He briefly brushed the pads of his fingertips against the bridge of his spectacles, adjusting them with a practiced gesture before turning his full attentiom to you. “They fit well enough,” He replied dryly, his tone even. A faint crease thus appeared between his brows in —
@2DimensiMenfess ᅠ
. . . .
Reon’s gaze lingered ; fixated on the spectacles perched upon the taller figure’s face. His eyes traced their small frame with an almost scrutinizing curiosity, as though the detail had captured his attention entirely.
“ aren't they too small? ”
ᅠ
yang jua mustahil ia sembunyikan. “Sedikit lebih ramai daripada biasanya. Bagaimana denganmu sendiri?” Katakanlah, ceritakanlah, biarlah ia mendengar sepenggal jua serba-serbi harimu, @BLUElSM_.
ㅤ “Lumayan,” Barangkali jua akan engkau temui semburat letih yang mengendap di segenap raut paras tuan kami, seolah waktu telah terlampau lama menitipkan jua jejak lelahnya di sana, tanpa memberikan kesempatan untuk sekadar beristirahat barang sejenak. Sebuah bukti tersirat —
celotehan semata— pun tak dapat dipungkiri bahwa rasa senang yang begitu sukar untuk ia ungkapkan memenuhi seluruh pucu hatinya. “Ya, tentu saja. Kapanpun itu, saya siap membantu.”
&. @maharanca.
Duhai nona jelita, ketahuilah, bahwa bagi seseorang seperti tuan kami yang telah begitu lama berkecimpung dalam dunia medis dan mendedikasikan sebagian besar dari kehidupannya jua demi pengabdian gak bercela, mendengar tuturanmu yang barangkali jua hanyalah —
boleh buat. Namun, ada satu gulali yang jua masih bisa ia toleransi— maka jemari merogoh saku celana sejenak dan mengeluarkan sebuah kaleng kecil berisikan gulali dengan kandungan kafein tinggi, “Kecuali satu ini, kamu mau coba?” Ujarnya, menatapmu, @murkycrimson.
ㅤ “Tidak—” Sayang sekali, tuan kami bukanlah penikmat gulali, maka penolakan akan menjadi satu-satunya jawaban yang menjadi opsi, “Terima kasih. Saya tidak suka permen.” Ada jua sedikit rasa enak sebab ia harus menolak tawaran yang diberikan orang lain, namun duhai, apa —
@lmmor_al me, where shall I take you home?” First and foremost, let's get some information out of you before you decided that it's the perfect time to pass out on him.
@lmmor_al With another sigh, he regarded you with a measured look, his expression betraying little beyond a hint of disapproval. “Excellent. Your liver must be grateful.” He quietly adjusted the cuff of his shirt, glancing briefly at the empty bottle.
ㅤ “And no, thank you. Now tell —
sela napasnya. Pucu bibir tuan kami kian terangkat samar— duhai, begitu samar hingga bukanlah sebuah hal aneh bila tak jua tertangkap oleh atensimu, seolah perkara itu tak lebih dari seloroh ringan yang tak patut `tuk dibawa sungguh-sungguh. “Bagaimana kabarmu?”
&. @maharanca.
dalam-dalam hingga jua tak bersisa barang buntutnya sekalipun. Ketahuilah, duhai puan jelita, bahwa ia pun tahu jelas bahwa garis yang terbentang bukanlah sesuatu yang akan ia sentuh.
ㅤ “Tidak masalah,” Sahutnya , akan jua engkau dapati sebuah dengusan kecil yang lolos dari —
kesibukan masing-masing.
ㅤ “Tak buruk juga, saya baru saja pindah rumah sakit dan menerima tawaran untuk praktek di sebuah klinik milik teman saya.” Ujarnya, turut menuturkan serba-serbi kisah yang mewarnai hari-harinya belakangan ini.
&. @snnowhead.
sebentar; Sementara kedua manik berona madu tua miliknya tak henti melekat pada sosokmu. “Oh, kamu sedang ada projek film lagi ya?” Barangkali jua tuan kami ini tak begitu pandai dalam ranah pekerjaan selain miliknya sendiri, namun ia pun paham bahwa semua orang memiliki —