@paintersoft "Kenapa kamu tidak jadi model atau aktor juga dengan wajah seperti ini?" Tapi dia tidak akan membiarkan Neville resign jadi managernya juga sih.
@paintersoft "Iya, sini jangan tutupi lagi!" Kedua tangan berpindah menangkup pipi si manager.
Sementara itu pipinya sendiri bersemu merah entah karena tersipu dengan posisi mereka atau dengan wajah tampan di antara kedua tangannya ini. Kenapa jantungnya ikut berdegup kencang?
--
@tirredoflife "Padahal sejak pandemi sampai sekarang tau-tau sudah lebih dari empat tahun. Sesebentar itu."
Yha. Apakah ini namanya menabrah tembok keempat?
@paintersoft "Tidak apa, bisa aku singkirkan sendiri." Caranya? Angkat badan sedikit lalu tarik ke atas untuk bantalan kepala. Beres.
"Terima kasih, Neville. Hehe." Perasaannya membaik setelah diurus sedemikian rupa olehnya.
Perlahan matanya mulai terpejam.
Siapa suruh di musim begini malah bermain-main dengan air sembarangan? Basah kuyup, berjemur, berakhir dengan demam.
Auri terkapar di atas ranjang tak berdaya. Rasanya dingin menggigil, namun termometer suhu tubuh menunjukkan 39°C. Demam tinggi. --
@paintersoft Boleh saja tapi jangan sekarang?! Makin lemas yang ada.
Terima obatnya lalu ia minum seperti anak baik. Memang anak baik sesungguhnya.
"Terima kasih," dikembalikannya gelas air yang sudah kosong.
@paintersoft Biar makin doki-doki, Auri usal-usal wajahnya pada tubuh Neville. Hmm nyaman. Seenak ini dipeluk sang manager. Tidak menyesal. Atau malah nagih?
Auri sandarkan dagunya pada dada Neville sambil memandangi pria itu dari bawah sini. Tinggi. Iri.