Kita udah gapunya harapan banget di negara ini. Memohon kepada seluruh kawan kawan lintas agama, aduin Prabowo kepada Tuhan kita masing masing. Tolong aduin dia, di setiap shalat, di setiap ibadah minggu, di manapun. Tolong, aduin sama Tuhan Prabowo jahat.
pendidikan itu public goods ya mentemen. kalo ada yg ngamuk biaya pendidikan mahal responsnya jangan "ya brarti targetnya bukan elo". GAK BEGITU YA. udah KEWAJIBAN pemerintah menyediakan aksesibilitas pendidikan buat seluruh LAPISAN MASYARAKATNYA, TANPA TERKECUALI.
INI PRESIDEN SIAPA SIH YANG PILIH, BENER-BENER GA ADA SENSE PEMIMPIN NYA.
Ada yang demo dia gapeduli
apa tuntutannya?
apa kebijakan yang bikin marah?
apa yang salah dari cara pemerintah bekerja?
Tapi langsung lompat ke:
ini pasti ada yang gerakkan.
Di titik ini, protes rakyat tidak lagi dibaca sebagai sinyal sosial, tapi sebagai gangguan politik.
Padahal dalam negara demokrasi, protes itu bukan anomali. Protes itu alarm.
Goodluck lah kita dipimpin manusia super arogan kyk gini
Ada polisi ngamuk-ngamuk, ngaku kakinya patah sambil nunjuk-nunjuk mahasiswa. Padahal mahasiswa nggak ngapa-ngapain. Kayaknya cuma kesel karena nggak ada yang dengerin.
Terus tiba-tiba jatuh sendiri, langsung teriak kakinya patah. Lucunya, dia kayak ga sadar kalau ada yang ngerekam dari awal. Jadi ketahuan jatuhnya bukan karena didorong siapa-siapa.
Seporsi kekalahan WNI:
“Emang gue pikirin?”
Diucapin tanpa sedikit pun rasa bersalah, seolah nggak pernah bikin janji apa pun ke rakyat. Terus antek-anteknya malah tepuk tangan. Wallahi, we’re finished…
KOSAKATA PRABOWO SEBAGAI PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
"Ndasmu"
"Nyenyenyenye"
"Emang gue pikirin"
"Aku kan yang presiden"
"Kalo perut laper ya mati"
Berat banget tugas orang tua & guru ngajarin attitude dan sopan santun jangan sampe nyontoh presidennya
Dari sekian banyak pidato, pidato kali ini bener bener nyesek
Rakyat yang bayar gaji kalian, dikritik malah dibales:
“EMANG GUE PIKIRIN” dan disambut tepuk tangan yang meriah
fathimah ini dididik dgn pola parenting yg gimana ya? anak FK, identik dgn dunia eksakta, tpi pemikiran sosial-politisnya se mateng ini.
dia berargumen jg ga kebawa emosi lawan bicara. tetep tenang, tpi lugas; intonasi + redaksi argumennya tertata bgt.
Menghina kampus kampus top karena mahasiswanya demo adalah bentuk betapa masih banyak masyarakat yang tidak peduli pendidikan, apalagi pendidikan tinggi. Mereka tidak termotivasi dalam kesempatan berkuliah di kampus-kampus top.
Jika itu organik dari masyarakat, jika itu buzzer berarti emang ada yang sedang ketakutan.
Dari BEM UI:
Halo, UI dan Indonesia!
Ekonomi makin terpuruk. Rupiah ambruk, harga kebutuhan melambung, lapangan kerja hilang, utang negara membengkak, sementara rakyat makin menderita.
Pemerintah terlalu sibuk memperkuat kekuasaan dan melindungi oligarki hingga lupa, atau memang tidak peduli terhadap penderitaan rakyat kecil.
Sekarang saatnya bersuara!
* Saya tautkan link video-nya setelah post ini jika ingin menyebarkannya
Reformasi tidak lahir dari kepatuhan. Ia lahir dari kemarahan yang dirawat. Peduli setan yang bilang demo harus penuh sopan santun. Stop memperlakukan rezim pencuri seperti tamu untuk cipika-cipiki. Hantam, berhenti menjadi baik. Marahlah dengan berani, dengan keras.