Prabowo Subianto sini tak ajarin ngurus negara dgn cara yg paling mudah.
1. Stop MBG
2. Stop Koperasi Merah Putih
3. Tutup Kementerian yang tidak berguna, sisakan 10-15 Kementerian
4. Hapus Jabatan Wakil Menteri
5. Bubarkan DPR atau Potong Gaji Anggota DPR
6. Potong Gaji Pejabat.
7.tambah in......
kita nih lelah liat kelakuan pejabat2 ini😪😪
🚨 Pernyataan Sikap Kami atas Video ini 🚨
Kawan-kawan, Handai Tolan. Coba perhatikan mulai dari menit 5:41. Kacau ini presiden. Mental dendamnya kentel banget. Kemampuannya dalam mencerna kritik sangat buruk. Amat sangat buruk.
"Berarti kamu butuh MBG ya? Soalnya katanya MBG gak penting. Banyak orang-orang pintar di Jakarta yang bilang kalau MBG gak penting. Buang-buang anggaran."
Woy, Gendut. Kalau sedari awal 'blueprint' MBG itu menyasar anak-anak sekolah yang nasibnya seperti Yamisa, KAMI JAMIN, gelombang kritik dan protes ngga akan semasif seperti sekarang. Nilai gizi perporsi bakalan lebih bagus, anggaran yang dipakai juga nggak bakalan setekor sekarang.
Masalahnya adalah, den, presiden, MBG udah berjalan setahun lebih, sektor yang dikorbankan sudah banyak, anggaran udah kebuang triliunan rupiah, tapi pendistribusiannya masih sangat carut marut. Masih banyak siswa/i kayak Yamisa yang belum kebagian, tapi di lain sisi siswa/i yang ortunya mampu, yang biaya SPP sekolahnya ada di level menengah sampai mahal, malah kebagian, dan bentuk menu yang disajikan terkesan melecehkan kemampuan ekonomi mereka.
Mosok koyok ngono rak paham sih, Ndut?
Tolong hentikan narasi dan berbicara pada khalayak publik perihal banyak orang pintar yang menolak MBG. Tidak ada yang menolak MBG apabila program ini berlandaskan kajian dan riset yang kuat, roadmap yang mateng, dan target kategori penerima manfaat yang sangat jelas. Dengan terus-menerus menarasikan kritik terhadap MBG sebagai bentuk penolakan, maka bukan tidak mungkin kalau kami mengecap presiden sebagai dalang konflik warga vs warga, rakyat vs rakyat.
"Ya kan untuk bisa merata kami perlu waktu."
Alah, omong kosong. Kalau pelaksana program sedari awal mau untuk melakukan riset yang lebih dalam terlebih dahulu, mengizinkan para ahli untuk turut terlibat, waktu dan biaya tidak akan banyak terbuang seperti sekarang. Dan tidak akan ada anak-anak sekolah seperti Yamisa, yang terlambat mendapatkan haknya.
@merapi_uncover Hanya menolak unjuk rasa anarkis.
Tidak menolak klithih.
Tidak menolak parkir liar.
Tidak menolak pungli.
Tidak menolak gentrifikasi.
Tidak menolak balap liar.
Tidak menolak tukang parkir mabuk berasa preman.
Jadi gitu. 😌
Nyari kerja susah, giliran dapet kerja dimintain pajak sana sini. Dapet kerjaan gaji kecil, pengen nabung di bank buat modal usaha atau beli kebutuhan lain eh malah keblokir, tabungan disita. Emang ni negara pengen rakyatnya mati. Bener sih kemiskinan 0, karena pada mati.
Darurat! Gempa berkali-kali menghantam Kab. Garut dan Kab. Bandung sekitarnya menimbulkan kepanikan warga dan rusaknya beberapa bangunan
Stay Safe Semuanya!
@MurtadhaOne1 Gua kerja jd staff ahli disana tp udh muak sm anggota dpr. Pintu belakang luas dkt bakso lapangan tembak, pintu samping di dpn stasiun palmerah ada. Atau klo mau lebih ekstrim lg, kalian masuk dr spark, trs berenang ngelewatin danau langsung ke komplek dpr
@lionparcel_ 88LP1723697782286
Bosspack harusnya sehari tp udah lewat dari estimasi, status masih blm update masih di kota asal
Kira² stuck kenapa paketnya?
@ShopeeCare SPXID041430348597
Dari kemaren stuck di transit point tangerang, padahal estimasi diterima tgl 9-10. Biasanya jg cuma 1-2 hari sesama jabodetabek
Ini Papua? Yes ini di Papua
Video ini lama sebelum tahun 2013, tak tau sekarang seluas apa hutan yang dibabat brutal di sana
Berawal dari PT Korindo dan sekarang yang lagi viral PT Asiana lestari
video vt papua.paradise.5