Dogiyai Berdarah!
Bayangin aparat gabungan TNI/Polri melakukan penembakan membabi buta terhadap sipil & rumah warga di kampung-kampung
Itulah brutalitas aparat di Papua. Tiga warga Papua tewas dibunuh aparat
Kabar semacam ini selalu lepas dari perhatian publik & media!
Kapal besar membawa ratusan alat berat dan dikawal militer tiba di Merauke, menandai awal proyek konversi hutan besar untuk pangan dan bioenergi.
Dokumenter “Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita” merekam kisah masyarakat adat Marind, Yei, Awyu, dan Muyu yang menghadapi ekspansi perkebunan sawit dan tebu di selatan Papua.
#Papua #Indonesia #WestPapua #PapuanLivesMatter #PapuaBukanTanahKosong #FilmPestaBabi
https://t.co/EsqCQur0vw
FB : JubiNews
X : @News_jubi
IG : newsjubi
Tiktok : @jubinews
Youtube : @jubinews
😭😭
Anak wartawan yang tewas dibakar di Kabupaten Karo, Sumatra Utara, Eva Miliani br Pasaribu, menyampaikan kesaksian penuh emosi dalam sidang pengujian materiil Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2025 tentang Perubahan UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia atau UU TNI di Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Rabu (14/1/2026).
Eva merupakan anak dari almarhum Rico Sempurna Pasaribu, jurnalis Tribrata TV Kabanjahe, yang tewas bersama istri, anak, dan cucunya akibat rumahnya dibakar pada Juni 2024.
Dalam persidangan perkara Nomor 197/PUU-XXIII/2025, Eva menyatakan peristiwa itu kuat diduga berkaitan langsung dengan aktivitas jurnalistik ayahnya yang mengungkap bisnis judi ilegal.
Sc: tirtoid
Sidang Uji Materiil UU TNI - Agenda Mendengarkan Keterangan Saksi dan Ahli Pemohon perkara 197/PUU-XXIII/2025.
Sidang Uji Materiil Undang-Undang TNI dengan agenda keterangan saksi digelar di Mahkamah Konstitusi pada hari Rabu (14/1).
Dalam persidangan tersebut, Eva Meliani Pasaribu, anak dari almarhum wartawan Riko Sempurna Pasaribu, menyampaikan kesaksian terkait pembunuhan berencana melalui pembakaran yang menewaskan seluruh anggota keluarganya.
Ini adalah keadaan Pulau Sangihe pada hari ini, pergulatan yang dimenangkan Rakyat di Mahkamah Agung pada tahun 2022 lalu sia-sia. Seharusnya, wilayah Sangihe adalah Pulau kecil yang tidak boleh ditambang tetapi Sangihe Masih terus dihajar oleh perusahaan tambang emas Dari Kanada