Misal saya mau buka bengkel dan toko sepeda. Parts dan sepedanya impor. Kena pajak impor: 25%, PPn 11%, belum jualan aja udah kena pajak. Jual sepeda dapat untung, kena PPh.
Negara ngga ngapa-ngapain udah dapet 30% lebih.
1 - Amad Diallo a marqué 6 buts avec la Côte d'Ivoire depuis octobre dernier, plus que tout autre joueur sur la période.
En seulement 34 minutes ce soir, il a réussi 5 dribbles, record du match.
Prodige. 🇨🇮
PT DSI WAJIB JADI "ARAMCO" NYA INDONESIA, SAATNYA SWASTA CUMA JADI KONTRAKTOR, BUKAN PEMILIK NEGARA
Kebijakan Prabowo yang paling gue dukung itu jelas Danantara (PT DSI)—ASALKAN dia gak menjelma jadi VOC jilid baru. Ini momentum buat perubahan besar-besaran.
Soal Pertamax naik ke 16 ribuan? Ya gue dukung juga. Yang gak mau repot atau gak kuat bayar, silakan ganti ke Pertalite yang harganya masih ditahan pemerintah. Gak usah banyak mengeluh.
Fokus utama negara ini harusnya ada di pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA). SDA Indonesia itu wajib dikelola satu pintu lewat superholding, persis kayak ARAMCO di Arab Saudi Owner-nya harus mutlak di tangan negara, bukan malah dilepas bebas ke swasta.
Coba pikir pakai logika: Arab Saudi yang "cuma" punya minyak bisa kasih rakyatnya pendidikan gratis, kesehatan gratis, bahkan yang nganggur pun dibayar
Kok Indonesia yang punya emas, perak, tembaga, nikel, timah, bauksit, minyak bumi, CPO, karet, kopi, sampai coklat, malah kagak bisa kayak Saudi? Pasti ada yang salah total sama sistem kita selama ini
Makanya sistem yang rusak puluhan tahun ini diperbaiki pelan-pelan lewat peluncuran PT DSI (Danantara) atau kalian mau status quo oligarki pengeruk SDA tetap lestari?
Gue bener-bener heran, kok bisa-bisanya mantan WNA kayak LTK dateng ke sini, cuma modal nggali, ngeruk, dan jual batubara, tiba-tiba bisa jadi salah satu orang terkaya di Indonesia? Kok bisa kekayaan alam bumi pertiwi cuma berakhir memperkaya segelintir oligarki?
Aturan mainnya harus diubah total: Perusahaan swasta itu seharusnya HANYA bertindak sebagai 'kontraktor' yang di-hire oleh negara. Kontraktor ya cukup digaji atau dibayar jasanya aja, itu yang betul. Negara—yang diwakili pemerintah selaku representasi rakyat—harus mutlak menjadi pemilik (owner) tunggal atas SDA tersebut
Munculnya taipan-taipan perusahaan pengeruk SDA di daftar orang terkaya versi FORBES adalah bukti paling sahih dan telanjang kalau "Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia" selama ini telah GAGAL TOTAL.
Nasionalisasi satu pintu lewat DSI adalah harga mati kalau mau rakyat ngerasain duit hasil buminya sendiri. Gimana, berani gak pemerintah konsisten sikat monopoli swasta sampai akar-akarnya?
Piala Dunia 1994 itu Piala Dunia pertama gue. Yang dapat hak siarnya keroyokan, gak cuma 1 stasiun TV doang. Lokasi di US juga.
Gue nonton adu penalti Italy vs Brazil itu subuh2 sblm berangkat sekolah. Masih SD.
Dan ada wajah yang cuma nongol di tv pas Piala Dunia: Eddy Sofyan.
Kalian ini sukanya ribut sesama sendiri sampai lupa kalau ada 20 orang terkaya itu jumlah harta kekayaannya setara APBN. Ribut kek soal wealth tax 10 persen dipajakin dari mereka jg hartanya masih trilyunan.
Lumayan tuh 10%, 300T buat nambal APBN atau JPS
Harta 20 orang terkaya di Indonesia mencapai 3000 Trilyun, kalau 100 orang terkaya kayaknya bisa dua kali APBN.
Kalau setengah dari kekayaan mereka ini dikasih negara, masih dalam trilyun juga kekayaannya.
Kurang “wah” dong. Gak ada kelihatan keberhasilan “pusat” atau presiden, karena cuma nambahin transum, sistem admistrasi, jaringan utilitas.
Karena kota ini sudah ada, maka akan dianggap mahal. Misalnya bikin LRT 1T/km, kota2 ini paling perlu jaringan 10-20 km, alias 20 hari MBG
Emang. Imajinasinya pada kurang akibat kurang belajar & membaca wkwkwk. 40 kota itu bisa pake definisi wilayah aglomerasi yg udah ada. Gmn caranya supaya penduduknya punya fasilitas dasar yg memadai model Jakarta (Jabodetabek)
WNI ini selalu di-gaslight sama pemerintahnya.
Mau bikin transum yang memadai, dibilangnya makan biaya banyak, gak ada duit.
Transum berbasis rel itu biayanya 1T/km, mahal? Iya.
Tapi… bikin IKN yg entah buat apa, MBG yg hasilnya gak jelas, duitnya ada! Pokoknya ada!
@JakartaCasual 8% of Indonesian is close to 30 million people. Already more than Australia.
So, can we say more Indonesian have traveled abroad as compared to Australians?
SEKILAS INFO:
IKN akan ada area wisata glamping
Dibanding mangkrak karena yang seharusnya nempatin gamau segera pindah, mending jadi tempat wisata glamping ya kan biar ga timbul kerugian negara😆
Vietnam eksportir global mas, gada masalah forex
Thailand forex reservenya 2x lipat NKRI, 290 miliar USD untuk negara dengan populasi 71 juta
Malaysia net oil exporter dan ekspor manufakturnya gede, surplus dagang 30 miliar USD untuk negara penduduk 36 juta
Mau alasan apa lg?
Tapi jawapan mcm ni mcm tak fair juga pada pengguna.
Masa bulan puasa hampir setiap hari aku lambat sampai office & terpaksa naik Grab yg tambang dia berkali ganda.
Kalau pengguna kena empati dgn Rapid, siapa nak empati dgn pengguna? Risiko kena buang keje sbb lewat tu tinggi