Daripada kamu menasehati dengan Kata-kata omong kosong dan berkata semua akan baik-baik, lalu serahkan kepada Tuhan, Lebih baik ubah pikiran itu ke "Aku akan merangkul mu dan menjadi temanmu, aku akan mendengar keluh kesah mu dan kita bisa bertukar pikiran agar ada jalan keluar
Dari sekian banyak pidato, pidato kali ini bener bener nyesek
Rakyat yang bayar gaji kalian, dikritik malah dibales:
“EMANG GUE PIKIRIN” dan disambut tepuk tangan yang meriah
Yg 'males' baca artike di bawah, intinya gini..👇
- Prabowo Subianto terlalu boros (spendthrift) dan terlalu otoriter (authoritarian), sehingga membahayakan stabilitas ekonomi dan demokrasi Indonesia.
- Prabowo punya sifat mercurial (mudah berubah-ubah): kadang terlihat ramah & menerima kritik, tapi sering marah-marah dan menuduh kekuatan asing mendanai LSM untuk mengganggu stabilitas.
- Masalah Ekonomi: Program-program populis yang sangat mahal (terutama makan bergizi gratis) menekan anggaran negara, melemahkan rupiah, dan mengancam stabilitas makroekonomi.
- Masalah Demokrasi: Tendensi sentralisasi kekuasaan, pembungkaman kritik, dan gaya kepemimpinan yang semakin otoriter.
- Latar belakang: Prabowo mantan jenderal yang punya masa lalu “thuggish” (kasar), kini berubah image jadi kakek penyayang kucing, tapi watak aslinya masih muncul dan mengkhawatirkan sekutu sendiri.
- Inti kritik dari Economist: Prabowo sedang membawa Indonesia ke jalur berbahaya dengan kombinasi pengeluaran berlebihan + gaya kepemimpinan yang kurang demokratis.
BREAKING: Seorang siswa SMK di Kudus bernama Muhammad Rafif Arsya Maulidi menulis surat terbuka kepada Presiden Prabowo, menolak jatah Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk dirinya dan meminta anggaran tersebut (sekitar Rp6,75 juta untuk 1,5 tahun) dialihkan sebagai tambahan tunjangan bagi guru-guru yang kesejahteraannya masih memprihatinkan.
Ia berargumen bahwa guru jauh lebih berperan membentuk generasi muda daripada program makan gratis, dan suratnya yang diunggah di Instagram menjadi viral.
Paham kan kenapa Prabowo gak suka kebebasan pers? Ya karena ini
Bagi diktator kayak dia, pertanyaan dan kontra argumen adalah hal subversif yang bisa menggoyang kekuasaan dan ilusi stabilitas
Buat dia semuanya harus satu komando. Persis rezim militeristik yang dia bangun
Pelaku dari Dantim BAIS TNI.
Mandat utamanya alat pertahanan negara, tapi malah jadi kriminal jalanan.
Pd akhirnya, 4 manusia ini akan diadili via pengadilan militer. Lalu bikin alasan2 patriotis. Hukuman ringan saja. Dan tidak akan pernah terungkap siapa dalangnya.
Klise.