momen koci dibacotin Fans Timnas secara langsung🤣🤣
Coach Justin : " sabar sabar masih ada bahrain sama china "
🗣️ : " buat apa ganti pelatih, kamu harus kritis coach, jangan sipaling belanda dong " 😭😭😭😭
langsung didepan orangnya wakk🤣
#TimnasDay#KluivertOut
Lucu juga, muncul analisa2 “situasi” yang jadi alasan pemecatan, dicuitkan beberapa akun dengan narasi bahkan kalimat yang sama. Buzzer lagi kah? Ada yang lagi sibuk cari pembenaran, mungkin kaget sama reaksi sebagian besar netizen, yang ternyata masih dukung penuh. 🤭
Kalau diinget-inget lagi, ketidak sukaan/ketidak cocokan Erick Thohir dengan Shin Tae-Yong ini sebenernya udah keliatan sejak lama sih, mulai dari perpanjangan kontrak STY yang diundur-undur terus, pemberian target sulit bahkan waktu itu terdengar sangat gak masuk akal (contoh: lolos semi-final Piala Asia U-23).
Keinginan PSSI untuk menyingkirkan STY udah keliatan sejak lama, tapi dukungan besar publik terhadap STY bikin PSSI gak bisa main asal nyingkirin aja, terlebih taget-target sulit yang diberikan juga hampir semua tercapai. Memecat STY ditengah tingginya kepercayaan publik tentu akan jadi blunder besar, sangat berbahaya buat elektabilitas Pak Ketua, alhasil, kontrak hingga 2027 terpaksa diberikan.
Hancurnya Timnas di AFF kemarin jadi momen emas yang dimanfaatkan betul oleh PSSI untuk ambil keputusan ini; STY resmi dipecat dari posisinya sebagai pelatih kepala. Kita sebagai suporter, hanya bisa mendoakan suksesornya bekerja dengan baik, yang kemudian outputnya membawa kita ke Piala Dunia.
Tapi kalau seandainya Timnas bermain jauh lebih buruk sehingga mimpi ke Piala Dunia sirna, maka gue gak akan pernah bisa memaafkan PSSI seumur hidup gue. Ini akan tercatat sebagai keputusan/blunder terburuk dalam sejarah Tim Nasional kita.
Tapi semoga gue salah. Semoga, suksesor STY berhasil membawa Garuda semakin mendunia, dan mimpi seluruh rakyat Indonesia melihat Timnas ke Piala Dunia jadi nyata.
Semoga.. 🙏
Kalau mau bahas soal STY, gw lebih pengen bahas dia secara taktikal dan pemilihan pemain, bukan bahas kenapa dia belum lancar bahasa Indonesia atau Inggris (lu telat, itu udah dari dulu dibahas)
Sekarang gini aja dah, kemarin pada ribut Eliano ga masuk DSP, kenapa pada kaget? Bukankah ini emang tipikal STY?
STY sepamahaman gw orangnya tegas, siapa aja pemainnya kalau perform dan cocok 'menurutnya' ya pasti akan dia andalkan, begitu pula sebaliknya
Kalau lu bilang "Tapi kan Eliano better than xxxx, Elkan better than xxxx", pertanyaanya adalah emang STY peduli soal better2 menurut lu itu? Sebenarnya banyak juga kok pemain Timnas khususnya dari Liga 1 yang bolak balik dicoret dari DSP, tapi lu peduli ga?
Ada yang nanya "Kok Elkan gak dipanggil lagi? Kok Eliano ga masuk DSP? Padahal pemain A/B/C kurang tapi masuk DSP"
Serius lu masih nanya alasannya apa? Ya pasti ada 'sesuatu', lalu apakah sang pemain bisa balik lagi ke skuad Timnas (dipanggil/masuk dsp) suatu saat nanti? Ya bisa aja, asalkan sudah menyelesaikan 'sesuatu'-nya
Apa itu 'sesuatu'? Ya bisa jadi performa, bisa jadi soal taktikal, bisa jadi soal kedisiplinan, bisa juga karena hal lain. Dan itu hanya STY yang tau
Oke sekarang gw coba bahas di lapangan, sebelum gw mulai, gw mau tanya kapan kita (Timnas Senior) menang lawan negara dari luar ASEAN? Kenapa lu mikir jawabnya? Ya karena itu udah lama, sekitar setahun yang lalu vs Turkmenistan di GBT yang kita menang 2-0 dan itu Friendly Match
Secara permainan Timnas di bawah STY ini sering memainkan pola formasi 3-4-3, bahkan lawan Filipina saat away waktu itu juga make formasi ini padahal kita harusnya bisa bermain lebih berani, dan waktu itu mainnya kureng banget, untung ketolong Saddil (gw masih inget)
Gw ga nyalahin formasinya, tapi gw hanya ga sering melihat sifat adaptif yang menonjol dari taktik STY ketika match berjalan, bahkan pergantian pemain pun sering telat dan memaksa pemain inti bermain sampai ngos2an (iya tau kualitas bench dan inti beda jauh tapi harusnya ya dicoba)
Kalau ada yang nanya "Pernah ga sih STY punya taktik yang mampu counter taktik lawan?" Jawabannya pernah yakni saat lawan Vietnam di Piala Asia kemarin
Kemudian pernah ga taktik STY ga berjalan sama sekali (bukan soal kalah materi pemain)? Ada, waktu kalah lawan China itu murni kalah strategi, bisa-bisanya dia bilang gak nyangka kalau China bakal main kaya gitu, padahal lawan Jepang hingga Australia pun permainan China kurang lebih sama, mungkin STY mengira China akan keluar karena mereka di atas kita secara ranking, tapi kenyataannya berbeda
Sebenarnya apa sih yang mau gw omongin? Ya kalau mau kritik soal STY itu banyak banget secara taktikal, gimana selama ini lini tengahnya selalu keteteran dan ga bisa kontrol permainan itu juga udah jadi PR sejak lama, masa harus nunggu lawan Brunei lagi biar bisa kontrol the game?
Secara bertahan gw akui sekarang udah bagus kok, tapi kayak kurang latihan ketika menyerang, dan ini jadi PR utama. Ketika lawan China itu keliatan banget loh kalau Timnas kek ga bisa nyerang, variasi serangan gak ada, crossing ga nyampe, dll. Ketika menghadapi tim kuat dan mendapatkan counter pun masih sering buang2 peluang padahal itu salah satu kunci jika kita bermain bertahan yakni memanfaatkan peluang sekecil apapun. Dari segi setpiece juga sama, ga berbahaya ketika menghadapi tim kuat padahal ini salah satu senjata, masa iya harus lempar lembing mulu?
Tekanan makin tinggi, "yang di atas" udah kasih kode dan mereka pasti berpikir sudah all out mendukung, hasil besok vs Saudi akan sangat berpengaruh untuk masa depannya
Jika nantinya STY keluar gimana? Ya ga gimana2, ga kiamat juga kan, tapi balik lagi sebenarnya tujuan PSSI apa?
Bagi federasi, kalau kalian hanya pengen instan2 aja ya ga bakal kemana2 ini sepakbola, gw ga kontra dengan program naturalisasi/diaspora, tapi itu wajib dibarengi dengan komitmen mau digimanain sepak bola nasional kedepannya? Gw akan mengakui sepakbola kita keren ketika gw melihat banyak keluarga datang ke stadion untuk menonton tim lokalnya dengan aman dan nyaman serta tidak terganggu oleh bau ciuuuuuuuu dan orang tua
PERINGATAN DARURAT!!
SALING MENGINGATKAN..
STOP MENGHUJAT!
TURUNKAN EKSPEKTASIMU! SADARI LAWANMU!!
LUAPAN EMOSI SESAAT MASIH LUMRAH. GAK PERLU DILANJUTKAN KE MEDSOS PEMAIN.
HANYA BISA MENGHIMBAU SAJA! SEMUA KEMBALI KE PRIBADI MASING2 🙏.
Krna rame soal Dali wassink. Akhirnya cari video dia masak mpasi buat anaknya.
Btw Kalau lihat bapak2 gantiin pampers anaknya,kasih susu ke anaknya, dan mandiin anaknya itu hal yg biasa. Tapi jujur jarang bgt gw menemukan dan melihat ada bapak2 membuatkan mpasi untuk anaknya.