@akarliar Tdk paham jk ada dosen menghardik mhswa/i. Ntah mengatakan bodoh atau menunjukan laku tdk pantas. Toh tgs dia utk mendidik mhswa/i, dr tdk tahu jd tahu, dr tdk mampu jd mampu. Mengutuk gelap ketika tugasnya sbg penerangan adalah tanda2 org tdk bertanggungjawab dan inkompeten.
Arief menegaskan, peringatan 75 tahun hubungan diplomatik ini adalah peluang untuk mempererat kerja sama dalam menciptakan masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.
https://t.co/MrvNTxaCIV
Manajer Program Diplomasi Iklim dan Energi IESR Arief Rosadi menambahkan bahwa selain kerja sama antara pemerintah Indonesia dan China, terdapat potensi untuk memperluas kolaborasi melalui dialog antar masyarakat kedua negara.
https://t.co/i4NWQwYJ6W
Di lain sisi, Arief Rosadi, Manajer Program Diplomasi Iklim dan Energi IESR, mengungkapkan pernyataan presiden untuk mencapai NZE sebelum 2050 perlu dituangkan pada kebijakan iklim dan energi yang lebih ambisius.
https://t.co/dmCE7RyMOY
Arief menambahkan, integrasi prioritas pembangunan dengan pembagian emisi yang adil sangat penting untuk mencapai target iklim. "Kolaborasi internasional dan bantuan pendanaan akan menjadi aspek krusial," pungkasnya.
https://t.co/3W5YGhICDz.
Manajer Program Diplomasi Iklim dan Energi IESR Arief Rosadi menyoroti teknologi CCS dan CCUS yang secara keekonomiannya masih mahal dengan biaya investasi yang tinggi.
https://t.co/qxCE8fj1wY
“Keberadaan sumber daya mineral kritis di Asia Tenggara ini, dapat merangsang investasi lebih lanjut di sektor manufaktur panel surya dan baterai..." kata Arief
https://t.co/Ol4XHLjmq0
Manajer Diplomasi Iklim dan Energi IESR Arief Rosadi menuturkan, jaringan lintas negara ASEAN Power Grid (APG) dapat dioptimalkan untuk meningkatkan penggunaan energi terbarukan yang tinggi dan memastikan ketahanan energi kawasan.
https://t.co/OvPzz4fMEE
"Kajian IESR menemukan bahwa secara teknis dan ekonomis, Indonesia bahkan dapat mempercepat pencapaian nol emisi karbon pada 2050 dengan dekarbonisasi sektor energi. Indonesia dapat lebih memperkuat kerja sama dengan Tiongkok...” ungkap Arief.
https://t.co/OD34BwEzQf
“Pemanfaatan potensi dan proses kolaboratif tersebut pada akhirnya akan mendorong pengembangan industri transisi energi di kawasan dan dapat berkontribusi terhadap penguatan fondasi ekonomi ASEAN.....” ujar Arief.
https://t.co/wxEUwj06du
Belajar dari Umar ibn Khatthab, takdir itu bkn sesuatu yg ditunggu scr passif tetapi hrs diperjuangkan scr aktif. "Kita meninggalkan satu takdir utk berjuang menuju takdir baru". Apa yg tak terjadi padaku bukanlah takdirku, takdirku pasti terjadi padaku sesuai usaha-usahaku.
Sobat Essentials! Peringkat Indonesia secara keseluruhan terhadap target dan aksi iklimnya pada 2023, turun satu peringkat dari “sangat tidak memadai” menjadi “sama sekali tidak memadai”. Pemerintah perlu mengevaluasi target iklim yang tercantum dalam NDC-nya dan juga meningkatkan koordinasi antar sektor agar dapat mengakselerasi pencapaian target Persetujuan Paris.
Ikuti peluncuran laporan Climate Action Tracker Assessment Indonesia dan Climate Transparency Implementation Check: Harapan Peningkatan Ambisi dan Penguatan Implementasi untuk Mencapai Target Persetujuan Paris di 2030 pada:
🗓️ Selasa, 30 Januari 2024
🕤 13.00 – 15.00 WIB
Daftar sekarang
✅https://t.co/kj8Tsx9SzA
🖥️ Zoom Meeting dan Youtube IESR
🏬 Hotel Ashley Wahid Hasyim
📝 Bagi Sobat Essentials yang berkenan hadir di venue, mohon melakukan konfirmasi ke email [email protected] untuk memastikan ketersediaan tempat.
#CAT #ClimateTransparency #criticallyinsufficient
Ingin tahu bagaimana outlook energi Indonesia di 2024? yuk cek laporan unggulan kami Indonesia Energy Transition Outlook (2024) melalui tautan di bawah.
https://t.co/dPqXVwQNub