Money laundry via fnb kalo diaudit serius ya bakal ketahuan.
Cuma biaya audit nya itu ga sepadan dengan resultnya.
Hampir semua money laundry itu kalo dari penuturan dosenku pas kuliah s2 manajemen, akan ketahuan dari pajak pribadi.
Bukan cuma ketika salat, gua menerapkan prinsip khusyuk/mindfulness/fokus termasuk ketika makan. Kalo ditanya ini ajaran siapa, gak ada. Ini prinsip yang memang hasil pemikiran sendiri aja.
Bagi gua, waktunya makan ya pakailah buat makan, jangan diselingi aktivitas lain. Termasuk ketika belajar, kerja, nyetir, dll, semua ada porsi waktunya masing-masing kok. Seperti yang terjadi saat ini, manusia modern banyak yang bermasalah dengan attention span, mungkin salah satunya karena melumrahkan makan sambil diselingi aktivitas lain. 😊
Makan itu momen yang sama sakralnya dengan beribadah, karena masih bisa makan adalah bentuk karunia dari Allah SWT yang patut disyukuri. Nikmatilah makananmu, Kisanak.
pernikahan IS a product of patriarchy. kenapa? salah satunya, karena dulu perempuan akan dianggap ‘produktif’ hanya jika memiliki fungsi maternal. this excerpt might help people to understand a little about it :)
Di negara yg cenderung maju, di era sekarang menjadi sangat kaya itu susah.
Bisanya mentok ya menengah.
Tapi setidaknya kesehatan dan keamanan terjamin
Di negara yg berkembang, menjadi sangat kaya itu d era skrng bisa. Karena “lack of supervision”
wah baru tau ternyata nyetir mobil itu salah satu aktivitas paling kompleks yang dilakukan otak manusia
salut sama driver yang tiap hari PP luar kota lewat jalan tol, hujan deres, dan berkendara pas malam hari
Menengah itu apes mas, lebih deket ke jurang kemiskinan daripada chance ke kaya.
Udah pph kena, ppn kena, subsidi cuma dapet tertentu (pertalite) wkwwkwk, gaji naik susah pula wkwkwkw
Solusinya: double job.
Edan
Trade off ama health ini
aku pernah nulis catetan soal ini dari kajian Ust. Nouman Ali Khan.
sebenernya, bukan porsi kita buat sibuk melabeli hardship itu hukuman, takdir, atau ujian. Tugas kita bukan nebak-nebak rahasia langit, tapi gimana cara kita untuk meresponsnya.