Tiba-tiba kelintas, kalau difilm-film bule-bule suka manggil ceweknya pake nama-nama kue "my muffin" "my cupcake"
Disini kayaknya kurang pas ya "lagi apa kue cucur?"
Ada orang yang sebenarnya tidak sanggup untuk bertahan, tapi ia sangat takut untuk benar-benar menyerah.
Ada yang sudah merasa ingin berhenti, tapi ia memilih diam, karena bahkan untuk pergi pun rasanya tidak punya tenaga.
Kadang yang tersisa hanya tangis yang dipendam sendirian, amarah yang tidak tahu harus diarahkan ke mana, dan tubuh yang tetap bergerak seolah semuanya baik-baik saja.
Hingga kalimat itu muncul di pikirannya:
"Kelak jika tiba-tiba aku tidak lagi ada di sini, semoga aku sudah benar-benar pulang dalam keadaan yang lebih tenang, dan tidak lagi membawa luka yang sama."
Kadang gua merasa hidup ini cuma lelucon sarkas dari semesta, tempat kita diberi perasaan untuk patah hati, diberi otak untuk stres, lalu diselesaikan begitu saja oleh seonggok kain kafan.