Sebelum menikah, jangan cuma tanya, “Kapan kita nikah?”
Tanya jg:
“Kita mau menjalani pernikahan seperti apa?”
Ada 25 topik penting yg sebaiknya dibahas sebelum akad. Karena nikah itu bukan cuma soal siap menikah, tapi siap menjalani hidup bersama selamanya.
Berikut daftarnya:
Tips Masuk PCPM BI
Tahap Administrasi
- Pastikan semua dokumen (ijazah, transkrip, sertifikat) sudah lengkap dan sesuai format sebelum submit
- Foto dan scan dokumen harus jelas, kualitas gambar tinggi
- Cek ulang penulisan NIK dan data pribadi, banyak yang gagal karena typo kecil
- Perhatikan ukuran file upload, jangan sampai melebihi batas maksimal sistem
Tes Potensi Dasar (CBT)
- Latihan soal aritmatika cepat dan logika untuk manajemen waktu
- Gunakan laptop yang memadai, pastikan baterai penuh dan koneksi internet stabil
- Siapkan cadangan daya listrik untuk antisipasi tes daring dari rumah
Materi Kebanksentralan dan Bahasa Inggris
- Pahami dasar kebijakan moneter dan sistem pembayaran di Indonesia
- Ikuti isu ekonomi terkini
- Latihan bahasa Inggris, terutama reading comprehension dan istilah ekonomi/perbankan
Psikotes, Wawancara, LGD (Leaderless Group Discussion)
- Jujur, rapi, dan tampil menarik saat wawancara
- Saat LGD jangan terlalu dominan atau pasif, usahakan jadi kontributor yang solutif
- Kenali diri sendiri dengan baik, kekuatan, kelemahan, dan motivasi karena sering ditanya saat wawancara
Tes Kesehatan dan Psikiatri
- Jaga pola hidup sehat sejak jauh-jauh hari, bukan cuma menjelang tes
- Cukup tidur, olahraga teratur, dan kontrol pola makan sebelum jadwal tes
- Hindari begadang dan konsumsi berlebihan alkohol/rokok mendekati jadwal tes
Tips Tambahan
- Mulai belajar dari jauh-jauh hari, jangan menunggu pengumuman resmi
- Pelajari pola soal dari angkatan sebelumnya sebagai gambaran tingkat kesulitan
- Perbanyak simulasi tes agar terbiasa dengan format dan tekanan waktu
- Waspada terhadap bimbel/aplikasi yang menjanjikan bocoran soal atau jaminan lolos
info mahal buat yang belum tahu:
- PKWT = kita kerja bareng sampai tanggal ini yaa
- PKWTT = yaudah kita kerja bareng aja duluu
- PKWT = ada batas waktu
- PKWTT = tidak ada batas waktu yang ditentukan
- PKWT: dapet uang kompensasi saat masa kontrak selesai
- PKWTT: dapet uang pesangon/pensiun
Yang biasanya rajin cukur bulu setiap minggu, sekarang sudah bisa beralih pakai epilator. Sekali pakai, bulunya baru tumbuh lagi setelah berbulan-bulan. 😆🤏🏻 Aku pakai epilator Philips ini, dan benar-benar puas karena bulunya tercabut sampai ke akar.
MBAAKK!!! KENAPA SIH BARU BOCORIN INFO SEGACOR INII!😭😭
Pantesan banyak yang bilang GAK ADA, nyari-nyari "cencu" ke semua TOKO OBAT CINA — Taunya nama aslinya ZHEN ZHU FEN! TENYATA SELAMA INI BANYAK YANG SALAH CARI😭🤏🏻
nemu afirmasi bagus dari apk sebelah.
"one day, aku akan menemukan giliranku. menikmati hal-hal baik yang selama ini hanya bisa kulihat atau kudengar dari orang lain."
it's a deep and warm🥹🫂
aaa i can't wait.
Lo udah nyampe kantor.
Taroh tas, buka PC.
Sebelum mulai apa-apa, minta dulu berkah buat kerjaan yang lo mau kerjain seharian ini.
Bismillahirrahmanirrahim “Allahumma inni as’aluka naf’an wa rizqan tayyiban wa ‘amalan mutaqabbalan.”
Ya Allah, hamba minta kepada-Mu manfaat, rezeki yang baik, dan amal yang diterima. 🤲
Kalian beneran harus nyoba fitur “hidden gem” di jobstreet ini
> Tgl 28 juli perusahaan invite aku untuk lamar via jobstreet
> Tgl 28 juga aku apply
> Tgl 30 rekruter liat profilku ku
> Tgl 30 juga rekruter kirim pesan interview
> Tgl 31 (besok) aku intv offline
Tapi sepertinya memang perusahaan ini lagi butuh cepat untuk mengisi posisi spv digital marketing tsb. Meski saat ini aku lg ngefreelance project (ttp sesekali ke kantor karena hybrid), tapi aku merasa perlu punya double income, sekaligus pengen ngerasain gonta-ganti atmosfer :D
Good luck untuk kita semua! ^^
Saya izin menjelaskan,
Yuk mulai dari awal.
BI itu apa sih, kerjanya ngapain?
BI itu bank sentral. Beda sama bank tempat kita nabung kayak BCA atau Mandiri.
Kerjaan BI itu jaga biar duit rupiah nilainya stabil, biar harga-harga barang nggak naik-turun kayak roller coaster.
Dia bisa kontrol rupiah lewat yang namanya suku bunga.
Kalau harga-harga lagi pada naik kenceng (cabe mahal, bensin naik, sewa kos naik), BI bakal bikin pinjam duit di bank jadi lebih mahal.
Begitu ini naik, orang jadi mikir dua kali buat ngutang beli motor atau modal usaha, soalnya cicilan makin berat.
Yang punya duit nganggur di rekening juga jadi males belanjain, mending disimpen aja karena bunga tabungan ikut naik.
Karena banyak orang ngerem belanja bareng-bareng, permintaan barang di pasar turun, dan harga pelan-pelan berhenti naik.
Kalau ekonomi lagi lesu, sepi, banyak yang nganggur, BI lakukan kebalikannya. Bikin pinjam duit jadi murah. Orang jadi lebih berani ngutang buat buka usaha, beli barang. Duit jadi lebih banyak muter di masyarakat, toko rame lagi, orang kerja lagi.
Satu hal penting: efeknya nggak langsung kerasa besok. Butuh waktu berbulan-bulan, kadang setahun, baru kelihatan hasilnya. Jadi orang yang megang kebijakan ini harus mikir jauh ke depan, nggak asal reaksi buat masalah hari ini doang.
BI emang sengaja dipisah dari pemerintahan
Menteri keuangan, menteri perdagangan, itu semua dipilih presiden, dan bisa dicopot presiden kapan aja. Wajar, karena mereka bagian dari tim presiden yang harus sejalan sama presidennya.
BI enggak. Ada undang-undang sendiri yang bilang: BI itu lembaga independen, nggak boleh dicampuri pemerintah dalam ngambil keputusan.
Kenapa harus dipisah?
Alasan paling besarnya: biar BI nggak jadi mesin cetak duit buat nutup utang pemerintah.
Coba bayangin gini: pemerintah itu kayak rumah tangga, kadang pengeluaran lebih gede dari pemasukan. Cara yang bener buat nutupin itu ada dua: pinjem duit atau naikin pajak.
Tapi kalau BI bisa diperintah, ada jalan pintas ketiga yang jauh lebih gampang: tinggal suruh BI cetak duit aja, terus dipake langsung buat nutup APBN.
Bisa juga dipakai untuk program *** ya kalian tau sendiri lah ya.
Kedengerannya enak banget kan? Nggak usah ribet nunggu orang mau beli surat utang, nggak usah pusing mikirin rakyat protes soal pajak naik.
Tapi masalahnya, kalau duit yang beredar makin banyak sementara barangnya tetep segitu-segitu aja, nilai duit itu jadi turun.
Harga barang jadi kelihatan makin mahal, padahal sebenernya bukan barangnya yang mahal, duitnya yang nilainya makin turun.
Makanya independensi BI itu fungsinya kayak pagar. Biar pemerintah nggak bisa seenaknya minta BI cetak duit buat nutup anggaran.
Karena kalau bisa, yang terdampak paling besar ya rakyat menengah lagi.
Semoga tidak terjadi ya.
Seru juga yaa film The Odyssey. Suka banget kata-katanya yang,
“The most we want is what the most we can’t have, and what the most we can’t have is what we already had and lost”.