@egirivaldy Sak nesu2ne aku mbe wong wedo, rak pernah sepisan pun "ringan tangan". Opo meneh nek wes tak nesuni kok sampe nangis yowes aku langsung mandeg nesune. Rak tegel delok wedoe nangis.
Jujur ini POV saya terkait insiden Messi ini, kalau ada yg tidak setuju nggak apa2
Menurut Laws of the Game FIFA, tekel yang menggunakan excessive force dan membahayakan keselamatan lawan dapat dikategorikan sebagai serious foul play yang berujung kartu merah langsung. Jika dianggap hanya reckless, setidaknya tetap layak mendapat kartu kuning.
Dari sudut ini terlihat Messi datang dari belakang saat mengejar bola, dengan studs terangkat dan mengenai bagian belakang betis Mandi. Kontaknya tidak tampak seperti tekel bersih yang sepenuhnya mengarah ke bola, sehingga muncul indikasi adanya unsur excessive force dalam aksi tersebut.
@Tyows Sangat di sayangkan sekaliber Roy Keane tuanya jadi kek gini. Pdhl CR7 menjadi captain dan bisa ngecarry primenya madrid bisa hattrick UCL juga tdk terlepas dr didikan Roy Keane sewaktu CR7 masih muda. Semoga CR7 tdk ikutan kek dia ketika sudah pensiun nanti.
tim istri yang gak setuju begini…
maaaf tidak bangeeeet…
suamiku harus pegang uang banyak..
dia punya marwah yang harus dijaga..
saat dia harus bayarin temennya makan..
saat dia harus bantu orang yang minta bantuan..
saat dia harus beli sesuatu mendadak..
tidak boleh suamiku gak punya uang..!!!!
marwah suamiku, adalah harga diriku..
Source : thread
@shfzhrii@fans_katrok@idextratime Makanya di emyu udah ga dibutuhin. Emang udah ga cocok lagi ini pemain. Udah ngerasa elu butuh tenaga gua buat ngegolin bkn ngpress atau bertahan.
Sejatinya, wamendikti ini bknlah seorg akademisi yg baik krn ia tdk paham bgmana produksi pengetahuan itu selalu terhubung dg bentuk kemanusiaan. Akademisi yg dikomodifikasi hanya akan hasilkan pengetahuan yg menghamba pd kapitalisme & merusak kehidupan. Dan sebaliknya. Fin/