Masih beli dalam KCl atau KNO3 seharga 35-60 ribu/kg?
Padahal kulit pisang juga bisa jadi pupuk kalium cair dalam 7 hari.
Caranya simpel:
potong kulit pisang kecil-kecil, masukkan botol bekas air mineral, rendam dengan air biasa, tutup longgar, simpan di tempat teduh.
Tujuh hari kemudian cairannya sudah bisa dipakai. Encerkan 1:10 sebelum siram ke tanaman. Jangan langsung pekat karena akarnya bisa terbakar.
Kalium di kulit pisang bantu tanaman bentuk akar lebih kuat dan distribusi air lebih merata.
Uang untuk beli KNO mending buat beli pisang lagi 🍌
Hari ini saya bandingkan laporan keuangan 7 sekuritas yang banyak dipakai ritel.
Nanti temen2 bisa tau mana sekuritas yang pendapatannya terbesar, laba bersih terbesar, dan mana yang pertumbuhannya paling cepat sepanjang tahun 2025.
Tarif integrasi Tije max. Rp5.000 untuk 3 jam masih ada ya, bukan mitos ya!
Tarif terusan ini eksklusif untuk kartu dengan branding JakLingko TJ (warna biru), terbitan bank manapun.
Berlaku untuk layanan Tije reguler yang memiliki tarif Rp0-Rp3.500.
^g
Hari ini dalam sejarah, 30 Maret 1932, Charlie Chaplin bersama saudaranya, Sydney Chaplin, tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Batavia.
Chaplin kemudian wisata ke Garut, tiba di sana malam. Esok harinya, dia menikmati kawah Papandayan, Situ Cangkuang, dan Situ Bagendit.
Sorenya, Chaplin menuju Yogyakarta menggunakan kereta api, kemudian ke Surabaya, lalu lanjut ke Bali menggunakan kapal laut.
John W. Fawell dalam Charlie Chaplin: A Reference Guide to His Life and Works menyebut Chaplin kembali ke Singapura setelah menghabiskan 18 hari di Bali. Dia terkena demam berdarah dan dirawat di rumah sakit di Singapura. Dari Singapura, Chaplin berangkat ke Jepang.
Pada 15 Mei 1932, Perdana Menteri Jepang, Inukai Tsuyoshi, dibunuh oleh kelompok ultranasionalis, Perkumpulan Naga Hitam. Pembunuhan tersebut terjadi saat Chaplin sedang menonton pertandingan sumo bersama putra perdana menteri, Inukai Takeru.
"Chaplin kemudian mengetahui bahwa Perkumpulan Naga Hitam juga telah menyebutnya sebagai target pembunuhan potensial, sebagai cara untuk memprovokasi Amerika Serikat agar berperang dengan Jepang," tulis Fawell.
Chaplin kembali ke Amerika Serikat dan tiba pada 10 Juni 1932.*
🔗https://t.co/FF0JtJWz82
🔗https://t.co/jzC4Hc3xxX
🔗https://t.co/wXMCfeISjA
📷Charlie Chaplin di depan peron stasiun Garut, 1932. (naratasgaroetnet).
Guys, di tengah semua kekacauan geopolitik dan krisis minyak yang lagi kita bahas ada satu berita kecil dari Jepang yang mungkin luput dari perhatian banyak orang.
Tapi dampaknya bisa mengubah segalanya dalam jangka panjang.
ENEOS perusahaan minyak terbesar Jepang baru berhasil produksi bahan bakar sintetis tanpa minyak bumi untuk pertama kalinya.
Bukan dari kilang.
Bukan dari sumur minyak.
Tapi dari CO₂ di udara dan air.
Teknologinya disebut e-fuel dan ini pertama kalinya berhasil diproduksi di fasilitas demonstrasi mereka di Yokohama.
Skalanya masih kecil tapi signifikansinya besar.
Sekarang mereka baru bisa produksi 1 barel per hari. Seukuran satu drum.
Tapi target mereka 10.000 barel per hari pada 2040.
Dan yang bikin ini menarik bukan angkanya.
Tapi momentumnya.
Berita ini bahkan di-repost langsung oleh Menteri Keuangan Jepang Katayama sinyal bahwa ini bukan sekadar proyek lab kecil.
Ini dapat perhatian di level pemerintahan.
Konteksnya penting banget.
Jepang adalah negara yang 90% minyaknya lewat Selat Hormuz yang sekarang dalam kondisi tertutup akibat konflik Iran.
Iran bahkan baru nawarin safe passage ke kapal Jepang dan Jepang menolak karena tekanan Washington.
Di tengah situasi itulah kabar ini muncul. Dan pesannya jelas
Jepang lagi cari jalan keluar dari ketergantungan minyak.
Dan mereka mulai serius.
E-fuel itu sebenernya apa?
Simpelnya ini bahan bakar yang dibuat dari menangkap CO₂ dari atmosfer, dikombinasikan dengan hidrogen yang dihasilkan dari elektrolisis air, lalu diproses menjadi bahan bakar cair yang bisa langsung dipakai di mesin yang ada sekarang.
Nggak perlu ganti mesin.
Nggak perlu infrastruktur baru.
Langsung kompatibel dengan kendaraan dan pesawat yang sudah ada.
Itu yang bikin e-fuel beda dari listrik atau hidrogen yang butuh revolusi infrastruktur besar-besaran.
Dan ini yang paling menarik dari timing-nya.
Seseorang yang men-quote berita ini bilang sesuatu yang bikin gue mikir
Dalam timeline yang sedang kita jalani sekarang, proses meninggalkan minyak tampaknya mulai terjadi bersamaan dengan proses meninggalkan dolar Amerika.
Dan itu bukan kebetulan.
Krisis Hormuz mendorong negara-negara Asia cari alternatif energi.
Dominasi dolar yang mulai dipertanyakan mendorong negara-negara cari alternatif mata uang cadangan.
Dua pergeseran besar ini berjalan bersamaan dan keduanya menunjuk ke arah yang sama: dunia lagi dalam proses restrukturisasi besar.
Ini masih di tahap eksperimental.
1 barel per hari bukan angka yang mengubah dunia hari ini.
Tapi setiap revolusi energi besar dalam sejarah dimulai dari lab kecil yang awalnya dianggap nggak masuk akal.
Dan Jepang yang posisinya paling terjepit soal energi di kawasan ini rupanya sudah mulai bergerak.
A post reposted by Japan’s Finance Minister Katayama.
Japan’s major oil company ENEOS has succeeded for the first time in producing synthetic fuel (e-fuel) — made without using petroleum — from CO₂ in the air and water at its facility in Yokohama.
The demonstration plant’s current production scale is still very small at 1 barrel per day (roughly the size of one drum), but the company aims to scale it up to 10,000 barrels per day by 2040.
Although it is still at the experimental stage, this is drawing attention as a new fuel that could reduce dependence on petroleum.
In the timeline we’re currently living in, the move away from oil appears to be beginning at the same time as the move away from the US dollar.
Gue punya temen yang pertama kali merantau ke Jakarta, dia masuk kerja di salah satu kantor di pusat kota.
Hari pertama, dia langsung ngerasa salah tempat.
Bukan karena dia nggak kompeten, tapi karena lingkungannya beda banget.
Orang-orang di kantornya ngomong campur Inggris, santai bahas kuliah di luar negeri kayak University of New South Wales atau Monash University, seolah itu hal biasa.
Sementara dia?
Dari kampus daerah, nongkrongnya dulu kopi sachet, mainnya kartu sama temen-temen.
Kontrasnya kerasa banget.
Hari pertama aja dia udah minder.
Dia cerita ke gue, Gue ngerasa paling nggak nyambung di ruangan itu.
Bahkan hal simpel kayak nanya kuliah di mana bisa jadi awkward, karena jawabannya beda dunia.
Dia sempet mikir kalau dia kurang pintar, kurang keren, bahkan sempet kepikiran apa gue nggak pantes di sini ya?
Tapi makin lama dia mulai sadar sesuatu yang cukup nendang.
Ternyata bukan dia yang kurang tapi banyak dari mereka emang udah punya start lebih dulu.
Dari SMA udah di luar negeri, udah biasa presentasi, udah terbiasa ngomong dengan cara yang terdengar pintar.
Jadi pas masuk kerja, mereka keliatan langsung siap. Sementara temen gue?
Baru belajar semua itu dari nol di dunia kerja.
Yang bikin dia makin kaget, ada beberapa orang yang keliatannya santai banget, kerjanya nggak terlalu keliatan, tapi posisinya aman.
Setelah dia cari tahu pelan-pelan, ternyata background keluarganya bukan kaleng-kaleng.
Dari situ dia mulai ngerti, di Jakarta itu bukan cuma soal kerja keras tapi juga soal lu mulai dari mana.
Dia juga pernah cerita pengalaman lain yang bikin dia makin kebuka matanya.
Pernah dia kerja di tempat yang secara logika bisnis nggak masuk akalnggak jelas profitnya, tapi tetap jalan terus.
Dia sampe nanya ke seniornya, ini kok bisa hidup ya? Jawabannya simpel, “Udah, nggak usah dipikirin.
Beda dunia.
Di situ dia sadar, buat sebagian orang, kerja atau bisnis itu bukan buat bertahan hidup, tapi cuma aktivitas
Tapi justru dari semua itu, yang paling berubah dari dia bukan skill teknis tapi cara dia melihat diri sendiri. Awalnya dia minder, ngerasa kecil.
Tapi lama-lama dia mulai ngerti
dia mungkin nggak punya privilege yang sama, tapi dia punya daya tahan yang nggak semua orang punya. Dia terbiasa adaptasi, belajar dari nol, dan itu pelan-pelan jadi kelebihan.
Sekarang, setelah beberapa tahun, dia bilang ke gue satu hal yang cukup pedas tapi jujur
Di Jakarta, lu bakal ketemu orang yang keliatan jauh di atas lu.
Tapi bukan berarti mereka lebih hebat kadang mereka cuma mulai lebih dulu.
Tugas lu bukan ngejar mereka, tapi jangan berhenti jalan.
Dan menurut gue itu poin paling real dari merantau.
AL-A’RAF — SEJARAH YANG BERULANG
Ini bukan cerita masa lalu.
Ini peta berulang manusia.
Turun saat umat lemah, ditekan, hampir putus asa.
Dan Allah tidak memberi mereka strategi perang.
Allah memberi mereka sejarah.
Kenapa?
> Karena yang paham pola — tidak mudah dihancurkan.
---
1. MUSUH UTAMA BUKAN MANUSIA — TAPI KESOMBONGAN
Kisah awal:
Adam
Iblis
Masalahnya bukan perintah sujud.
Masalahnya:
> Iblis tidak mau tunduk.
Kesombongan pertama dalam sejarah.
Dan sejak itu:
> Pertarungan bukan antara manusia vs manusia.
Tapi antara kebenaran vs kesombongan.
---
2. MANUSIA JATUH — TAPI BISA BANGKIT
Adam jatuh.
Melanggar.
Tapi tidak keras kepala.
Dia:
mengakui salah
bertaubat
kembali
Pesannya jelas:
> Jatuh itu manusiawi.
Tidak mau bangkit — itu kehancuran.
---
3. SEJARAH SELALU MENGULANG POLA YANG SAMA
Datang nabi:
Nuh
Hud
Shalih
Luth
Syu'aib
Musa
Respon kaumnya selalu sama:
meremehkan
menolak
sombong
Akhirnya juga sama:
> hancur.
Pelajarannya keras:
> Masalah manusia bukan kurang bukti.
Masalah manusia: tidak mau tunduk.
---
4. KEBENARAN SELALU BERHADAPAN DENGAN KEKUASAAN ZALIM
Kisah terbesar:
Musa vs Firaun
Ini bukan sekadar cerita.
Ini pola abadi:
kebenaran vs tirani
wahyu vs kekuasaan
kejujuran vs manipulasi
Dan hasil akhirnya selalu:
> Kebenaran mungkin lambat. Tapi pasti menang.
---
5. KAMU SUDAH PERNAH BERJANJI — SEBELUM LAHIR
Ayat paling dalam:
"Bukankah Aku Tuhanmu?" — "Betul." (Al-A’raf: 172)
Ini serius.
> Jiwamu sudah pernah mengenal Allah.
Jadi kenapa manusia gelisah? Kenapa tidak pernah puas?
Karena:
> Dia sedang mencari jalan pulang.
---
6. DOSA SOSIAL = DOSA BESAR
Kaum Madyan dihancurkan.
Kenapa?
Bukan cuma karena syirik.
Tapi karena:
curang timbangan
ambil hak orang
zalim dalam ekonomi
Pesannya tajam:
> Ibadah tanpa keadilan = kebohongan.
---
7. ADA MANUSIA YANG TERGANTUNG — DI ANTARA DUA AKHIR
Al-A’raf = tempat di antara surga & neraka.
Orang-orang di sana:
baiknya ada
buruknya ada
Seimbang.
Mereka menunggu.
Pesannya:
> Hidup setengah-setengah itu berbahaya.
---
8. PENUTUPNYA SEDERHANA — TAPI MENENTUKAN SEGALANYA
"Ingatlah Tuhanmu… pagi dan petang." (Al-A’raf: 205)
Setelah:
sejarah panjang
kehancuran bangsa
kisah nabi-nabi
Allah tutup dengan:
> DZIKIR.
Kenapa?
Karena:
> Yang lupa Allah — pasti mengulang kesalahan sejarah.
---
KESIMPULAN — GARIS KERAS
Kalau kamu lihat dunia hari ini:
kesombongan
ketidakadilan
penolakan kebenaran
Jangan kaget.
Itu bukan hal baru.
Itu ulang lagi.
---
PENUTUP (TANTANGAN TERBUKA)
Kamu sudah tahu:
bagaimana sejarah berjalan
bagaimana kaum terdahulu hancur
bagaimana kebenaran selalu diuji
Dan kamu juga sudah tahu:
> Jiwamu pernah bersaksi kepada Allah.
---
Sekarang tinggal satu pertanyaan:
> Kamu mau jadi bagian dari pola kehancuran?
Atau bagian dari yang sadar dan berubah?
Akhirnya.. ada yg mengungkapkannya, padahal di ruang2 tertutup dan lab, ini pembicaraan dari 2023.
Baru saja membaca tentang CEO Anthropic, Dario Amodei, menulis esai yg cukup jujur dan berani.
Ia mengakui bahwa kita sebenarnya tdk tahu bgmn AI generatif bekerja.
Bkn seperti perangkat lunak biasa yg kita rancang dgn aturan jelas dan logika langkah demi langkah. AI sekarang dibangun dgn cara yg berbeda.. kita hanya memberi makan data dlm jumlah sgt besar, lalu struktur dan “kecerdasan” muncul dgn sendirinya.
Hasilnya mesin bisa mengambil keputusan yg bahkan penciptanya pun tdk bisa menjelaskan knp memilih kata itu, bkn kata yg lain.
Ini pertama kalinya dlm sejarah teknologi manusia muncul kecerdasan yg benar2 berada di luar desain kita.
Ia sendiri menyebutnya sbg sesuatu yg belum pernah terjadi sebelumnya. Ia bahkan mengusulkan perlunya semacam “MRI untuk AI”.. alat yg bisa kita gunakan untuk melihat ke dlm “otak” mesin ini sebelum kekuatannya menjadi terlalu besar untuk dikendalikan.
Bagi saya sih ini mengingatkan pada salah 1 pertanyaan mendasar dlm fisika dan kosmologi: bgmn sesuatu yg kompleks dan bermakna bisa muncul dari sesuatu yg sederhana dan acak?
Apakah kita sdg menyaksikan bentuk baru dari “emergence” yg mirip dgn bgmn kehidupan atau kesadaran muncul dari partikel2 fisika?
Yg jelas sih pengakuan ini bkn sekadar catatan teknis, tapi ajakan untuk berpikir lebih serius: apakah kita siap dgn teknologi yg semakin canggih, padahal kita sendiri belum sepenuhnya memahami cara kerjanya?
Kamu merasa tenang krn AI tetap “hanya alat”?
Atau justru khawatir krn kita sdg membuka kotak yg isinya belum kita pahami sepenuhnya? 🤔🤔
Terima kasih ilmunya Prof @_dika7
dan Prof @marvelle_danny
Intinya:
1. Batasan Rugi
Kamu bisa belanja 20-50% modal, tapi kalau kena Stop Loss, total rugimu wajib cuma -1% dari modal keseluruhan.
2. Rumus Lot
Stop Loss (SL) Jauh > Beli lot sedikit.
Stop Loss (SL) Dekat > Beli lot banyak.
Asal total rugi tetap dikunci di angka -1%.
3. Kenapa Wajib Pakai Ini?
Rugi 10x beruntun? Modal masih sisa 90%.
Abaikan aturan ini? Sekali koreksi keras, kamu langsung "mati gaya".
Jangan belanja pakai perasaan.
Pakai perhitungan.
Jaga "nafas" modalmu biar bisa trading sampai ketemu saham bagger ✍️
KALAU KAMU BENAR-BENAR PAHAM AGAMA , HAL-HAL KECIL IN TIDAK AKAN KAMU SEPELE KAN
1. Saat masuk Maghrib, biasakan menutup pintu rumah. Karena Rasulullah ﷺ mengabarkan bahwa setan mulai berkeliaran ketika malam datang.
(HR. Bukhari & Muslim)
2. Di malam hari, tutuplah makanan dan minuman. Sebab ada satu malam dalam setahun yang membawa wabah.
(HR. Muslim)
3. Sebelum tidur, kibaskan kasur meski terlihat bersih. Karena kita tidak tahu apa yang hinggap di atasnya setelah ditinggalkan.
(HR. Bukhari & Muslim)
4. Saat melepas pakaian, ucapkan “Bismillah”. Agar Allah menjadikannya sebagai penghalang antara pandangan jin dan aurat manusia.
(HR. Tirmidzi – hasan)
Guys ini teknologi yang harusnya bikin kita semua excited dan faktanya bikin Amerika keliatan blunder gede banget
Masalah solar panel selama ini simpel guys mataharinya cuma ada siang, tapi listriknya dibutuhin 24 jam. Nah China nemuin solusinya: simpan panasnya pake garam cair.
Caranya begini. Pabrik Dunhuang di Gurun Gobi punya 12.000 cermin raksasa yang semuanya diarahin ke satu menara setinggi gedung 80 lantai. Semua sinar matahari itu fokus ke satu titik dan memanaskan campuran garam garam biasa yang sama kayak yang dipake di pupuk sampai 565 derajat celsius, panas sampai memerah.
Garam cair itu disimpen di tangki insulasi raksasa yang kehilangan panas cuma 1 derajat per hari. Tengah malam jam 2 pagi kota butuh listrik? Garam panas itu didiemin buat mendidihkan air, uapnya mutar turbin, listrik nyala. Persis cara kerja PLTU batu bara tapi tanpa batu baranya.
Yang bikin ini revolusioner: penyimpanannya tahan 11 jam hampir tiga kali lebih lama dari baterai lithium terbaik yang cuma 4 jam. Dan biayanya? Penelitian Jerman nemuin penyimpanan energi pake garam panas itu 33 kali lebih murah dari baterai lithium ion. Ga ada lithium, ga ada kobalt, ga ada rare earth metal cuma garam industri biasa yang tahan 30 tahun pemakaian harian.
China udah bangun 27 pabrik kayak gini, cukup buat setrum sejuta rumah dan mereka dobel jumlahnya di 2025 aja. Target Beijing: 15.000 megawatt di 2030.
Amerika? Mereka nyoba teknologi yang sama di Gurun Mojave proyek Ivanpah senilai $2,2 miliar. Tapi mereka skip bagian penyimpanan garamnya — jadi cuma bisa produksi listrik waktu matahari ada, dan masih butuh gas alam tiap pagi buat startup. Sekarang proyek itu mau ditutup 13 tahun lebih awal karena kalah murah sama solar panel biasa.
China ambil ide yang sama, tambahin satu komponen krusial yang Amerika tinggalin, dan sekarang selangkah lebih maju dalam energi masa depan. Dan buat Indonesia yang katanya mau 100 GW solar teknologi garam panas ini harusnya masuk radar serius, bukan cuma solar panel konvensional yang mati begitu matahari tenggelam.
1. It’s Sunnah to marry older women.
2. It’s Sunnah to marry a divorcee.
3. It’s Sunnah to marry a widow.
4. It’s Sunnah to help women in household chores i.e. cooking, cleaning, washing etc.
5. It’s Sunnah to put food with your hand in your wife's mouth as an expression of love. (graded as a form of charity)
6. It’s Sunnah to verbally express love, appreciation, and respect to your wife.
7. It’s Sunnah to forgive her mistakes.
8. It’s Sunnah to keep yourself looking pleasant for your wife.
9. It’s Sunnah to try to know the feelings of your wife and console her when she needs it.
10. It's Sunnah to be playful with your wife and spend quality time having fun together. (racing, story-telling, sharing happy occasion with her are some well-known examples)
11. It's Sunnah to recline and relax in your wife's lap.
12. It's Sunnah to call your wife with beautiful names.
13. It's Sunnah to not disclose her private matters to other family members or friends.
14. It's Sunnah to love and respect her parents.
15. It's Sunnah to shower her with gifts. .
May Allah SWT grant us ability to follow the Sunnah and grant us righteous spouse.🤲
Bismillah
Okay guys berdasarkan jawaban ini.. dalam seminggu ke depan selama seminggu kita belajar saham yaa.. mumpung market libur hehe
Aku urutin dari req jawaban ini yaaa..
(Semua nanti akan aku buat dalam bentuk thread dan tentunya aku open discuss di kolom komentar)
1. Memulai saham dari nol (karena ada beberapa yg bener bener gatau mulai dari mana dan aku tidakbisa jelasin onebyone)
2. Cara entry saham (bahas s/r, orderbook sama trade book)
3. Metode scalping aku dari awal sampe akhir, nanti aku bahas urutannya
4. Analisa saham one by one, tapi sebelum itu bahas MA 5, MA 20 dll sama teori volume vs harga (ini aku lagi riset probability juga)
5. Analisa saham BIPI, MAHA, PADI, IRSX, PPRE (nanti sekalian aku kasih target rebound nya tapi gapake rumusnya yaa)
6. Bonus file saham deviden (yg lagi aku buat) tapi gapake analisa mendalam yaa cuma dia bagi deviden berapa % dalam setahun dan kapan waktu bagi devidennya
Sampai jumpa besok di day 1 😚✋🏻
[THREAD] $MORA & MyRepublic: Merger rasa Backdoor, Raksasa ISP Swasta yang agresif ekspand di 2026.
Thread ini hanyalah analisa dan pandangan pribadi, tidak ada rekomendasi dalam hal jual dan beli, DYOR
Ini pertanyaan yg mungkin muncul juga di benak kamu, apa yg akan terjadi terhadap file2 kita di Google Drive jika kita berhenti berlangganan?
Yang pertama, pastinya data kamu ga akan ilang begitu aja ketika kamu berhenti langganan Google One Drive.
Yang beneran bakal terjadi:
- Sampai akhir masa langganan yg udah dibayar, semuanya masih normal
- Setelah itu, kuota balik lg ke 15 GB Gratis (Gmail, Drive, Photos)
Terus gmn kalau masih lebih dari 15 GB storage nya?
- Drive: gak bisa upload/sync/buat file baru
- Gmail: ga bisa kirim dan terima email
- Photos: ga bisa backup foto/video baru
Tapi kamu masih bisa buka dan download semua file yang udah ada.
Gimana cara downloadnya?
Aku lanjut di bawah, silahkan tinggalin jejak dulu biar nanti bisa dibaca ulang kalau kamu butuh.
tempat belajar masalah ketenagakerjaan terupdate tanpa harus berselisih :
https://t.co/9F0nLCWdEN
kenapa? karena bisa belajar dari kasus orang.
-belajar dari kasus orang jika di PHK sepihak dan tiba-tiba.
-belajar dari kasus orang harus gimana jika pesangon tidak sesuai.
-belajar dari kasus orang jika tidak dapat BPJS apa bisa diuangkan kerugiannya
-belajar dari kasus orang cara merubah PKWT jadi PKWTT
Ada bangunan kost di daerah kampus Jogja dijual seharga Rp8 Miliar. Kos itu umurnya udah puluhan taun, bangunannya jelek dan sering kosong karena kalah bersaing sama kos2an lain yang lebih modern.
Orang yang ga punya pengetahuan finance dasar tanpa pikir panjang bakal beli buat penghasilan pasif.
Sedangkan kita yang ngerti langsung bikin itungan kasar di kepala.
Harga kostan Rp8 Miliar, biaya renov biar jadi kost eksklusif Rp2,5 Miliar, total capital expenditure Rp10,5 Miliar.
Rencananya, kita mau bikin 20 kamar kos, per kamar disewain Rp2juta sebulan jadi kalo penuh terus dalam setaun kita dapat Rp480 juta.
Untuk bayar penjaga, listrik, sampah, dan cadangan biaya renov, kita perkirakan 30% dari total pendapatan Rp480 juta, sisa keuntungan bersih jadi Rp336 juta setahun.
Untuk menghitung yield investasi, kita bagi antara pendapatan per tahun dengan CAPEX, jadi Rp336 juta / Rp 10,5 miliar, ketemulah yield 3,2% per tahun.
Yield 3,2% ini jauh lebih rendah dari obligasi negara yang ngasih 6% setahun, padahal obligasi negara ini bisa dikatakan risk free asset, kemungkinan gagal bayar sangat kecil, kita juga ga perlu effort apapun buat dapat 6% itu.
Ada yang bilang, kalo bisnis rental properti keuntungannya bukan di yield tapi di kenaikan harga aset, pertanyaannya, dengan yield yang sekarang cuma 3,2%, siapa yang mau beli properti tersebut dengan harga tinggi dan dapat yield di bawah 3,2%?
Terus, berapa harga yang pantas untuk beli properti tersebut?
Bisa kita hitung dengan formula:
Yield yang kita syaratkan = risk free rate + risk premium
Misal risk premium 1%, berarti total yield yang kita syaratkan 7%. Untuk mendapatkan yield tersebut dengan asumsi keuntungan bersih Rp336 juta dan biaya renov Rp2,5 miliar, berarti harga tanah harus turun ke Rp2,3 miliar.