๐จ Innalillahi wa inna ilaihi raji'un.
Korban ke-4 yang meninggal dalam pelatihan militer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Penyebab meninggal dikabarkan karena dehdirasi berat, infeksi & gagal nafas.
Astagfirullah... nyawa dianggap mainan doang kali yah #IndonesiaGelap
kalian slalu beralasan anies dan ganjar memangnya kalau kepilih bisa apa?
FAKTA : ganjar dan anies bisa ngurus keluarga dgn baik dan benar
FAKTA2 LAIN:
1. Keduanya pernah mimpin kota sbg walkot & gubernur. Anies bahkan pernah jd menteri.
2. Keduanya dr ranah sipil
3. Keduanya ga ada track record pelanggaran HAM or dipecat.
4. Keduanya taat konstitusi
5. Program2nya lebih makes sense & invest ke otak, bukan cm ngenyangin perut.
Istrinya Anies dan Ganjar ibu2 beneran, Bukan ibu2 jadi2an.
Ust. Fatih Karim yg podcast sama Nikita Willy dan Indra : Rasulullah itu jadi suami dulu baru jadi nabi. Kenapa? Karena jadi suami itu laboratorium paling berat bagi laki-laki ya dirumah (tangga)
Kak...? Ini MUHAMMADIYAH ๐๐ญ menurutku sangat wajar mereka menentang hal ini loh?????? ๐๐ญ Universitas berbasis agama islam, di dalam islam kan menentang... jd sangat wajar. ๐ฅฒ๐ ga semua hal yg kamu inginkan bisa diterima kak apalagi kalau udh agama.
Saya ada cerita seorang bapak.
Dia kerja 20 tahun buat biayain anaknya kuliah S1.
Lembur.
Utang.
Sampai jual tanah warisan.
Anaknya lulus. IPK bagus.
Wisuda lengkap dengan toga.
Sekarang anaknya kerja serabutan. Gaji di bawah UMR.
Dan si bapak masih senyum bilang,
"Mungkin belum rezekinya."๏ฟผ
Yang bikin saya merenung bukan cerita anaknya.
Tapi cerita si bapak.
Dia lahir tahun 70-an.
Gak tamat SMA pun bisa buka toko,
punya rumah,
besarin anak dengan layak.
Logikanya simpel dan masuk akal:
"Dulu gw gak sekolah tinggi aja bisa. Kalau anak gw kuliah,
hidupnya pasti jauh lebih baik dari bapaknya."
Logika itu benar. Di zamannya.๏ฟผ
Masalahnya bukan orang tua yang salah didik.
Bukan juga anaknya yang kurang usaha.
Tapi janji yang mereka pegang sudah kedaluwarsa.
Ijazah dulu adalah tiket.
Sekarang ijazah adalah syarat minimum.
Yang bahkan kadang pun masih belum cukup.
Dua hal yang kelihatannya sama, tapi sebetulnya beda jauh.๏ฟผ
Bayangin ya.
Tahun 1995,
fresh graduate langsung diperebutkan perusahaan.
Sekarang,
lowongan entry level minta pengalaman 2 tahun,
skill digital, bisa multitasking, dan siap ditempatkan di mana saja.
Gajinya?
UMR aja belum tentu.
Hampir sama kalau dikonversi ke harga waktu itu.
Tapi harga rumah, kontrakan, dan beras sudah tidak ikut berdiam di angka yang sama.๏ฟผ
Generasi 90-an pasti hafal nasihat ini:
"Rajin sekolah, biar dapat kerja bagus."
"Kuliah dulu, baru enak hidupnya."
"Investasi terbaik itu pendidikan."
Nasihat itu bukan bohong.
Di zamannya, itu benar dan terbukti.
Tapi zamannya sudah ganti.
Nasihatnya tidak ikut ganti.
Dan anak-anak kita tumbuh sambil pegang peta zaman dulu
yang sudah tidak cocok sama jalanan yang mereka hadapi sekarang.๏ฟผ
Saya pernah ngobrol panjang sama seorang teman.
Dia cerita,
"Bokap gw sampai jual motor buat bayar UKT semester terakhir gw."
Saya tanya, "Sekarang kerjanya apa?"
"Freelance desain. Kadang ada job, kadang enggak."
"Bokap lu tau?"
"Tau. Dia bilang sabar, rezeki ada aja. Tapi gw liat matanya... dia bingung."
Si bapak bingung bukan karena anaknya gagal.
Tapi karena cara yang dulu berhasil sekarang tidak lagi bekerja.
Dan dia tidak punya peta baru untuk dikasih ke anaknya.๏ฟผ
Kalau anakmu masih sekolah atau mau kuliah,
jangan cuma pikirin jurusannya.
Tapi ajarin juga:
1. Ajarin dia cara kerja uang sejak kecil.
2. Bekali satu skill konkret yang bisa langsung menghasilkan.
Sebelum dia lulus dan bingung mau mulai dari mana.
3. Kasih ruang buat gagal kecil sekarang.
Biar dia gak gagal besar pertama kali justru di dunia nyata.
4. Jangan cuma bekali ijazah. Bekali juga kemampuan bertahan.
Bukan berarti kuliah tidak penting. Tapi kuliah saja sudah tidak cukup.๏ฟผ
Soalnya begini.
Orang tua yang paling menyiapkan anaknya bukan yang paling banyak bayar biaya kuliah.
Tapi yang paling jujur bisa ngomong ke anaknya:
"Dunia yang kamu masuki berbeda dari dunia yang Ayah dan Ibu kenal.
Kita harus cari tau bareng-bareng."
Kejujuran itu lebih berharga dari SPP mana pun.๏ฟผ
Dan seperti biasa, selalu ada dua kubu.
Kubu pertama bilang,
"Orang tua salah. Harusnya ajarin skill, bukan kejar gelar."
Kubu kedua bilang,
"Orang tua sudah benar. Anaknya yang kurang mau usaha."
Tapi ada kemungkinan ketiga yang jarang ada yang mau nyebut:
Dua-duanya sudah berusaha sebaik yang mereka bisa dengan informasi yang mereka punya.
Tapi sistemnya yang tidak pernah jujur ke keduanya.๏ฟผ
Generasi kita mungkin adalah generasi pertama yang hidupnya lebih susah dari orang tuanya.
Bukan karena malas. Bukan karena manja.
Tapi karena peta yang diajarkan ternyata sudah tidak relevan saat mereka datang.
Dan orang tua mereka masih dengan tulus menunjuk ke peta yang didapat dulu.๏ฟผ
Betul, itu disebut Post-Traumatic Growth.
Trauma memang bisa menghancurkan, tapi kalau diproses dengan benar, justru bikin seseorang lebih kuat, lebih bijak, dan lebih dalam secara emosi. Bukan karena lukanya enak, tapi karena dia belajar bangkit dan bertumbuh dari sana. Bukan soal siapa yang nggak pernah hancur, tapi siapa yang mau pulih dengan sadar
Karena trauma itu bukan salah kita, tapi sembuh adalah tanggung jawab kita. Dan dari situ orang bisa tumbuh jadi lebih kuat, lebih paham diri, dan lebih tenang
@mendadaknih Bismillah dengan restu dan ridho Allah serta orang tua
Izinkan diriku pantas mendapatkan kesehatan dan keselamatan dunia akhirat, berkahkan hidupku, pendapatan terus meningkat dan stabil, pantas mendapatkan cinta dari seorang lelaki yang tulus baik hati setia & kaya raya ganteng
@empty__core 4.300.000 tahun 2018 tapi ga kuat beban kerjanya trus kabuur, abis itu nyesel krn gaji selanjutnya menurun secara signifikan sampe skrg wkwk tapi tetep patur disyukuri masih waras ๐
โจGIVEAWAY BUKU โจ
Dalam rangka menjelang ulang tahun, aku mau giveaway buku Emily Wilde's Encyclopaedia of Faeries
Untuk peraturannya cukup RT & Like aja ya. GA nya bakal ditutup tgl 9 April 2026 dan pengumuman pemenang di tgl 10 April 2026
@ikanatassa@bukugpu Dulu jaman bocil kalo ke mall diajakinnya ke gramed sama bapakku, bisa berjam2 milih komik Dragonball, Conan atau poster hewan2an dino2an, bahkan sempet ilang kepisah sama ortuku gegara muter2 sendiri ๐
Jadi habbit sampe skrg ga bisa lepas dari buku, gramed selalu di hati ๐ท
Aku tahu bgt harga buku terhitung mahal krn banyak faktor, tapi jgn sampai bikin kamu konsumsi bajakan ya.
Aku dan @bukugpu mau bagi-bagi 10 voucher Gramedia 100 rb buat 10 orang.
Caranya:
1. Follow aku dan @bukugpu
2. Reply tweet ini dgn alasan knp kamu suka baca.
GAS!