Polanya selalu sama: pihak yang mengalami ketidakadilan tiap speak up selalu diminta "sopan" demi kenyamanan pihak yang menciptakan serta melanggengkan ketidakadilan. They feel uncomfortable when they are being called out as the one who created and uphold the systemic injustice.
someone else's time is an amanah too. constantly making people wait, cancelling at the last minute, or assuming they'll always adjust for you isn't harmless just because you've become used to it. consideration is part of good character.
Eh ini lesson buat kita semua millenials gen-z, gen alpha ya. Never trust politicians and everyone who dabbled on it. Jangan mengkultuskan nama/pribadi mereka, sekeren apapun gagasan ataupun tindakannya saat ini. It's all about money for them. Let's break the cycle.
i am a perfectionist, but i also have a room for mistakes, a lot of mess & imperfections, and enough of self-compassion. i think there is also something beautiful of modelling someone (esp our friends) to become a person we aspire; i carry a piece of them to survive/live better.
sesuatu yg sangat bikin bersyukur 1 bulan menghadapi lp3u ini adalah punya temen yang santai & playful tapi tetep bisa serius. it helps a lot u/ aku yg cenderung rigid, too serious at times, dan perfectionist yang bikin aku mudah tegang.
i define myself as a shy, serious, and rigid person—and its true bcs i mostly act like that. but at the same time, aku menanamkan bahwa yes, human can have personality, but doesn't mean they have no flexibilty to be dynamic. these modellings makes me realize that i AM dynamic.
i AM flexible. i am shy, but i also have capacity to initiate interaction, to perform in front of forum. i am rigid, but i also have capacity to get addicted to "lagu norak" yang dulu kubenci, to be more open to new jokes, to act more childish & playfully with my friends.
@niwseir Sepertinya memang “kita” mengalami paceklik teladan sehingga melihat figur lensanya cuma hitam putih padahal namanya manusia ya spektrumnya banyak…
çin dizilerini son zamanlarda globalde popüler yapan şey tam da bu tarz detaylar bence. kdramaların amerikanlaşmasıyla birlikte artık mevzu sadece yapay bir öpüş kokuş döngüsüne bağlanıyor ama millet tam da böyle tansiyonlar, ufak temaslar falan görmekten keyif alıyor aslında
I feel sad tho.
Jangan karna kita punya privilege untuk menempuh pendidikan dengan proper, jangan menghina seseorang dengan seperti "ga niat" bisa aja ybs under privilege. Kan we dont know kalo ybs sandwich gen yang ingin merubah nasib, bisa aja. Sesama wni jan jahat ege
ngeliat gmana jagonya orang indo ngulitin artis/influencer, bikin orang hilang jabatan dll tuh sebenarnya nunjukin klo mereka tuh emg punya power gede. Sayangnya energi itu pada gak dipake ke pemerintah hadeh