dear HR udah saatnya kalian yg mencari aku, bukan aku yg mencari kalian. Bayangin gimana bisa ada orang yg handle video 6 akun sekaligus dalam sebulan, aku orangnya HR tolong bgt ini mah ya aku mau gaji aku setara prabowo. makasih
kaget tadi buka thread, cuitannya dia paling atas dan viral bgt ngomongin em dash, ga sih udah tau duluan dikasih tau julpa hehe TAPI GA AKU STALK PURE LEWAT AJA
@zaujatyy NAH INI YG BIKIN GUA KESEL ORANG ORANG YG BEROPINI PADA PUNYA PACAR KAYA SEOLAH OLAH GA BUTUH TEMEN. Makasii ya san sudah selalu menerjemahkan kepala ku, aku synkk km, makasih sudah mau temenan sm aku ❤️❤️
setuju bgtttt sumpahh lagian kenapa sih mengkasiani yg ngapa ngapain sendirii kaya "lu ga bisa ngapa2in sendiri kah" girls kita lahir dan mati sendiriii kokk
Ga juga sih (scratch head) its bc we live in a society that prioritizes romantic connections makanya you start 'ignoring' your friends (non committal connections) the moment you have a partner. I have so much to say abt ppl who cant have a meaningful platonic relationship tp ya
Penyakit kasian sama orang dan selalu bilang "gapapa lah dia kan baru pertama kali hidup dan mungkin dia tumbuh dan besar di keluarga seperti itu" harus segera dimusnahkan
I used to think that way, too. Until I learned betapa sedihnya punya pemikiran seperti ini.. karena akan ada banyak makna hidup yang direduksi jadi punya pasangan aja, padahal hidup ini menyimpan jauh lebih banyak
Terus aku bilang "berarti keputusan untuk ga punya anak adalah pilihan bukan takdir tapi punya anak adalah takdir" hahaha seru bgtt kita ngobrol ngobrolin masalah kehidupan, kesehatan mental, masa masa SMP, terus ga lupa menghujat pemerintah.
Habis nginep sm saka dan putri kita bener2 ngobrol sampe pagii terus hibernasi sampe sore haha. Ngobrolnya seru bgt aku lebih banyak nanya, saka dan putri yg menjawab lalu nanti ditutup kesimpulan aku. Salah satu pertanyaan aku "punya anak itu takdir atau pilihan?"
Kata saka "pilihan gitsav untuk ga punya anak tapi Allah maha membolak balikan hati kalo emang dia ditakdirkan punya anak pasti Allah akan merubah perasaan dia untuk punya anak"
Sacca jawab takdir, putri jawab pilihan. Setelah mereka memberi tahu alasannya aku tanya lagij "kalo tiba2 gitsav punya anak itu takdir atau pilihan?" Mereka tetep sama jawaban mereka. Tapi ada satu kalimat yg aku setuju sama saka.