Terkait ribut-ribut perilaku hedon dan flexing Kaesang & Erina adalah betul pernyataan Pak Alex Marwata (KPK) dan pimpinan PuKat UGM bahwa perilaku hedon dan fkexing Kaesang itu hrs diselidiki dlm konteks gratifikasi.
KPK dan Pukat UGM mengatakan, jika kasus spt Kaesang dibiarkan hanya dgn alasan dia bukan pejabat maka nanti bisa banyak pejabat yang menyalurkan gratifikasi lewat anak dan keluarganya.
Para Buzzer OD, silahkan serang Ibu Sri Mulyani. Dia bicara Angin tak ber KTP.
Ini ga sesuai dgn standar otak dikit kalian. Waktu & tempat dipersilahkan.
bayangin lagi press conference, ditanya media soal gerakan politik kedepan, terus your medan auntie neighbour interupsi press conference karena mau ngasih oleh-oleh buat mamah.
this country man.
byk orang yang berharap ABW jadi politikus 'normal'. ikut aja cara mainnya di sini, lu bakal gampang kalo mau maju. lancarrr..
di kondisi partai2 sprt srkarang, aku memilih bersama orang yg kalian sebut gelandangan politik itu. tak punya beban, ga ada jg yg mau menyandera. 👌
Kami akan tetap di sini, membersamai setiap langkah dalam jalan perubahan ini. Hingga kelak mimpi Indonesia yang adil, makmur, dan setara itu terwujud.
Pak, bila bapak adalah lilin. Maka kami siap menjadi api. Kita nyalakan bersama.
@aniesbaswedan@UbahBareng
Pak Anies Baswedan tidak maju Pilkada Jawa Barat. Pak Anies apresiasi atas tawaran partai yang sudah mengundang ABW untuk maju di Jawa Barat. Di Jakarta, keputusan maju kembali karena ada aspirasi yang termanifestasi dari dukungan 4 DPW partai politik kepada DPPnya. Terima kasih juga kepada warga jawa barat yang sempat menyampaikan harapan untuk maju. Insya allah akan ada titik-titik pertemuan berikutnya.
Ini masalah nilai & kejujuran.
Bukan masalah dulu jabatan anda apa dan siapa anda saat ini!
Jika dulu anda terbukti dapat bebas & kritis berbicara terhadap ‘ketidak beresan’ pengelolaan negara …. Mengapa saat ini anda ‘diam’ bahkan ‘manut & larut’ dlm permainan mereka; DISAAT ‘ketidak beresan’ itu masih terjadi bahkan SEMAKIN PARAH … dengan alih alasan : “saat ini saya sudah menjadi pejabat publik”!
Come on!!
Justru pernyataan anda yg panjaaangggg ini malah semakin menjelaskan dgn terang, bhw para pejabat publik Indonesia memang HANYALAH BONEKA PENGUASA, bukan pengabdi rakyat!
2 faces!
@abu_waras Lha iyaaa
Saya sih gak lihat ARB atau PDIP
Tapi lebih pada:
- norma masyarakat yg dianut
- Hukum adalah yang tertinggi jangan diutak-atik untuk kepentingan pribadi
- masa depan bangsa, negara
- pendidikan politik masa depan anak bangsa
- lawan kezaliman dan penyelewengan
Buat yang mau ikut ngurus negara dibanding ngurus selangkangan selebgram, ini ringkasan isunya:
1) PKS awalnya mau calonin Anies-Sohibul Iman, Jakarta "Aman". Elektabilitasnya paling tinggi. Problemnya: perlu threshold 20% biar bisa calonin gubernur. Jadi perlu cari partai koalisi biar cukup menuhinnya.
2) Partai koalisi awalnya rencananya sama kaya Pilpres Kemarin: PKB, PKS, dan Nasdem.
3) Koalisi Indonesia Maju (KIM) ngajakin PKB, PKS, dan Nasdem ke koalisi mereka. Kata berita:
a) NasDem dikasih ancaman kasus,
b) Cak Iminnya PKB diancam lengser via konflik PKB-PBNU,
c) PKS ditawari posisi, yang udah jelas adalah wakil gubernur.
4) PKS ngumumin calon mereka ganti jadi Ridwan Kamil - Suswono, dengan koalisi raksasa total 12 partai.
***
Berhenti dulu. Ada keributan lain
5) Di luar keributan partai, ada calon independen: Dharma Pongrekun - Kun Wardana. Mereka juga problematik:
a) Ngumpulin KTP-nya pakai data curian, bahkan sampai ada anaknya Anies diklaim dukung mereka,
b) Warga prottes, pencurian data-nya udah dilaporkan ke Polisi,
c) Polisi menghentikan kasus pencurian datanya, katanya ini wewenang Bawaslu karena urusan Pilkada,
d) Padahal pencurian data itu tindak pidana umum, mestinya Polisi dan Bawaslu dua-duanya bisa jalan.
6) KPU tetap menetapkan calon independen problematik ini.
***
Kembali ke lanjutan nomor 4:
7) Presiden reshuffle kabinet: Menkumham Yasonna (PDIP) dicopot. Ingat: PDI-P belum ngumumin calon mereka.
Mereka juga terganjal threshold 20%.
8) Mahkamah Konstitusi, membuat keputusan penting:
a) Membatalkan Perubahan Batas Usia calon kepala daerah yang kemarin ramai dari Mahkamah Agung.
b) Mengabulkan gugatan Partai Buruh dan Gelora: Threshold dari 20% jadi 7.5%
9) Implikasinya:
a) Beberapa partai lain (misal PDI-P dan PSI) bisa calonin sendiri tanpa perlu cari teman,
b) Kaesang gak bisa nyalon di Pilkada.
10) Presiden langsung panggil Menkumham baru, ingat dia udah bukan orang PDI-P, tapi orang baru. Entah mau ngapain.
***
Yang krusial:
11) Hari ini DPR bakal rapat RUU Pilkada. Agendanya bikin pembahasan, kalau bisa sampai keputusan, hari ini juga.
a) Diduga untuk menganulir putusan MK dengan bikin UU,
b) Deadline pendaftaran calon kepala daerah tinggal 9 hari kalender/7 hari kerja lagi, udah mepet.
***
Ada keributan separah dan sekompleks ini dan kalian malah ngurusin selangkangan orang.
Harusnya Bersatu. Bukan Menjadi Satu.
Hargai keberagaman. Bukan penyeragaman.
Kalau bukan dari Paskibraka yg mencontohkan bagaimana persatuan Indonesia, siapa lagi?
Nih ya bg aku coba kasih tau pandangan & niat Anies bersedia ikut kontestasi pilpres, udah dr jaman konvensi partai Demokrat 2014. Ini bukan hanya sekadar soal perolehan jumlah suara, tp lebih dari itu. Silakan disimak sampai habis :)
https://t.co/5MlkgAeKYV
Ini Anies dari 9 thn yg lalu bicara ttg Sumber Dana Politik di Mata Najwa. Video ini jd bukti beliau konsisten dgn gagasannya. Walaupun mgkn butuh waktu, sampai itu semua bisa kita saksikan saat ini bhw mmg ada orang2 yg rela turun tangan/bergerak utk pasangan AMIN tanpa dibayar.
Teman-teman rencana mudik ke mana libur lebaran kali ini?
Mengulang pesan dua tahun lalu, pesan yang biasa disampaikan saat melepas perjalanan mudik, sedikit tips agar mudik tahun ini kembali berkesan dan menyenangkan. Semoga perjalanan kita dilancarkan oleh Allah SWT.
#tips #mudik #lebaran #idulfitri
@korbanreceh_ Memang ❤
Karena termasuk bahasa Muda, jadi kosa katanya masih dikit.
Pak Anies sudah membahasnya 4 tahun lalu di close the door dan sudah ada programnya agar masyarakat bisa mengusulkan kosa kata untuk memperkaya kosa kata bahasa Indo.
Pak @aniesbaswedan ditanya di #Despace@aniesbubble :
“Setelah pemilu berakhir, apakah bapak akan tetap berada dalam gerakan perubahan ini?”
Abah “oh tentu. Saya akan tetap berada disini. Teman2 juga harus tetap berjuang. Jangan menyerah pada Indonesia. Jangan memberikan—
Abah : “Tau gak bel? Waktu saya lagi di daerah mana ya lupa, ada yg bawa poster tulisannya ya kaya gitu” kaya lagi ngobrol sama anak😭😭😭
#AnieSpace https://t.co/mg8e9FRuaO