Pagi ini aku terbang ke Palu pakai Garuda Indonesia. Begitu masuk kabin, langsung terasa suasananya rapi dan tampilannya masih kinclong seperti pesawat baru. Setelah cari tahu, ternyata memang armada tersebut baru bergabung dan sebelumnya dioperasikan oleh Malaysia Airlines.
Ada satu perubahan yang cukup bikin kaget. Layar hiburan yang biasanya menempel di kursi penumpang sudah tidak ada lagi. Sebagai gantinya, seluruh sistem hiburan dipindahkan ke platform digital yang bisa diakses lewat koneksi Wi-Fi menggunakan perangkat masing-masing.
Rasanya pengalaman terbang dengan Garuda sekarang sedikit berbeda. Lagu penyambutan bernuansa budaya daerah yang dulu sering diputar juga sudah tidak terdengar, sehingga atmosfer kabin terasa lebih biasa. Selain itu, sandaran kepala di kursi juga sudah tidak dipasang lagi. Akibatnya, kalau penumpang di sebelah tertidur sambil miring, kepalanya jadi lebih mudah bersandar ke arah kita. 😅
@aksara16578@tuty_frutti@KAI121 UU Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian pasal 124, "Pada perpotongan sebidang antara jalur kereta api dan jalan, pemakai jalan wajib mendahulukan perjalanan kereta api,". Jadi, ketika ada kasus kereta menemper / menabrak (menurut anda) truk, apakah kereta itu salah?
@idextratime Giovanni Van Bronckhorst
- Legend Belanda
- Punya darah Maluku dari Ibunya
- Sudah lama masuk radar
- CV menarik untuk ukuran pelatih Eropa
Mumpung baru nganggur abis dipecat Besiktas
Whoosh terkait gempa kab. Bandung pagi tadi:
1. Ada info sensor gempa Whoosh lbh dulu deteksi dibanding BMKG. (Perlu konfirmasi)
2. Pusat gempa dkt jalur Whoosh
3. Butuh 4 jam pastikan aman
4. Pantauan sensor dan 1.399 CCTV tdk ada kerusakan
5. Refund 100% uang kembali
Keren