guys,
- tali BH keliatan itu normal
- pakai pembalut itu normal
- bawa pembalut di tas itu normal
- noda darah haid di celana itu bisa kejadian dan normal
- beli pembalut di kasir itu normal
- bulu badan tumbuh itu normal
- punya stretch marks itu normal
- jerawatan itu normal
- nggak selalu tampil cantik/rapi itu normal
- nangis karena hal kecil itu normal
- bilang “aku lagi capek” itu normal
being a woman is literally just having a body. please let women exist without making everything embarrassing.
“dear diary…
sepulangnya dari rapat ini, mas mendatangiku dengan raut wajah yang agak marah. ternyata dia marah, kukira tadi dia bisa memaklumi tingkahku. di depan kamar hotel, mas menarik tanganku agar aku mengikuti langkahnya.
kami tiba di balkon. di depanku terhampar lampu kota moskow yang menurutku sangat indah.
“kamu tau gak sih etika rapat di depan pemimpin negara?“
mas memulai percakapan dengan nada yang menurutku, tegas? dia berusaha mengendalikan amarahnya sekuat tenaga, aku tahu itu.
“iya mas, aku tau.”
“menurutmu, apa yang kamu lakuin tadi salah nggak, hm?”
aku menundukkan kepalaku, tak berani menatap mata sang tuan. aku mempersiapkan diri untuk menerima amarah atau mungkin sanksi tegas dari mas, namun tiba-tiba kurasakan sebuah tangan besar melingkari pundakku.
“its okay, mas tau kamu tadi bosan banget, ya? next time jangan gitu lagi ya. walaupun kamu bosan setengah mati, tolong kamu kendaliin sebentar. kalo gak gitu, kamu lihat aja ke arah mas. biar gak bosen.”
mas tersenyum lebar sambil mengeratkan pelukannya. kami berdiam cukup lama dalam posisi ini, nyaman sekali rasanya berada di pelukan lelaki ini.
“mas sayang banget sama kamu, tapi mas gak bisa nemenin kamu setiap saat. jadi tolong lindungi diri kamu sendiri, selalu waspada dimanapun kamu berada. mas gak mau kamu terluka gara-gara melakukan hal konyol.”
aku mengangguk, kesedihan memenuhi dadaku. mas benar-benar mempedulikanku segenap jiwanya bahkan dia tak segan mengorbankan dirinya sendiri.
mas mendongakkan kepalaku dan kurasakan bibirnya menempel di dahiku
“i love u.”
Ternyata ada Ioh orang yg tiap denger perempuan lain bilang "aku bahagia jadi istri dan ibu rumah tangga" respon pertamanya malah "tapi kalau suamimu ninggalin gimana?"
Padahal lagi cerita bahagia, kok malah didoain skenario terburuk.
ada yang disumpahin mati sama ribuan orang tapi ga mati-mati juga. kalo gitu ganti sumpahnya, sekarang aku mau kamu hidup. hidup selamanya melebihi keturunanmu. biar nanti kamu hidup hanya dengan tengkorakmu. menarik nafas setiap hari dan berharap mati. layaknya kami saat ini.
kamu yang ubah negara ini jadi neraka, maka semoga kamu bisa rasakan tiap-tiap siksa saat uang tak lagi sanggup beri kuasa. ketika tanah tempatmu berpijak menolak dirimu, sebab kau yang tanduskan mereka lebih dahulu. hiduplah, pak. hidup sampai kamu berdoa untuk mati setiap hari.
Kata dokter anak, bayi harus sering melatih koordinasi tangan, tapi apa pun yang dipegang pasti langsung dimasukkan ke mulut. Lalu aku nemu ide ini dari seorang ibu yang sudah kehabisan akal, ternyata cara ini cukup efektif...😭😂😂