Ini dia pelakunya.
Guru yang tega bawa muridnya sendiri, kelas 2 SD, yatim piatu, buat di sdm suaminya.
Sumpah abis baca berita ini dada jadi sesek luar biasa. Ga habis pikir ada manusia sekeji ini. Orang yang harusnya jadi tempat anak merasa aman malah jadi pihak yang ngehancurin hidupnya.
Btw, sampe siang ini warga Tanjung Balai masih demo depan polres tempat pelaku diamankan. Semoga dua lucknud ini dihukum seberat-beratnya, dan si adik dpt pendampingan psikologis terbaik 💔🥺
Baru kali ini lewat operasi katarak JELAS banget 🤩
Entah knp malah satisfying liatnya. Berasa plong gitu pas matanya jd bersih 😭
Btw pasien ditusuk2 gini matanya dlm kondisi sadar yagesya 🤣
Ga nyeri kok, kan dibius pastinya, tp lokal.
Tonton deh wkwk
baca pelan-pelan ya :
mungkin, kalo kamu diluluskan saat itu, kamu akan angkuh.
mungkin, kalo diizinkan berhasil saat itu, kamu harus ketemu masalah yang untuk menghandlenya aja kamu ga mampu.
mungkin, kalo keinginan kamu semua dikabulkan hari itu, kamu akan lupa nikmatnya berdoa.
mungkin, kalo kamu ga pernah gagal, kamu jadi sombong dan acuh.
mungkin kamu memang ga tau apa-apa, tapi Tuhan ga pernah menukar apa yang memang untuk kamu.
Saran gratis dari psikolog mahal:
Kalau kamu orang yang cemas, lakukan semuanya untuk bersenang-senang.
Melamar kerja? Anggap lagi iseng.
Ngumpulin dokumen? Anggap lagi main puzzle.
Buka blog? Anggap lagi iseng nulis jurnal.
Anxiety itu hidup dari rasa “ini penting banget”. Semakin kamu anggap satu hal sebagai soal hidup-mati, semakin keras dia mencengkeram.
Jadi turunin levelnya.
Jangan kasih dia bahan bakar.
Coba mulai dari hal kecil hari ini:
lakukan satu hal yang biasanya bikin deg-degan…
tapi kali ini dengan niat “cuman buat fun aja”.
Jujur agak ga setuju sama pernyataan “Jangan jadi Nakes dan Guru kalo tujuannya cari uang”, selama kita bekerja profesional dan tidak merugikan, kayanya ga ada salahnya salah satu tujuan kita buat cari uang.
WA dari kakakku.
Malam. Jam 9 lewat.
"HP istrimu Android, kan?"
"Iya. Kenapa?"
"Buka Settings. Cari Safety & emergency."
"Terus?"
"Isi kontak darurat dan informasi medis."
Aku ketawa kecil.
"Memangnya sepenting itu?"
Dia tidak menjawab.
Cuma mengirim satu screenshot.
Setelah kulihat, aku langsung ambil HP istriku.
Ternyata bener ya, saingan terberat dalam hidup itu adalah diri sendiri. always competition with urself. yang harus ciptain rasa secure, bahagia, berantem sama pikiran sendiri, sedih, nangis, pokoknya pilihan atas hidup lah hahaha. always keep moving forward, u can do it.
Sekali lagi aku merayumu Ya Allah, tolong ubahlah takdirku menjadi takdir yang baik serta rubahlah takdirku menjadi seorang yang beruntung dalam segala hal..