Kata suamiku masalah/luka batin itu dilupain aja jangan dinget-ingetโฆ biar ngga jadi beban pikiran
Dia juga gitu,
kalau ada yang bikin dia marah dia lupain kejadiannya gk akan diinget.
YAA GMN YAA BWANG, MELUPAKAN ITU SESUATU HAL YANG MUDAH BAGI KAUMMU
๐ฅฒ๐
Minta tolong suami beliin ayam giling buat bikin bakso goreng, butuhnya 150 gram, aku bilang beli seperempat kg aja. Yang kedenger sama dia cuma EMPAT nya. Sepanjang jalan katanya dia mikir empat maksudnya apa. Dan dia beli empat tusuk sate. SEKALI LAGI, EMPAT TUSUK SATE AYAM MENTAH. Ini penjualnya juga bingung kayanya.
Ternyata aku kebagian plenger-plenger ini ๐ฅน๐ค
sc:threadsdinaullistiya
Jaman SBY, bahkan naik Rp 500 perak aja kalian ngelakuin demo besar2an dan itu dijamin aman sama aparat keamanan.
Coba sekarang. Mau demo aman? Udah disusupi dluan sama intel bajingan yang provokasi biar demonya rusuh biar bisa ada "tindakan".
Gada kata aman dan nyaman di demo jaman sekarang. Kalian mainnya pakai penyusup biar ada kisruh, kan?
Sumpah udah muak sama tata cara kalian kelola ini negara.
Kalo masih ada yg bilang petamax kan cuma buat org yang mampu wkwkwk eitss menurut gua akan ada efek domino yang muncul setelahnya.
Dan efek domino ini justru bisa nyampe ke orang yang bahkan nggak pernah isi Pertamax sekalipun.
1. Orang langsung cari alternatif yang lebih murah Ini perilaku manusia paling normal.
Kalau Pertamax naik, sebagian orang bakal pindah ke Pertalite. Masalahnya, Pertalite itu kuotanya terbatas. Kalau yang ngantri makin banyak, tekanan ke stok juga makin besar.
2. Pertalite makin rame
Kalau permintaan naik terus, antrean makin panjang. Yang biasanya isi santai jadi rebutan.
Yang nggak kebagian?
Ya terpaksa beli BBM yang lebih mahal.
3. Biaya transportasi dan logistik pelan-pelan ikut naik
Di negara kepulauan kayak Indonesia, hampir semua barang harus diangkut. Begitu biaya energi naik, biaya distribusi ikut naik. Dan biaya distribusi yang naik itu biasanya nggak berhenti di jalan.
Ujung-ujungnya diterusin ke konsumen.
4. Harga barang ikut naik seperti Beras. Sayur. Makanan. Jasa kirim. Ojol.
Bahkan UMKM kecil pun bisa kena. Karena modal operasional mereka ikut naik.
5. Daya beli makin tertekan
Ini yang menurut gua sering diremehin.
Gaji nggak naik setiap bulan. Tapi pengeluaran bisa naik pelan-pelan. Awalnya mungkin nggak kerasa.
Tapi lama-lama orang mulai mikir dua kali sebelum belanja. Mulai nahan konsumsi. Mulai batal checkout.
6. Yang kena bukan cuma orang kaya
Narasi "yang pake Pertamax kan orang mampu" menurut gua terlalu sederhana.
Karena ekonomi itu saling terhubung.
Ketika biaya di satu titik naik, efeknya bisa nyebar ke mana-mana.
Kadang yang kena justru orang yang nggak pernah isi Pertamax sekalipun.
Makanya menurut gua yang perlu dilihat bukan cuma siapa yang pakai Pertamax?
Tapi juga: apa yang terjadi setelah Pertamax naik?
Karena sering kali yang bikin berat bukan kenaikan harganya. Tapi efek domino nya.
@kompascom Dulu:
Kasian dia udah 4 kali nyalon ga pernah menang.
Kasian dia dikurangajarin dan disepelekan pake nilai 11/100
Sekarang:
Kasian deh gw. Harga BBM naik, harga minyak goreng naik, harga sembako naik, pajak naik.
Yang ga kasian cuma tingkat kepuasannya. Teuteup di 72%
๐คฃ๐
PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga BBM non subsidi untuk Pertamax dan Pertamax Green per Rabu (10/6/2026).
Jika sebelumnya harga Pertamax (RON 92) Rp 12.300, kini naik menjadi Rp 16.250 per liter.
Sementara itu, Pertamax Green (RON 95) naik menjadi Rp 17.000 per liter, dari sebelumnya Rp 12.900 per liter.
Baca di: https://t.co/0VswaYauMl
Our president, leader of the Republic of Indonesia, watches the poor eat their meal.
He does the watching from a lavish setting, his own plate stacked with expensive food.
Poverty as an evening's entertainment.