Pesta Telah Usai...
Masalah Mbg yg protes para Mitra bukan para siswa .. Itu menunjukkan bahwa yg kurang Gizi itu para Mitra ketika pesta nya usai... 😂😂
Selamat menikmati drama Mbg maling berkedok Gizi.. !
Program unggulan Presiden Gemoy
Jika MBG dihentikan, bagaimana dengan nasib 1,5 juta penggerak SPPG & supplier bahan makanan?
Saya tidak tahu, dan tidak mau tahu juga. Karena sejak awal realisasi program ini, kan, ngotot "demi" gizi anak-lansia-bumil. Maka, perhatian saya ada di sana, bukan yang lain.
Kalau program ini benar-benar murni demi gizi anak-lansia-bumil, kenapa harus bikin rantai pasok sebesar itu yang ujung-ujungnya cuma bikin ketergantungan massal pada APBN?
Mereka yang ngotot dari awal apakah tahu persis bahwa ini bukan solusi gizi tapi mesin politik untuk bagi-bagi proyek?
Sekarang, tiba-tiba 1,5 juta orang jadi korban ketika programnya dihentikan (setelah mantan Kepala BGN-nya ketahuan korup), apakah mereka dari awal tidak tahu bahwa mereka cuma jadi alat untuk narasi “peduli rakyat” yang murahan?
Siapa yang salah kalau akhirnya nasib mereka terkatung-katung? Warga Indonesia selain 1,5 juta itu? Lho, bukan mereka yang memaksa "program gagal" ini jalan.
Lagian, kalau gizi anak-lansia-bumil memang prioritas utama, kenapa tidak langsung kasih dana tunai ke keluarga daripada lewat supplier dan penggerak yang entah berapa persennya cuma jadi perantara rente?
Seharusnya 1,5 juta penggeral SPPG harus menagih tanggung jawab ke mereka saja, bukannya ngasih tahu warga tentang kondisi mereka yang terkatung-katung itu.
Jadi, ya, jangan salahkan yang kritis dan protes sejak awal. Yang salah justru mereka yang ngotot program ini “harus” jalan, tanpa hitung-hitungan matang soal keberlanjutan, dan dampak jangka panjangnya.
Nasib 1,5 juta orang pengegrak itu, kan, konsekuensi logis dari kebijakan yang dibangun di atas "sandiwara gizi", bukan atas dasar akal sehat, to? Sementara kalian, kan, mengambil itu atas dasar ekonomi, to?
Kenapa harus mengadu ke rakyat non-1,5 juta itu?
NB: 1,5 juta itu bukan "relawan", ya. Mereka digaji pakai APBN. Tidak bisa disebut relawan karena mereka dibayar untuk melakukan pekerjaan itu.
Dan ternyata tidak begitu pecus.
Sudah mulai nekat, besok-besok bisa anarkis.
Gimana gak ngamuk, kerugian mereka besar dan tidak menyangka akan seperti ini..
Buzzer-buzzer MBG kalian dalam incaran pemilik SPPG 🤣
Ya Allah sedih banget ini 😭😭
———————
6 Mei, kakakku hanya pamit sebentar.
Sebelum pergi, ia menitipkan kedua anaknya kepada kami. Tidak ada tangisan, tidak ada firasat buruk, tidak ada perpisahan yang terasa seperti akhir. Kami semua mengira ia akan pulang seperti biasa.
Namun ternyata, hari itu menjadi pertemuan terakhir kami.
Kakakku dan suaminya meninggal dunia setelah ditabrak oleh taksi Bluebird. Dalam sekejap, dua anak yang masih sangat belia harus kehilangan ayah dan ibunya sekaligus. Kehangatan keluarga yang selama ini mereka rasakan berubah menjadi luka yang akan mereka bawa sepanjang hidup.
Yang lebih menyakitkan, hingga hari ini kami masih belum melihat nilai keadilan yang benar-benar mampu menjamin masa depan kedua anak korban. Mereka tidak hanya kehilangan orang tua, tetapi juga kehilangan sosok yang seharusnya membimbing, melindungi, dan mengantarkan mereka menuju masa depan.
Saya memohon bantuan teman-teman semua. Tolong bantu dengan memberikan komentar, membagikan, dan menyukai video ini agar suara kami dapat didengar dan mendapat perhatian dari pimpinan Bluebird.
Karena bagi sebagian orang ini mungkin hanya sebuah berita, tetapi bagi dua anak kecil itu, ini adalah kehilangan yang akan mereka rasakan setiap hari sepanjang hidup. 💔
Cr: rezaairwn
Tolong bantu sebarkan gaes agar didengar oleh @bluebirdgroup@nikitawilly_24
Spertinya orang ini kgak paham kalo negara ini semua2 impor, mau bikin tempe gembus aja Kedelainya impor dari Brasil lewat Amerika...
Cuan..cusn..Pale ente ketiban maesan cuan...