#CHANYEOL said he wrote βIβm on your side tooβ with his fans in mind. Since fans always have a slogan for him that says βνμμ°¬μ΄μ΄νΈβ (always on Chanyeolβs side), he wanted to respond in his own way by writing a song to tell them, βλλ λν¬ νΈμ΄μΌβ (Iβm on your side too) π₯Ίπ
250214 CHANYEOL ππ
"Happy valentine's day π«"
"Instead of chocolate, me"
"It's my first time filming something like this on my way home"
"Shy shy"
"It's so cold"
#μ°¬μ΄λ²λΈ
Aneh bgt qrt nya, posternya ngk ngehina siapa pun kok pada kepanasan?. Pada marahΒ² krn ada 9 poster member EXO, ya krn member exo yg diketahui masih 9. Kalau kalian support 0t6 silahkan, kalian support 0t3 silahkan, kok marahΒ² sama yg support ot9?.
Ended the thread with "ironis". Emgnya kenapa bjir kalo ngefans KPop, analogi aja ni lu ngefans bola sampe beli tiket or merch offinya atau badminton deh karena dulu tweetmu abt badminton sering lewat tl, that's the same thing dude. Sama aja toh as unpaid labor, unpaid promotion
Yoi. Fans k-pop di Indonesia ini sering melakukan apa yg disebut dlm ekonomi digital sbg unpaid labor alias buruh gratisan.
Mereka berpromosi gratis, menerjemahkan konten, sampai2 mau2nya melakukan pembelaan masif kpd idolanya di media sosial.
Tp dr POV ekonomi industri Korea, fans k-pop Indonesia ini cuma angka2 yg bisa dieksploitasi. Mereka dipandang sbg sekelompok manusia2 yg cuma berguna dlm efisiensi biaya pemasaran.
Nah, ketika suatu massa fans K-Pop Indonesia cuma dianggap sbg angka untuk mendongkrak popularitas, industri kreatif Korea memanfaatkan hasil eksposur fans Indonesia tsb agar bisa menjual artis2nya dgn harga lebih mahal ke pasar Amerika dan Eropa.
Dlm konteks sosiologi-ekonomi, ketika seseorang memberikan tenaga secara cuma2 demi keuntungan pihak lain yang sudah kaya, posisi orang tersebut dalam hierarki ekonomi dianggap golongan yg sangat rendah, mudah dimanfaatkan, mudah diekploitasi, mudah dikibuli.
Tak heran kalau sebagian masyararat Korea dgn enteng menyebut fans k-pop Indonesia-yg sebetulnya telah berkontribusi luar biasa dlm pasar volume negaranya- nggak lebih dari monyet belaka.
Ironis.