Sebuah obituari mendalam dari ZenRS mengulas sisi lain dari Andie Peci, sosok pengorganisir sejati yang menghabiskan seluruh detak hidupnya demi buruh dan Bonek Persebaya.
Menurut laporan ini, modal besar Indonesia lagi kabur ke luar negeri.
Bukan cuma diversifikasi biasa lho, tapi capital flight massal karena khawatir arah kebijakan ekonomi Prabowo.
Taipan dan keluarga konglomerat mulai memindahkan ratusan juta hingga miliaran dolar ke Singapura, Swiss, & Hong Kong.
Add seorang taipan Indonesia menjual sekitar US$300 juta saham dan obligasi, kemudian memindahkan hasilnya ke Singapura. Keluarga konglomerat lain dilaporkan memindahkan sedikitnya US$1 miliar ke rekening di Singapura, Swiss, dan Hong Kong. Beberapa keluarga kaya lainnya disebut sedang menyiapkan langkah serupa.
Alasannya, tekanan pemerintah yang semakin agresif meminta konglomerat “berkontribusi” ke agenda mrk. Selain itu, ketidakpastian regulasi, kafena kebijakan berubah cepat, susah bikin rencana jangka panjang.
Laporan ini menunjukkan modal tidak punya ideologi. Ia hanya mencari tempat yang paling aman & menguntungkan.
Siapa yang rugi? Siapa yang untung?
ANDALUSIANISME:
DARI GERAKAN POLITIK HINGGA
KE TRIBUN SEVILLA FC
A THREAD
Pernah lihat & bertanya kenapa ada
fans Sevilla bawa bendera hijau-putih di stadion?
(padahal hijau bukan warna klub) & kenapa bukan bendera Spanyol 🇪🇸 kayak klub
La Liga lain?
Begini ceritanya...
Ngomongin sepak bola,
Filsuf terkenal Albert Camus pernah bermain menjadi kiper klub junior Racing Universitaire Algerios (RUA).
Video ini adalah momen langka saat ia jadi komentator laga sepak bola pada 1957. Make sense kenapa dia ngebelain kiper Racing yang kebobolan di video ini.
Sayangnya karir sepak bola Camus harus stop setelah TBC yang ia derita saat berumur 18 tahun membuat paru-parunya tidak lagi optimal untuk menjadi atlet.
@Korem072Pmk Jelas sekali Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono menganiaya Marshal dengan menarik kerah bajunya dan mengancam. Ini jelas si jenderal qontol arogan.
@Stakof@grok itu pas kampanye keluar masuk pondok kiainya udah lupa apa ngga enak aja karena dia gus?
beberapa bulan kemarin juga sempat liat hasyim asyari yang divonis asusila duduk sejajar sama gus kautsar di panggung pengajian. ini orang kalau nyaleg kayanya juga bakal lolos senayan