PLASTIK NAIK, SAYA DIAM.
DIKATAIN GAK BERMIMPI JADI KAYA RAYA,
SAYA JUGA DIAM.
DOLLAR NAIK, SAYA DIAM.
IHSG DROWNDOWN. SAYA DIAM.
TETAPI HARI INI SAYA DENGAR
HARGA MIE AYAM NAIK,
SAYA AKAN LAWANNNN!!!
MBG, gagal
IKN, mangkrak
RUPIAH, melemah
BUMN, rugi terus
HUTAN, di babat atas nama masa depan
HUKUM KEADILAN, semakin ga waras
program pemerintah ga ada yang sukses kecuali NAIKIN PAJAK
BBC News Indonesia nerbitin investigasi panjang soal Yasinta Moiwend alias Mama Yasinta, perempuan adat Marind-Anim dari Merauke yang selama 2 tahun vokal nolak PSN.
Tiba-tiba pergi dari kampungnya 23 Mei, muncul di Jakarta, terus LAPORIN koalisi masyarakat sipil yang selama ini nemenin dia ke Polda Metro Jaya.
Mama Yasinta pergi di hari yang SAMA pas Menhan Sjafrie Sjamsoeddin dateng ke Kampung Wanam. Keluarganya juga ragu dia punya duit buat terbang ke Jakarta, selama ini cuma jualan sayur di pasar.
Di Jakarta, Yasinta ketemu 3 advokat + 1 perempuan Papua asal Mimika bernama Eka Kora. Dua dari empat orang ini punya jejak digital yang nyambung ke BIN. Salah satu advokat kerja di firma hukum milik pengurus DPP Gerindra.
Soal Eka Kora: dia pegawai Kemenag Mimika yang pada 2022 jadi orang nomor satu di Papua Muda Inspiratif, komunitas yang dibentuk & dibina BIN. Pembina utamanya pejabat BIN.
Di video klarifikasi, Eka bilang "kebetulan ketemu" Yasinta di Jakarta dan "diminta temani". Tapi dia juga tiba-tiba deny pernah ada di Papua Muda Inspiratif, padahal jejak digitalnya ada.
Salah satu pengacara Yasinta, Tongku Daulay, kliennya adalah Ahmad Dedi, pejabat Bea Cukai yang lagi diperiksa KPK soal kasus suap impor, sekaligus bendahara di organisasi sayap Gerindra. Tempo bahkan nulis dugaan Dedi juga staf ahli BIN & Kemenko Polkam.
Pengacara kedua, Feri Kurniawan, teridentifikasi bekerja di firma Ahmad Fatoni & Partners, milik Wakil Sekjen Bidang Advokasi DPP Gerindra, yang juga pernah jadi kuasa hukum Prabowo di sengketa Pilpres 2024.
Semua pihak kompak bantah, tidak ada konspirasi, tidak ada pembiayaan, tidak ada keterlibatan militer.
Tapi pola koneksinya terlalu rapi,
BIN → Gerindra → advokat → perempuan Papua yang selama ini lawan PSN, tiba-tiba balik arah dan laporin pendampingnya sendiri.
Yang perlu dijawab publik:
siapa yang beli tiket pesawatnya?
kenapa advokat berlatar Gerindra yang turun tangan?
kenapa Eka Kora deny afiliasi BIN-nya padahal rekam jejaknya ada?
Baca investigasi lengkap BBC News Indonesia 👇🏼
🚨 guys please read!
today is not a good day for us WNIs. RUU yang munculnya tiba-tiba, gak urgent, namun diburu-buru—hari ini akan disahkan.
please pray a lot ya untuk keselamatan negara ini wkwkw 🙏
Serius nanya apa pencapaian nya? 🤔🤔
Rangkuman berita yg aku baca :
- Dolar AS tembus Rp 17.900
- Kebutuhan pokok naik
- PHK merajalela
- Kriminalitas meningkat
- Juli ini jatuh tempo utang Rp 833 T
- Total utang Rp 9.920 T
- Bunga utang Rp 599 T
- IHSG anjlok ke 6.370
- Harga plastik naik 50%
- Gas LPG non-subsidi naik 18%
- BBM non-subsidi naik 40-60%
- MBG tetep berjalan trus sampai APBN defisit..
Stay strong WNI 💪🏽🙃
URGENT: TESSO NILO DALAM BAHAYA, TESSO NILO DALAM BAHAYA , TESO NILO DALAM BAHAYA🚨
JANJI PEMERINTAH UNTUK MENGEMBALIKAN TESSO NILO JADI KAWASAN HUTAN YANG RAMAH AKAN SATWA CUMA SEKEDAR OMON OMON.
PEMERINTAH PEMBOHONG
PEMERINTAH PENDUSTA
PEMERINTAH KALAH SAMA MAFIA
Meski Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) telah menyita kebun-kebun sawit di Taman Nasional Tesso Nilo sejak 10 Juni 2025, tandan buah segar (TBS) dari kawasan konservasi itu tak berhenti mengalir ke pabrik-pabrik di sekitarnya.
Investigasi Mongabay membuktikan: truk-truk pengangkut sawit ilegal tetap beroperasi, menembus koridor perusahaan bubur kayu, melewati batas provinsi, hingga CPO-nya tiba di kilang milik korporasi besar yang mengklaim komitmen nol deforestasi.
Di balik rantai pasok yang panjang itu, satu benang merah tampak jelas absennya sanksi terhadap pabrik penerima. Selama pembeli tak disentuh hukum, permintaan terhadap sawit ilegal akan terus ada.
Para pegiat lingkungan dan pakar hukum mengingatkan: Satgas PKH punya kewenangan dan regulasi yang cukup untuk menindak pabrik-pabrik itu, namun hingga kini pilihan itu belum diambil. Tesso Nilo pun terus menyusut.
Nyesaaaaaak bos !
Stop foya2 keluar negeri
Rampingkan kabinet, pecat 50 % menteri/ pejabat tinggi
Stop MBG goblok itu
Tarik kembali uang pajak rakyat di Danantara
Hentikan kekuasaan dayang2 SPRI
2. Shopee video
- aku bikin video video spill barang random yang aku punya di rumah, atau yang pernah aku beli di shopee atau e-commerce lain. ada juga beberapa dari free sample yang diberi oleh toko yg ajak kerjasama. contoh video 👉🏻 https://t.co/pC73ySEvJP
- up video bisa pake hashtag yang lagi viral (cek di pusat kreator seperti gambar di bawah)
- untuk shopee video aku videoin ngasal abis itu bisa edit pake template product review di capcut yaa
- untuk saling hype like dan saling comment shopee video bisa promosi link videonya disini 👉🏻 https://t.co/9cM0CCsQek
- untuk open jasa titip video bisa promosi di sini👇🏻
https://t.co/bpcqgZQ07C
@womanfeeds_id aku pake punya nya hanasui https://t.co/Q4Ioi7abmy harga nya murmer 20k an, cocok buat yg pemula, di aku nggak cekit cekit sih aman aja, terus bikin halus muka
@womanfeeds_id ini cocok buat temen kamu yg suka warna warna unyu, dia juga dateng udah di box jadi tinggal kasih paper bag beres
https://t.co/nY9moemcXu
my life saver, dahlia serap air. nyoba ini karna kamar lembab banget, banyak barang barang yg jamuran. masih proses sih pake ini, tp udah banyak air yang keserap, baunya juga wangi, ada yg nggak ada bau. isinya bisa di refill.
🚨RESMI!
Kemenkes mengeluarkan aturan "Pencantuman Label Gizi dan Pesan Kesehatan pada Pangan Olahan Siap Saji"
Berdasarkan Kepmenkes No. 01.07/Menkese/301/2026
Detailnya:
a. level A berupa kombinasi huruf A dengan warna hijau tua;
b. level B berupa kombinasi huruf B dengan warna hijau muda;
c. level C berupa kombinasi huruf C dengan warna kuning;
atau
d. level D berupa kombinasi huruf D dengan warna merah.
Keterangan:
1. Level A merupakan kandungan gula, garam, dan lemak yang lebih rendah dibandingkan level B, level B merupakan kandungan gula,
garam, dan lemak yang lebih rendah dari pada level C, dan level C
merupakan kandungan gula, garam, dan lemak lebih rendah dibanding
level D.
2. Level A tidak boleh menggunakan bahan tambahan pangan pemanis
(bahan tambahan pangan pemanis alami dan/atau bahan tambahan pangan pemanis buatan), baik melalui penambahan langsung dan/atau ikutan (carry over).
3. Level B hanya dapat menggunakan bahan tambahan pangan pemanis
alami.
4. Level C dan Level D dapat menggunakan bahan tambahan pangan
pemanis (bahan tambahan pangan pemanis alami dan/atau bahan tambahan pangan pemanis buatan).
Contoh pencantuman label ada di foto 3.
Pemberlakuan secara WAJIB akan diterapkan 2 tahun dari Kepmenkes ini diterbitkan.
Alhamdulillah lah ya paling tidak ada progress untuk lindungi masyarakat dari bahaya konsumsi Gula Garam Lemak berlebih.