Mendengar penuturan dari MC sepertinya acara sudah usai. Emrys bergegas bangkit dari duduknya untuk menyelamati teman-teman dan juniornya yang lulus. Setelahnya ia langsung kembali ke dungeon.
@SAS_The01 "Teruslah bertumbuh, saling menjaga, dan jangan lupa untuk bangga pada diri kalian sendiri. Hogwarts akan selalu menjadi rumah, bahkan setelah kita semua pergi. Terima kasih." Ignatius mengakhiri dengan senyum kecil lalu menunduk sebagai penutup.
(@SAS_The01)
@SAS_The01@errorveil "Berdiri di sini, memandang wajah-wajah penuh binar kebahagiaan dan kelegaan, saya merasa sangat terhormat sekaligus runtuh dalam haru. Hari ini bukan hanya tentang selembar ijazah, melainkan perayaan atas ketabahan yang selama ini kita rawat dalam diam."
@SAS_The01@errorveil Ignatius melangkah mantap ke podium, meski sedikit gugup, ia mendekatkan bibirnya ke arah mikrofon sebelum berucap, "Selamat malam, hadirin sekalian! Ignatius Marsh Berdiri sebagai perwakilan wisudawan malam ini."
Dara jelita itu kembali berujar, “Usai memanjakan raga, mari simak petuah dari Orias Marsh selaku perwakilan lulusan ke-66.” Pandangan pun berpusat pada sang pemegang gelar juara pertama. “Bagi @errorveil, ruangan ini sepenuhnya kami serahkan padamu.”
Musik klasik mengiringi setiap deru langkah para penyihir menuju mimbar penuh cita. “Selamat atas keberhasilan yang kalian raih, kami berharap semesta selalu memberkati kalian dengan kebaikan dan kesuksesan tanpa batas,” imbuhnya lembut.
( https://t.co/bLYo4sysWo )
@SAS_The01 Sorot matanya kembali melembut ketika memandang seluruh aula.
“Semoga hari kalian berjalan dengan indah dan menyenangkan,” ucapnya perlahan. “Dan… terima kasih sudah hadir malam ini.”
@SAS_The01 Crystal menarik napas pelan sebelum akhirnya tersenyum begitu hangat.
“Hi, bubble… how was your day?” Crystal tertawa pelan, kemudian menutup bibirnya seolah baru sadar pada kebiasaannya sendiri.
“Maaf-maaf… saya kebiasaan manggil begitu.”
@WarlockGrey Riuh gemuruh tepukan menggetarkan sisi ruangan. “Apresiasi terdalam atas buah pikiran yang menumbuhkan pendar asa, Chief Grey,” ucap sang juita.
“Guna efisiensi waktu, ruang mimbar kini kami serahkan pada @ProfsCrystal demi menyampaikan petuah selaku utusan Kepala Asrama.”
@SAS_The02 “Selamat malam para rekan sejawat, staf pengajar, dan yang paling utama, para calon lulusan yang saya banggakan. Tonight is all about you. We are not just here to hand out diplomas, but to celebrate the incredible journey you have all been through.” Senyum mengembang di wajahnya.
Jeda sepersekon diberikan, sebelum pranatacara mengalunkan tutur, “‘Velours et Lumière’ adalah tema Upacara Kelulusan, mengartikan perayaan penuh kilau yang hangat dan indah. Emas mengartikan kejayaan, moka menjadi simbol kehangatan, dan merah muda menandakan keindahan.”
“Untaian syukur kami ucapkan bagi jiwa yang berkenan menjadi saksi pada perjalanan baru para wisudawan.” Tatapannya kemudian berpindah, terarah lurus pada @SAS_The02. “Bersama karib sejawat, perkenankan kami menuntun jalannya mereka yang siap menorehkan tinta emas malam ini.”