Duka mendalam menyelimuti Sumatra.
Hujan sangat lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi akibat Siklon Tropis Senyar menghantam sejumlah wilayah, menyebabkan kerusakan dan kehilangan yang berat bagi banyak keluarga dan kawan.
Di tengah duka ini, sejumlah fakta lapangan menunjukkan bahwa dampak bencana semakin besar karena kondisi lingkungan yang sudah melemah. Dalam tiga dekade terakhir, hutan di Sumatra terus menyusut dan berganti menjadi perkebunan sawit, kebun kayu, dan tambang.
BMKG mencatat bahwa siklon seperti ini sebenarnya jarang terjadi dekat garis ekuator, tetapi kini makin sering seiring perubahan iklim.
Temuan laporan Toxic20 juga menempatkan Sumatra sebagai salah satu wilayah dengan beban emisi tinggi dari energi kotor dan industri ekstraktif. Tekanan ini memperparah krisis iklim dan meningkatkan risiko terjadinya bencana hidrometeorologi.
Peristiwa ini kembali mengingatkan bahwa bencana bukan semata peristiwa alam, tetapi juga dipengaruhi oleh keputusan politik elit jangka panjang yang menentukan bagaimana lingkungan dikelola.
Mau merasakan langsung sensasi Jepang yang seru dan autentik? SEJUK 2025 hadir dengan segudang pengalaman seru yang bakal bikin hari-hari minnasan berwarna! ✨
Jangan sampai ketinggalan keseruan ini dan berbagai pengalamannyaw, see you there minnasan! 🐈 💛💜
💛 Ehhh jendsss, yang lagi cari event seru akhir tahun, ikutan seminar Jepang gratis ini yukkkk!! infokan barengan dong, yang jadwalnya kosong tanggal 29 November🥺🤤🤩🫰🏻💥