seneng bgt tiap liat karawitan skrg. regenerasinya bagus, berjalan terus.
gen z yg katanya ignorant westernized koreanized blah blah ternyata yo sek do gelem uri-uri budoyo og.
gek saiki serba proper. hasil konten, recording, semua bener2 dikasih standar baru. sangar. 🔥
@HANEULWlRO Sepupuku jg dulu nikahan syar'i kak, dia di Semarang, laki perempuan pisah, makan duduk sesuai Sunnah.. pembatasnya baru dibuka setelah acara, buat foto keluarga besar dan dia pake niqob~
Sampai sekarang, aku mikir nikah syar'i tuh ya gitu 😅
ajaran aslinya ya gitu, yang dicontohkan Nabi ya gitu
eehhh si kampret nyampe indo malah dibolak-balik dicampurin adat patriarki yang udah eksis ribuan tahun dalam masyarakat jauh sebelum Islam dateng jadi perempuan harus ngurus semuanya, cowo kerja-balik-nyantuy-ngewe
Jadi bener ya? Waktu itu gak menyembuhkan tapi hanya membuat sedikit pengurangan? Atau tidak berubah sama sekali? Bapak Wawan sekarang usia nya udah 57 tahun, tapi rasa sakit atas traumanya belum hilang..
Itu rasa sakitnya sudah dipendam puluhan tahun yaa… Seorang anak yang (dulunya) gak dapet peran seorang ayah, tapi dia harus menjalani kehidupannya dengan baik. Kenangan itu akan berbekas selamanya ya?
Bapak & keluarga semoga sehat selalu ya, semoga kebahagiaan lebih banyak datang🥺🤍
Orang indo emang ga ngerti konsep “fresh graduate” itu artinya lulusan baru dan tanpa memandang usia ya? Mau umur 40 tahun kalau baru lulus S1 tahun ini ya fresh graduate masuknya, kenapa harus ageisme gini deh
dua anak bisa lahir di tahun yang sama, tumbuh di kota yang sama, bahkan punya umur yang sama, tapi kalau kondisi ekonominya berbeda, cara mereka melihat dunia juga bisa sangat berbeda.
yang satu melihat kerja sebagai pilihan dan aktualisasi diri, yang lain melihatnya sebagai kebutuhan untuk bertahan hidup.
makanya, privilege bukan cuma soal punya lebih banyak uang, tapi juga soal punya lebih banyak ruang untuk memilih.
@txtharihariWNI Padahal petugas sensus tuh pihak ketiga alias warga yang direkrut sementara untuk nyensus aja, jangan jahat-jahat lah ucapannya, semoga hal tersebut nggak berbalik ke kamu ya kak. Oh ya, sensus udah dadi dulu ada ya, tapi bukan pertahun jadi kakaknya mungkin ngira ini baru
WOY GUYS... TAHU GAK KALIAN.
Ada SATU politisi Indo yang benar-benar memenuhi checklist:
Bibit, Bebet, Bobot, yaitu...
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)
Asal-usul keluarga-> SBY ✅
Pendidikan-> Tiga gelar master plus S3.✅️
Penampilan/status-> Ganteng + modis. ✅
Terus istrinya siapa?
ANNISA POHAN.
Sekali lagi...
ANNISA.
POHANNNNN
Bro kita satu ini, literally menang telak unsur DUNIAWI 🤣
Tapi ironisnya, justru kesempurnaan ini yang jadi bumerang buat karier politiknya.
Gue pernah ngobrol sama driver ojol, waktu itu lagi rame rumor AHY bakal maju capres/cawapres 2024. Kata bapaknya:
"AHY susah jadi presiden mas, hidupnya kelewat sempurna buat orang kayak kita"
"Kita maunya pemimpin yang membumi, yang deket sama rakyat kecil. Masa AHY mau nongkrong bareng kita-kita."
Gue langsung diem. Dalem juga omongannya.
Pantesan aja Jokowi bisa dua periode ya...👀
Iya, ya. Dulu kita diajari kalau Nabi Adam diturunkan ke bumi karena dapat rayuan dari Siti Hawa untuk memetik buah khuldi.
Beberapa tahun belakangan baru aku tahu sudut pandang lain mengenai kisah ini. Itu datang dari Prof. Quraish Shihab. Menurut penafsiran beliau, Nabi Adam memakan buah terlarang bukan karena godaan dari Hawa. Iblislah yang telah menipunya. Iblis membujuk keduanya secara bersamaan dengan melontarkan sumpah palsu atas nama Allah. Iblis meyakinkan mereka bahwa larangan tersebut justru demi kebaikan mereka agar bisa hidup kekal di surga.
Nabi Adam bersedia mempercayai rayuan tersebut karena keluhuran dan kesucian jiwanya saat itu. Dalam benak Nabi Adam, tidak pernah terbayangkan ada makhluk yang berani berbohong atau bersumpah palsu dengan menggunakan nama Allah yang agung. Rasa hormat dan pengagungan yang tinggi kepada Sang Pencipta inilah yang justru dimanfaatkan oleh iblis untuk menjebak mereka.
banyak yang nyangkal pake “emang kalau kemarin yang menang bukan prabowo indonesia akan lebih baik?”
ya betul, ngga ada yang bisa menjamin. tapi seengganya kita ngga akan denger kata “goblok,” “bajingan” dan “londo ireng” diucapkan di atas podium
Mas Arwind, saya izin viralin ya!!
Hari ini saya naik Grab dengan kondisi badan yang capek banget.
Tapi saya turun dari mobil dengan hati yang justru penuh energi. Dan penyebabnya adalah seorang driver bernama Mas Arwind. 🥹
Perjalanan Cikupa–Bintaro yang harusnya cuma jadi perjalanan pulang, berubah jadi obrolan satu jam tentang Tuhan, rezeki, pekerjaan, dan hidup.
Saya cerita sedikit, Mas Arwind cerita sedikit.
Sampai akhirnya saya sadar, ternyata beliau punya satu prinsip yang sudah puluhan tahun menemani hidupnya sebagai driver:
Jangan banyak mengeluh. Legowo. Dan selalu percaya Tuhan kasih yang terbaik.
Dapat order jauh?
“Alhamdulillah.”
Dapat order dekat?
“Alhamdulillah juga.”
Order sepi?
Tetap Alhamdulillah.
Saya sampai merinding dengarnya...
Lewat Mas Arwind, yang setiap hari harus mencari rezeki di jalan, saya diingatkan untuk terus bisa melihat kebaikan Tuhan dari hal-hal yang mungkin bagi kita terasa biasa saja.
Saya turun dari Grab dengan sebuah pengingat:
Mungkin hidup sebenarnya tidak selalu sedang berjalan buruk. Mungkin kita saja yang sedang lupa melihat kebaikan yang Tuhan selipkan di dalamnya.
Terima kasih, Mas Arwind.
Hari ini saya kira saya sedang naik Grab untuk pulang.
Ternyata, Tuhan sedang mengirim saya pulang dengan hati yang lebih bersyukur. 🤍
cc: gracetaro
Aku msh inget ada satu temen cewek yg ngatain gini "di hadis, gambar orang itu haram! Bsok di akhirat kmu disuruh ngehidupin itu gambarmu! Klo ga mau ya bakar itu bukumu!"
And then turned out, hadis yg dia rujuk itu dhoif. Yg bener itu kita ga boleh nyembah gambar/berhala 😊
Wondering knp aku hrs terlahir sebagai "genz" cz i just found out dulu eyang kakung dan buyut kakungku bisa punya kehidupan yang stabil sebagai pensiunan BUMN tanpa kualifikasi sesusah itu. Mereka modal rajin, jujur, dan hoki pun udah bisa jadi kartap, AKU IRI AKU IRI.
Pada suatu waktu aku pernah interviu seorang anak magang di sebuah toko buku di Dresden, Jerman. Aku tanya kenapa dia magang di toko buku itu. Dia bilang karena toko buku itu sudah jadi langganan keluarganya 2 generasi jadi dia merasa punya tanggung jawab moral bikin toko itu tetap eksis terus.
Aku tanya kan sudah ada Amazon Jerman juga yang bahkan kasih diskon, kalau di toko-toko buku di Jerman kan nggak ada diskon. Dia jawab, “Kami di Jerman lebih suka beli buku ke toko buku langganan, karena mereka bagian dari kehidupan kami. Nggak apa nggak dapat diskon tapi toko buku yang juga tetangga kami ini tetap ada.”
🙂
MJB seingetku Fitnah dalam bahasa Arab juga artinya sangat jauhhhh dengan bahasa Indo. 😭
Dalam bahasa arab fitnah itu ujian/cobaan. Jadi cobaan bagi laki itu perempuan. Jadi emang lebih ke jaga pandangan.
Lah di Indo fitnah artinya tuduhan palsu, bohong, hasutan dll.
😭😭
untuk para pedagang makanan :
percayalah, foto makanan asli buatan kalian JAUH LEBIH MENARIK dan MENGGUGAH untuk dibeli daripada pake foto AI.
kalo pake AI malah jadi ga minat beli.
sekian🙏