🚨 Carlo Ancelotti menjelaskan kenapa ia tidak merayakan kemenangan Brasil secara berlebihan setelah gol telat Gabriel Martinelli ke gawang Jepang.
Ancelotti berkata:
"Orang-orang bertanya kenapa saya tidak merayakan dengan heboh. Tapi sepak bola juga tentang rasa hormat. Ya, kami senang karena menang, tetapi saya melihat tim Jepang yang sudah memberikan segalanya di lapangan. Mereka bermain dengan sangat berani, dan saya tahu betapa sakitnya menerima kekalahan seperti itu."
"Tentu saja, di dalam hati saya ikut merayakan karena tugas saya adalah membawa Brasil lolos, dan itu memang tujuan kami. Tetapi saya sudah sangat lama berada di dunia sepak bola dan sudah merasakan kemenangan maupun kesedihan."
"Kadang-kadang, cara terbaik untuk menghormati lawan adalah tetap rendah hati, bahkan saat kita sedang berada di momen kemenangan terbesar."
"Jepang membuat kami kesulitan selama 95 menit. Mereka pantas mendapatkan rasa hormat, bukan perayaan yang berlebihan."
"Brasil memang berhasil lolos, tetapi kami tahu masih banyak yang harus diperbaiki. Malam ini kami merayakan kelolosan, tetapi besok kami harus kembali bekerja, karena perjalanan menuju Piala Dunia akan menjadi semakin sulit dari sini."
HP temen gue hilang. Besoknya syok berat, tagihan Paylater Rp12 juta dari transaksi yang gak pernah dia lakuin.
Aplikasinya dengan enteng bilang, "Pelaku masuk pakai PIN asli, berarti kelalaian user."
Temen gue sampai depresi. Gue langsung turun tangan.
3 hari kemudian, tagihan itu resmi jadi Rp0. Total biaya jadi Rp0.
Ini yang gue lakuin:
Bukan nyari HP lewat GPS. Prioritas utama adalah, amankan semua akun finansial dari perangkat lain. Login dari device cadangan, force logout semua sesi aktif. Terus telpon operator, blokir SIM card sementara. Ini krusial biar pelaku gak bisa terima OTP via SMS.
Yang paling penting dan kebanyakan orang gak tahu yaitu, minta log IP address + Device ID dari semua transaksi. Email resmi ke CS, minta data lengkap. Ini bukti kuat kalau transaksi dilakuin dari perangkat dan lokasi yang BEDA dari lo.
Buat laporan polisi (STPL). Banyak orang males ke polisi, padahal ini bukti hukum resmi bahwa lo korban, bukan pelaku yang pura-pura hilang.
Kirim surat sanggahan resmi via EMAIL, bukan chat CS biasa. Lampirkan kronologi, foto STPL, permintaan pembekuan tagihan selama investigasi. Chat CS gampang diabaikan, email formal punya kekuatan hukum.
Mereka masih nolak? Lapor OJK. https://t.co/vDQmTDwwDW atau telpon 157. OJK punya wewenang penuh buat nindak platform yang abai perlindungan konsumen. Begitu laporan OJK masuk, respons mereka biasanya berubah 180 derajat.
Alasan "PIN asli = kelalaian user" itu gak valid secara hukum. POJK 6/2022 bilang perusahaan WAJIB punya verifikasi berlapis untuk transaksi tak wajar. Kalo sistem mereka gak bedain pemilik asli vs pelaku, itu kegagalan MEREKA.
Hasilnya, hari 1 laporan polisi + sanggahan. Hari 2 eskalasi OJK. Hari 3 tagihan Rp12 juta DIHAPUS jadi Rp0.
Btw, stop nyatet PIN di Notes HP lo.
Guys, barusan gue tonton Bocor Alus soal Letkol Teddy.
Video ini menguatkan dugaan yang selama ini beredar bahwa Teddy disebut sebagai salah satu pintu utama menuju ke presiden.
Berikut poin-poin penting yang Tempo beberkan..
- Menteri disebutkan melapor ke Teddy, tidak hanya ke Presiden
- Menteri dan pejabat yang dekat dengan Teddy disebutkan memiliki akses lebih mudah ke Presiden
- Tempo menyebut Teddy berada dalam grup komunikasi menteri dan wakil menteri untuk memantau kinerja mereka.
- Teddy disebutkan ikut mengawal program prioritas presiden dengan detail...
- Misalnya, untuk program perumahan, Teddy dikabarkan sampai mengecek penerima subsidi, pembiayaannya, hingga detail lapangan acara peresmiannya.
- Media sosial Teddy tidak hanya dipakai untuk melaporkan program presiden, tetapi juga untuk membranding dirinya sebagai tokoh yang teliti dan pekerja keras.
INFO PALING SENSITIF: Tempo menyebutkan ada cerita dari internal militer dan istana yang menduga bahwa Teddy sedang disiapkan menuju jenderal bintang satu.
Dan seperti yang kita tahu, karier militer Teddy sebelumnya juga sempat dipersoalkan sejumlah pihak.
Source Info: Bocor Alus Tempo
Source Gambar: Harian Jogja.
Kasus Chromebook Nadiem ini sebenernya gimana sih, kok bisa dituntut 18 tahun?
Gue coba jelasin pake bahasa bayi, tanpa istilah hukum yang ribet, Versi Jaksa vs Pembelaan Nadiem ⬇️⬇️
Guys, choki pardede baru aja ngasih sesuatu
yang menurut gw patut di tanyakan
jadi begini kata dia....
Kenapa ada orang yang IQ-nya biasa-biasa saja tapi hidupnya mulus, ditolong orang di mana-mana, karirnya naik terus
sementara ada yang jenius tapi stuck di tempat yang sama bertahun-tahun?
Jawabannya bukan soal nasib.
Jawabannya adalah kecerdasan sosial.
Apa itu kecerdasan sosial
dan kenapa ini beda dari IQ:
Konsep ini pertama kali dicetuskan oleh Edward Thorndike di tahun 1920-an.
Dia bilang ada kecerdasan yang sama sekali tidak diukur oleh tes IQ yaitu kemampuan untuk memahami orang lain dan mengelola hubungan sosial secara efektif.
IQ mengukur seberapa cepat otak lo memproses logika, angka, dan pola abstrak. Kecerdasan sosial mengukur seberapa baik lo bisa membaca situasi, memahami emosi orang lain, dan merespons dengan cara yang membuat orang merasa didengar dan dihargai.
Dan yang mengejutkan banyak orang: dua hal ini tidak selalu berjalan beriringan.
Orang yang jago matematika belum tentu jago baca emosi. Orang yang hafal ribuan fakta belum tentu tahu kapan harus diam.
Data yang perlu lo tahu dan ini yang bikin konsep ini tidak sekadar teori motivasi:
Ada penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Social Intelligence and Student Academic Performance at Post Graduate Level yang menemukan korelasi menarik:
mahasiswa dengan IPK 3,6 ke atas rata-rata memiliki skor kecerdasan sosial yang jauh lebih tinggi dibanding yang IPK-nya lebih rendah.
Bukan berarti orang pintar otomatis asik.
Tapi ada pola yang konsisten:
orang yang bisa mengelola hubungan sosialnya dengan baik cenderung perform lebih baik bahkan di lingkungan akademik yang sangat kompetitif sekalipun.
Dan lebih jauh dari itu riset tentang kecerdasan sosial menunjukkan bahwa orang dengan social intelligence yang tinggi cenderung lebih sehat, lebih bahagia, dan hidup lebih lama.
Bukan karena kebetulan. Tapi karena mereka tidak punya musuh yang menguras energi, tidak terjebak dalam konflik yang tidak perlu, dan punya jaringan dukungan yang kuat di saat mereka membutuhkan.
Kenapa orang pintar sering gagal secara sosial dan ini yang paling relate:
Daniel Goleman yang terkenal dengan konsep kecerdasan emosional mengatakan bahwa fondasi utama kecerdasan sosial adalah kemampuan membaca emosi orang secara real time.
Dan masalahnya: orang pintar sering terjebak dalam satu mode mendengar untuk menjawab, bukan mendengar untuk mengerti.
Lo kenal tipe orang ini. Waktu lo ngomong dia sudah menyusun argumen balasannya sebelum kalimat lo selesai.
Waktu ada perdebatan tujuannya menang, bukan memahami. Waktu ada orang baru di ruangan dia fokus keliatan keren, bukan genuinely curious tentang orang itu.
Dan hasilnya? Tanpa sadar dia nyebelin. Bukan karena dia jahat.
Tapi karena social skill-nya tidak berkembang seiring kemampuan kognitifnya.
Lima cara konkret untuk meningkatkan kecerdasan sosial:
Pertama — latih kepekaan sosial yang sesungguhnya. Waktu lo ngobrol sama orang, stop fokus ke apa yang mau lo jawab. Fokus ke nada suaranya, ekspresi wajahnya, timing dia ngomong.
Ada perbedaan besar antara mendengar kata-kata dan benar-benar menangkap apa yang seseorang rasakan.
Kedua — stop pengen kelihatan pintar. Ini yang paling sulit untuk orang-orang dengan kecerdasan tinggi. Ubah tujuan percakapan: bukan bagaimana gue kelihatan keren, tapi apa yang sebenarnya orang ini rasakan dan pikirkan.
Riset MIT tentang collective intelligence menunjukkan bahwa kelompok yang paling efektif bukan yang punya anggota paling pintar tapi yang anggotanya paling bisa saling memahami satu sama lain.
Ketiga — bangun emotional mirroring. Otak manusia punya mirror neurons sistem saraf yang secara harfiah memungkinkan kita menularkan emosi satu sama lain. Kalau lo masuk ke situasi sosial dengan energi yang tepat orang di sekitar lo akan merasakannya.
Sebaliknya juga berlaku. Belajar untuk genuinely merasakan apa yang orang lain rasakan bukan berpura-pura, tapi benar-benar masuk ke kondisi emosional mereka.
Keempat — perbanyak exposure sosial yang beragam. Jangan hanya nongkrong dengan circle yang sama terus. Social Intelligence Hypothesis menyatakan bahwa semakin kompleks interaksi sosial yang lo hadapi semakin terasah social brain lo. Ngobrol sama orang dengan background yang berbeda, masuk ke situasi yang sedikit awkward, keluar dari comfort zone sosial lo.
Kelima — bangun feedback loop yang jujur. Untuk tahu apakah lo asik atau tidak lo tidak bisa mengandalkan penilaian lo sendiri. Itu adalah bias terbesar.
Cari satu atau dua orang yang lo percaya untuk memberi feedback jujur tentang bagaimana lo di lingkungan sosial. Dan yang paling penting: jangan baper kalau feedbacknya tidak enak didengar. Itu bukan serangan personal. Itu kompas yang lo butuhkan.
Tanda-tanda kecerdasan sosial yang rendah checklist yang perlu lo tahu:
Lo selalu jadi yang paling banyak ngomong di setiap pertemuan tanpa sadar. Ada satu grup — entah grup kelas, grup kantor, grup apapun yang tidak ada lo di dalamnya.
Orang sering tidak merespons dengan antusias waktu lo ngomong tapi lo tidak tahu kenapa. Lo sering merasa salah dipahami padahal lo sudah menjelaskan dengan sangat logis. Lo lebih fokus memenangkan argumen daripada memahami posisi lawan bicara.
Satu saja dari tanda-tanda itu sudah cukup untuk dijadikan bahan refleksi.
Dan ini yang paling penting dari seluruh pembahasan ini:
Kecerdasan sosial bukan bakat lahir yang lo punya atau tidak punya. Ini adalah skill yang bisa dilatih. Sama seperti otot semakin sering lo melatihnya dengan cara yang benar, semakin kuat.
Dan dalam dunia nyata di tempat kerja, di bisnis, dalam hubungan yang menentukan seberapa jauh lo bisa pergi bukan seberapa tinggi IQ lo.
Tapi seberapa banyak orang yang genuinely mau membantu lo karena mereka merasa dihargai dan dimengerti ketika bersama lo.
Orang yang ditolong bukan orang yang paling pintar di ruangan. Orang yang ditolong adalah orang yang paling asik untuk diajak kerja sama.
Guys, lu pada tahu Bluebird kan?
Taksi biru yang sering ada di bandara, di mal, yang sering bokap nyokap kita pakai dulu sebelum era Gojek dan Grab meledak.
Nah, gue mau cerita sesuatu yang bikin gue kaget waktu pertama kali dengar ini.
Bluebird harusnya sudah bangkrut dari 5 tahun lalu.
Tapi kenyataannya?
Mereka baru saja cetak rekor pendapatan tertinggi sepanjang sejarah mereka Rp5,7 triliun di 2025. Profit 600-an miliar.
Gimana bisa?
Dulu waktu Gojek dan Grab masuk semua orang pikir Bluebird tamat.
Dan wajar.
Karena yang terjadi di seluruh dunia pola yang sama.
Startup masuk dengan satu strategi sederhana tapi mematikan: bakar duit, kasih harga murah, curi customer sebanyak mungkin.
Tujuannya bukan cuma dapetin customer.
Tujuannya membunuh kompetitor lama yang asetnya berat bayar gaji driver, maintain armada, sewa kantor sampai mereka kehabisan nafas duluan.
Habis tidak ada yang bisa melawan baru harga dinaikkan pelan-pelan.
Ini yang terjadi sama Yellow Cab di Amerika.
Bangkrut.
Terjadi sama banyak perusahaan taksi di Eropa. Bangkrut.
Di Indonesia banyak perusahaan taksi lokal yang tidak bisa bertahan.
Tapi Bluebird masih ada.
Dan malah makin besar.
Keputusan pertama yang kelihatannya bodoh tapi ternyata genius:
Ketika semua kompetitor panik turunkan harga Bluebird tidak ikut perang harga.
Mereka tetap 20-30% lebih mahal dari taksi online. Tidak ada diskon gede-gedean.
Tidak ada promo bakar duit.
Yang mereka lakukan malah kolaborasi armadanya bisa dipesan lewat Gojek.
Bikin aplikasi sendiri.
Dan tetap jaga standar.
Waktu itu banyak yang bilang ini keputusan bodoh. Kelihatannya mereka ngalah.
Tapi ternyata tidak.
Lalu COVID datang dan ini harusnya jadi pembunuh terakhirnya:
Pendapatan turun dari Rp4 triliun ke Rp2 triliun dalam satu tahun.
Rugi hampir Rp200 miliar.
Jalanan sepi.
Orang tidak kemana-mana.
Tapi gaji driver tetap jalan. Armada tetap harus dimaintenance.
Di titik ini logikanya perusahaan tutup.
Tapi dua hal yang selamatkan mereka:
Pertama — karena tidak ikut perang harga, mereka tidak punya utang besar hasil bakar duit.
Kondisi keuangan mereka jauh lebih sehat dari perusahaan yang ikut perang.
Kedua — sesuatu yang tidak ada yang prediksi sebelumnya: Tech Winter.
Tiba-tiba investor startup mulai tarik duit.
Startup yang selama ini bakar duit kehabisan bahan bakar.
Dan begitu mereka tidak bisa subsidi harga lagi harga naik.
Kualitas mulai tidak terjaga.
Driver mulai sembarangan.
Mobil mulai tidak terurus.
Dan customer yang selama ini pindah ke taksi online mulai sadar ada tradeoff yang mereka bayar.
Dan inilah momen Bluebird masuk dan pukul balik:
Selama kompetitor sibuk perang harga dan akhirnya longgarkan standar Bluebird justru perketat SOP lebih ketat dari sebelumnya.
Driver tetap rapi.
Mobil tetap bersih.
Tidak ada rokok.
Tidak ada sembarangan.
Mereka sasar market yang tidak mau kompromi soal kenyamanan.
Dan market itu ternyata besar dan loyal.
Hasilnya: okupansi armada balik ke 79-81%.
Tanpa bakar duit.
Tanpa diskon gila-gilaan.
Tapi ini bukan yang bikin revenue mereka meledak sampai Rp5,7 triliun.
Yang paling mengejutkan:
Bluebird sekarang bukan perusahaan taksi.
Bisnis terbesar mereka sekarang justru bukan taksi biasa.
Golden Bird — sewa Alphard dan Denza lengkap dengan sopir untuk perusahaan korporat.
Big Bird — sewa bus untuk acara atau rombongan.
City Trans — perjalanan antar kota.
Bluebird Kirim — logistik pengiriman barang.
Bisnis-bisnis ini sekarang menyumbang hampir Rp2 triliun 30% dari total pendapatan.
Kenapa bisnis korporat ini jauh lebih menguntungkan dari taksi biasa:
Kalau taksi kalau tidak ada penumpang ya mobil muter-muter bakar bensin. Rugi.
Kalau bisnis korporat tinggal tunggu telepon dari perusahaan klien, baru deploy mobil.
Tidak ada pemborosan.
Dan yang lebih penting: kontrak jangka panjang. Eksekutif perusahaan bolak-balik kantor setiap hari. Pendapatan bisa diprediksi. Tidak ada bulan sepi, tidak ada bulan ramai yang tidak terduga.
Dan satu fakta soal bisnis B2B yang sering dilupakan: banyak perusahaan lebih memilih bayar lebih mahal ke vendor yang sudah dipercaya daripada coba-coba yang lebih murah. Trust tidak bisa dibeli dengan promo diskon.
Ancaman yang masih ada Sun SM dari Vietnam:
Taksi listrik Vietnam ini masuk dengan harga murah dan sering promo.
Tapi ada hal menarik: Sun SM satu grup dengan brand mobil VinFast.
Kemungkinan besar tujuan utama mereka bukan membunuh Bluebird tapi mempromosikan VinFast agar orang Indonesia familiar dengan brand-nya. Mereka rela bakar duit untuk itu.
Kalau Bluebird tidak salah kelola obsesi mereka pada kualitas plus kontrak panjang dengan perusahaan-perusahaan besar itu tidak mudah direbut hanya dengan harga lebih murah.
Tiga pelajaran yang bisa diambil:
Satu — perang harga itu jebakan.
Kalau modal tidak sepanjang kompetitor ikut perang harga artinya bunuh diri.
Cari medan pertarungan yang berbeda.
Dua — revenue tidak ada artinya tanpa profit.
10 customer dengan profit besar lebih baik dari 100 customer dengan profit tipis.
Dan yang lebih penting dari profit: cash flow.
Perputaran uang yang sehat yang bikin bisnis bisa napas panjang.
Tiga — jangan bergantung pada satu produk.
Bisnis yang monolit rentan.
Yang survive jangka panjang selalu yang punya beberapa lini bisnis yang saling menopang.
Bluebird tidak menang karena lebih besar dari startup. Mereka menang karena tidak mau main di medan yang dibuat startup untuk membunuh mereka.
Ketika semua orang perang harga mereka jaga kualitas.
Ketika core business mereka diserang mereka bangun lini bisnis baru yang tidak bisa diserang dengan cara yang sama.
Dan itu yang bikin perusahaan setengah abad ini justru cetak rekor di tengah industri yang sudah membunuh hampir semua perusahaan sejenis di seluruh dunia.
Guys, ini gilaa sihh
Suster Natalia.
Perempuan yang tidak menikah.
Tidak punya harta pribadi.
Mengabdikan seluruh hidupnya untuk gereja dan umatnya di Labuhanbatu, Sumatera Utara.
Dan sekarang dia harus menanggung beban Rp28 miliar yang raib bukan uangnya sendiri
tapi uang 1.900 jiwa umat yang dia jaga amanahnya.
bahkan dia bilang
ke teman dia yang suster juga
dia akan masuk penjara.
dia cerita
Setiap kali ketemu umat yang sederhana itu,
saya selalu katakan:
mari, masa depan anak-anakmu melalui menabung.
Tapi sekarang masa depan mereka itu hancur di tangan saya.
Kronologi yang perlu semua orang pahami:
Credit Union Paroki Aek Nabara koperasi simpan pinjam di bawah naungan gereja sudah berjalan 45 tahun tanpa masalah.
Umat menabung perak demi perak.
Untuk sekolah anak.
Untuk biaya sakit.
Untuk masa depan.
Total yang terkumpul dan ditempatkan di deposito: Rp28 miliar lebih dari 1.900 anggota.
Di 2019 Andi Hakim Febriansyah
Kepala Kas BNI Unit Aek Nabara
mendatangi pengurus CU.
Menawarkan produk bernama BNI Deposito Investment
dengan bunga 8% per tahun.
Lebih tinggi dari deposito biasa.
Pengurus percaya.
Karena siapa yang tidak percaya kepada kepala kas bank negara yang datang dengan seragam resmi, ID card BNI, dan pick-up service resmi yang sudah berjalan sejak 2015?
Tujuh tahun berjalan.
Bunga masuk rutin setiap bulan.
Tidak ada masalah.
Sampai Desember 2025 dan semuanya mulai runtuh:
CU mengajukan pencairan Rp10 miliar untuk pinjaman ke anggota.
Bertahap minta Rp2 miliar dulu.
Januari 2026 tidak cair.
Februari 2026 tidak cair.
5 Februari Suster Natalia panggil Andi.
Andi bilang besok.
Besok tidak cair.
Andi minta semua bilyet deposito untuk pembaruan. Suster menyerahkan semuanya karena percaya.
Sore hari Andi sudah di jalan ke Medan katanya cuti.
Lalu 23 Februari bukan Andi yang datang.
Tapi kepala kas baru.
Dengan kalimat yang mengubah segalanya:
Per hari ini saudara Andi Hakim Febriansyah bukan pegawai BNI lagi.
Dan produk yang ditawarkan itu bukan produk BNI.
Suster Natalia pingsan lima menit.
Yang lebih ngeri dari hilangnya uang itu:
Bilyet deposito yang dipegang Andi dibakar. Sengaja. Supaya tidak ada barang bukti.
Tapi Andi salah hitung.
Satu bilyet tersimpan di tangan pastor lain yang kebetulan tidak ada di tempat saat pengambilan.
Satu bilyet itu yang menjadi bukti bahwa semua ini nyata.
Andi sudah menyiapkan skenario dari jauh hari. Tanggal 23 Februari itu hari yang sama dia ambil semua bilyet dia sudah mengajukan pengunduran diri. Dan dua hari kemudian dia terbang ke luar negeri bersama istrinya lewat Bali ke Australia, lalu ke New Zealand.
Sambil cuti dia masih angkat telepon Suster Natalia. Masih bilang "aman, Suster."
Masih janjikan pencairan.
Setelah red notice diterbitkan oleh Interpol dan Australian Federal Police Andi kembali ke Indonesia 30 Maret 2026 dan ditangkap di Kualanamu.
Di dalam pemeriksaan dia mengakui semua perbuatannya.
Uangnya?
Dipakai untuk sport center, kafe, mini zoo, tanah, dan berbagai aset yang kini sedang dilacak dalam proses TPPU.
Dan sekarang masuk ke bagian yang paling mengkhawatirkan:
BNI melakukan verifikasi internal sendiri.
Tanpa transparansi.
Tanpa melibatkan korban dalam proses.
Hasilnya: BNI bersedia mengganti Rp7 miliar.
Dari Rp28 miliar lebih.
Dan pada 26 Maret 2026 tanpa persetujuan CU-PAN BNI mentransfer Rp7 miliar itu ke rekening korban secara sepihak.
Seolah dengan mentransfer itu kasus selesai.
Kuasa hukum CU-PAN dari Gani Djemat & Partners menolak keras.
Karena:
Berdasarkan prinsip Vicarious Liability perusahaan bertanggung jawab atas tindakan pegawai yang dilakukan dalam kapasitas jabatannya.
Andi beroperasi dengan ID card BNI, jabatan BNI, fasilitas pick-up service BNI, dan atas nama BNI selama tujuh tahun.
Ini bukan tindakan pribadi yang kebetulan dilakukan oleh orang yang bekerja di BNI. Ini tindakan yang bisa terjadi karena dia adalah BNI di mata korban.
POJK Nomor 22 Tahun 2023 Pasal 10 ayat 1 juga menegaskan: pelaku usaha jasa keuangan wajib bertanggung jawab atas kerugian konsumen akibat kesalahan pegawainya.
Tidak ada klausul kecuali kalau pegawainya nakal.
Dan respons BNI yang paling menyakitkan menurut korban:
Enam kali mediasi.
Satu kali aksi damai.
Sepanjang itu tidak satu pun pejabat BNI dari kantor cabang atau wilayah yang mengucapkan kata "maaf" atau kami prihatin kepada korban.
Yang datang dari pihak BNI hanya satu permintaan berulang: Berikan kami bukti pendukung.
Padahal semua data transaksi ada di sistem BNI sendiri.
Semua perpindahan uang dari kas lancar ke rekening Andi tercatat di rekening koran BNI.
Bukan di tangan korban.
Baru Wakil Menteri BUMN yang mengundang korban dan itulah pertama kalinya ada pejabat yang mengucapkan kata permohonan maaf dan rasa prihatin.
Satu hal yang tidak bisa diabaikan:
Suster Natalia sekarang punya utang pribadi ke beberapa orang.
Karena ada anggota CU yang butuh uang untuk berobat yang tidak bisa dia biarkan meninggal di rumah sakit sementara dana CU tidak bisa diakses.
Dia yang tidak punya harta pribadi meminjam uang untuk membayar tagihan rumah sakit umatnya.
"Saya tidak bisa biarkan umat meninggal di rumah sakit, Pak."
BNI adalah bank BUMN.
Bank milik negara.
Diawasi oleh OJK.
Dijamin kepercayaannya oleh nama negara Indonesia.
Dan di bawah namanya selama tujuh tahun seorang kepala kas menjalankan skema penipuan yang menyedot uang 1.900 jiwa umat gereja yang menabung perak demi perak untuk masa depan anak-anak mereka.
BNI tidak bisa menyebut ini hanya masalah oknum lalu cuci tangan dengan transfer Rp7 miliar yang tidak transparan prosesnya.
Karena korban bukan menyimpan uang kepada Andi Hakim.
Korban menyimpan uang kepada BNI.
Dan BNI harus mengembalikannya penuh tanpa pengecualian.
Kalau tidak ini bukan hanya kasus kriminal biasa.
Ini adalah konfirmasi bahwa di negeri ini orang miskin yang menabung untuk masa depan anaknya bisa kehilangan segalanya karena sistem yang seharusnya melindungi mereka justru membiarkan hal ini terjadi selama tujuh tahun.
Pagi ini gue nonton Podcast Rizky Arief (Founder HMNS) dengan Raditya Dika.
Ekspektasi awal gue mau cari ilmu sekalian nyetir mobil, ternyata insight yang gue dapetin tumpah-tumpah banget.
Ini gue bahas 3 poin utama yang gue pelajari ya!
𝟭. 𝗕𝗲𝗿𝗮𝗻𝗶 𝗻𝗼𝗹𝗮𝗸 𝘁𝗮𝘄𝗮𝗿𝗮𝗻 𝗱𝗶 𝗽𝗲𝗿𝘂𝘀𝗮𝗵𝗮𝗮𝗻 𝘁𝗮𝗺𝗯𝗮𝗻𝗴 𝗱𝗲𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗴𝗮𝗷𝗶 𝟮 𝗱𝗶𝗴𝗶𝘁, 𝗽𝗮𝗱𝗮𝗵𝗮𝗹 𝗹𝘂𝗹𝘂𝘀𝗮𝗻 𝗚𝗲𝗼𝗹𝗼𝗴𝗶 𝗜𝗧𝗕. 𝗘𝗵 𝗺𝗮𝗹𝗮𝗵 𝗺𝗶𝗹𝗶𝗵 𝗸𝗲𝗿𝗷𝗮𝗮𝗻 𝗴𝗮𝗷𝗶 𝟯𝟱𝟬 𝗿𝗶𝗯𝘂, 𝗸𝗮𝗿𝗲𝗻𝗮 𝗽𝗮𝘀𝘀𝗶𝗼𝗻.
Ini kaya gue jadi dokter, terus gue gak mau kerja jadi dokter, karena passion gue bukan itu. Keren banget sih!
𝟮. 𝗕𝗮𝗿𝘂 𝘀𝗲𝘁𝗮𝘂𝗻 𝗸𝗲𝗿𝗷𝗮 𝘂𝗱𝗮𝗵 𝗷𝗮𝗱𝗶 𝗖𝗘𝗢 𝘀𝗶𝘀𝘁𝗲𝗿 𝗰𝗼𝗺𝗽𝗮𝗻𝘆 𝗸𝗮𝗿𝗲𝗻𝗮 𝗽𝗲𝗿𝗳𝗼𝗿𝗺𝗮𝗻𝘆𝗮 𝗯𝗮𝗴𝘂𝘀.
Ini juga jalur karir yang gak konvensional sih. Baru juga setaun langsung CEO tuh gimana ceritanya. Fast-track banget, tapi pasti nunjukin performanya gak main-main.
𝟯. 𝗝𝗲𝗹𝗶 𝗺𝗲𝗹𝗶𝗵𝗮𝘁 𝗽𝗮𝘀𝗮𝗿 𝗽𝗮𝗿𝗳𝘂𝗺 𝗱𝗶 𝗜𝗻𝗱𝗼𝗻𝗲𝘀𝗶𝗮 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝘀𝗮𝗮𝘁 𝗶𝘁𝘂 𝗺𝗮𝘀𝗶𝗵 𝗱𝗶𝗸𝗶𝘁 𝗽𝗲𝗺𝗮𝗶𝗻𝗻𝘆𝗮, 𝘀𝗲𝗵𝗶𝗻𝗴𝗴𝗮 𝗹𝗮𝗵𝗶𝗿 𝗛𝗠𝗡𝗦.
Nah masalahnya, ini orang cabut dari sister company karena gak dapet share 15%, setelah omset naik sekitar 100 kali lipat. Berani banget sih. Terus dia bikin perusahaan konsultan dulu, terus gak puas karena nasihatnya gak dilakuin dengan benar oleh perusahaan lain.
Akhirnya dia bikin perusahaan sendiri yaitu HMNS, buat ngasih contoh marketing yang baik itu gimana.
Dahlah, gue gak bisa berkata-kata nontonnya. Banyak banget belajar gue nonton podcast ini.
Nasihat senior loe itu emang tamparan realita yang kenceng banget soal pentingnya positioning di kehidupan. Kalau kaki loe nginjak dua perahu yang beda arah, ujung-ujungnya lu bakal kecemplung dan sistem yang bakal ngegiling loe.
Tapi Stel, kesadaran loe soal "belum punya privilege" dan milih nerima realita 9-to-5 itu justru bentuk kedewasaan mental tingkat tinggi. Kerja kantoran sekarang itu sama sekali bukan sebuah kekalahan. Anggap aja ini fase Capital Accumulation (fase ngumpulin modal) dan ngebangun safety net.
Jadikan gaji bulanan loe sekarang sebagai angel investor buat nyokong peluru loe nanti—entah itu buat modal pelan-pelan bangun bisnis sendiri, mulai dagang, atau sekadar ngejar idealisme murni. Kalau pondasi cashflow loe udah tebel dan stabil dari hasil kerja sekarang, suatu saat loe pasti bisa "beli" kemerdekaan buat milih jalan hati tanpa takut nyusahin orang terdekat loe. Hold the line, kumpulin pelurunya dulu! 💼📈⚓
🚨 KRISIS ENERGI SEDANG BERLANGSUNG! 🚨
Selama 3 hari terakhir, pasar melihat skenario terburuk mulai terjadi.
GANGGUAN UTAMA:
• Lalu lintas Selat Hormuz turun 94% (jalur 20% pasokan minyak dunia).
• LNG Qatar berhenti → 20% pasokan gas global terdampak.
• Kilang terbesar Saudi (Ras Tanura) berhenti.
• Terminal/kilang Fujairah (UEA) disuspensi.
• Ekspor minyak Kurdistan Irak (200 ribu barel/hari) dihentikan.
• Perusahaan pelayaran besar hentikan booking ke pelabuhan Teluk.
• Iran larang ekspor pangan.
• Harga gas Eropa naik 93% sejak Jumat.
KENAPA HARGA BELUM MELONJAK LEBIH TINGGI?
Pasar berharap krisis cepat selesai.
• AS punya kapasitas shale oil besar.
• China simpan >1 miliar barel cadangan.
• Saudi & UEA punya pipa alternatif di luar Hormuz.
Namun, jika Hormuz tertutup >25 hari, produksi Timur Tengah bisa terhenti (menurut JPMorgan).
KRISI GAS LEBIH PARAH
• Gas hampir tak punya cadangan buffer.
• Stok Eropa rendah.
• Hampir tak ada kapasitas LNG cadangan global.
Jika berlanjut, bisa terjadi perang harga Asia vs Eropa seperti 2022.
NEGARA PALING TERDAMPAK:
• 🇵🇰 Pakistan: 99% LNG dari Qatar.
• 🇮🇳 India: 50% dari Qatar.
• 🇪🇺 Eropa: Stok rendah, sangat rentan.
• 🇨🇳 China: 30% dari Qatar (masih punya opsi gas Rusia & batu bara).
SIAPA YANG DIUNTUNGKAN?
• 🇷🇺 Rusia: Harga minyak naik.
• 🇺🇸 AS: Eksportir bersih, relatif lebih aman.
RESIKO INFLASI
Harga bensin AS sudah tertinggi dalam 3 bulan.
Jika berlanjut, bisa ada pelepasan cadangan strategis.
KESIMPULAN
Situasi ini berpotensi jadi gangguan pasokan minyak terbesar dalam sejarah.
Pasar berharap konflik cepat selesai.
Semakin lama berlanjut, semakin besar risiko krisis energi global.
📰: @business, @DeItaone, @Tasnimnews_EN via @MarioNawfal
Terkait talent scouter berinisial S, setelah kejadian, saya sempat chat S (talent scouter yang sama yang dimaksud korban dibawah) dan berbagi pengalaman saya, saya diminta S untuk telepon saja. Pada saat di telepon saya berbagi pengalaman saya yang dilecehkan oleh M.
Another 3 Victims have reached out to me. Ini cerita dari salah satu korban yang mau berbagi cerita. She’s 17 Years Old. My heart broke even more knowing I’m not the only one.
TW SH/SA
Bulan Mei 2025, saya dapet job sebagai Talent untuk photoshoot/videoshoot untuk salah satu brand lokal terkenal dengan owner inisial M.
Pada saat photoshoot tidak ada hal yang aneh dan semua berjalan lancar.
dulu masih bocil nonton tsubasa di TV 7 ceritanya simpel bgt rasanya.
apalagi liat hyuga yg diinget cuma sosok lawan yg super kuat antagonis yg tendangannya kelewat kenceng.
pas nonton lagi di usia sekarang..... ternyata belio sandwich gen, sekolah sambil kerja serabutan, dan masih sempet dribbling2 bola, kelar kerja masih harus jaga adek2nya.
sedangkan tsubasa bocil privilage anak tunggal kaya raya bapak pelaut yg jarang pulang. punya bakat dari lahir dan ful di fasilitasi orang tua.
kalau sudut pandang dibalik, main characternya hyuga, kita ikutin perjalanannya dr awal, setelah semua yg dia perjuangkan eh kalah di final sama bocil privilage,
sedih bgt cuy 😂
@bardanslm pernah makan soto di Jogja
kata penjualnya
punya anak 3
satu di polres
satu di kodim
satu lagi di kejaksanaan
aku bilang wah hebat ya pak anak anaknya jadi orang semua
ah ngga juga kok
wong mereka jualan soto juga seperti saya
Fyi aja, populasi dunia ada 8,3 miliar manusia dengan perjuangan yg beda2. Banyak yg terlalu sibuk bertahan hidup sampe ga sempet ngikutin isu2 terkini. Kalo semisal ketemu org yg ga tahu apa2, cukup beri tahu aja, ga perlu ngehujat. Edukasi itu merangkul, bukan memukul.