Men to men.
Kita harus sepakat kalau perempuan manusia terkuat di dunia 🤝
Kenapa?
Karena banyak hal yang mereka jalani… kita bahkan belum tentu sanggup:
- Nyeri haid tiap bulan
- Hamil 9 bulan
- Melahirkan, dengan risiko nyawa
- Menyusui (kurang tidur, puting lecet itu real)
- Menghadapi baby blues / postpartum depression
- Mikirin tumbuh kembang anak tiap hari
- Menjaga rumah tetap jadi tempat paling aman
Dan seringnya… semua itu dijalani sambil tetap kerja, bantu ekonomi keluarga. 🥹
Kita ? Kadang cuma diminta “lebih peka” aja masih susah.
Jadi kalau hari ini masih ada perempuan yang bertahan di hidup kita: ibu, istri, pasangan.
jangan cuma disayang, dihargai, didengar, dibantu.
Karena mereka kuat, bukan berarti harus selalu dipaksa kuat.
Ada yang mau nambahin?
Keren banget intel warga.
Ternyata kejadian tabrakan antara KRL arah Jakarta dan taksi tuh estimasinya sekitar jam 20.46 - 20.47.
Sedangkan kejadian tabrakan antara KJJ dan KRL sekitar 20.52.
Posisi KRL arah Cikarang masih distasiun, gabisa gerak karena insiden taksi didepannya.
Posisi KJJ pukul 20.45.50 - 20.46.10 ngelewatin stasiun Cakung, KJJ ngelewatin stasiun Kranji pukul 20.49.10 - 20.49.30.
Jadi disaat waktu kejadian tabrakan taksi terjadi, posisi KJJ ada diantara stasiun Cakung dan Kranji. Setelah gue hitung, disaat bersamaan terjadi tabrakan taksi, KJJ posisinya udah 0.75KM (20.46) atau 1.5KM (20.47) diluar stasiun Cakung.
Total jarak antara KJJ ke stasiun Bekasi Timur ada 5.5KM. Tiap 1 KM ada blok sinyal.
Total 5 blok sinyal. Tapi yang efektif cuma 3 blok sinyal terutama di stasiun Kranji karena kereta butuh jarak 1 KM kurang lebih buat ngerem aman.
Jarak antara tiap blok sinyal cuma satu menit. Overall KAI cuma dikasih 3 menit yang efisien sejak detik pertama tabrakan taksi buat ngabarin KJJ.
When it’s A RACE AGAINST TIME. Human often lot.
Baca ini bikin gue ngeri banget sama yang namanya WAKTU, in a matter of minutes, dari menit ke 47 ke menit 52, 14 nyawa bertaruh 😭 YAALLAH
nemu kata kata yang nenangin banget;
“Apa yang tidak sampai ke telingamu, itulah cara Allah menjagamu.
Apa yang sampai lewat mulut orang lain, itu cara Allah mengujimu.
Dan apa yang sampai langsung dari pelakunya itulah cara Allah beri kesempatan agar hatimu belajar sabar dan memaafkan.”
Kadang kita terlalu sibuk mempertanyakan takdir, sampai lupa… bahwa Allah tidak pernah keliru dalam menetapkan.
Apapun yang terjadi semuanya sudah diukur dengan sangat tepat.
Bahkan luka yang terasa paling dalam, tetap bagian dari cara Allah menjaga kita.🖤
Ada tulisan cantik banget, kira-kira begini isinya:
“semoga kamu selalu dipertemukan dengan seseorang yang dapat berbicara bahasa mu, sehingga kamu tidak perlu menghabiskan waktu seumur hidup untuk menerjemahkan jiwamu..”