Rektor UNY bilang "siap terima SPPG" di kampus.
Mahasiswa langsung demo. Spanduknya berbunyi:
"Kampus tempat memasak pikiran, bukan tempat memasak MBG."
Respons Wakil Rektor?
"Kotor. Mengotori lantai, mengotori pandangan."
Sementara itu di Cilacap , 100 titik SPPG resmi terdaftar di sistem BGN. Setelah dicek tim investigasi:tidak ada bangunannya.
Lokasinya: sawah. Hutan. Kuburan.
Sekarang sedang didalami Kejagung.
Jadi yang beneran kotor itu , spanduk mahasiswanya, atau sistemnya?
tulisan sang profesor di jurnal internasional bereputasi.
hanya ada 3 artikel yang terindeks di scopus (dan hanya 1 sebagai penulis pertama dan itupun jurnal yang menerbitkan dari lembaga sendiri).
bahwa tagline "yang penting jadi profesor" itu nyata, tak perlu memantaskan diri yang penting bisa membuka keran-keran sumber cuan.
FYI. ketika jadi profesor, dosen akan mendapatkan tunjangan tambahan (tunjangan kehormatan profesor), hak akademik yang lebih (diundang jadi penguji eksternal ujian terbuka doktor), dan masih banyak potensi uang yang masuk dari berbagai sumber lainnya.
@fendri_p Jadi apa aja boleh asal jangan voter 02 ✅
Jadi apa aja boleh asal jangan polisi ✅
Jadi apa aja boleh asal jangan TNI ✅
Jadi apa aja boleh asal jangan SPPG ✅
Jadi apa aja boleh asal jangan boti ❌❌😡😡
Standar ganda final boss
@kemgelapan Kampus jelek, dosen e feodal dan goblok goblok. Pejabat e penyepong rezim. Kalo ngga ketolong label kampus negri ini kampus udah sepi peminat.
“Saya tau siapa yang bayar bayar demo itu. Gue tau itu”
Jangankan bapak, kita semua juga udah tau kok. Kan kemarin udah dibongkar sama mahasiswanya sendiri siapa yang bayar mereka 🤭