@jusdalle@unmagnetism Kebetulan ini daerahnya deket sama rumah saya, konsepnya full arena hiburan dan permainan anak. Mereka pada bawa makanan sendiri dari rumah gada larangan. Kayanya emang di tujukan ke kelas menengah ke bawah supaya gampang buat masuk wahana tempat liburan
@Diaryanonim87 Pelajaran, langganan wifi ni kek diperas aja. Mending abangnya beli kartu, isi paket data, masukin ke modem wifi (300rb an merk a*van ada). Selamat ber wifi ria dengan tagihan yg bisa kita atur sendiri
🚨🎥 | Sebuah bengkel mobil lokal di Brasil menolak menerima pembayaran setelah memperbaiki mobil Matheus Cunha.
Sebagai bentuk rasa terima kasih, Cunha membalas kebaikan itu dengan membuat video promosi untuk bengkel tersebut.
Masih ada pemain lain yang sering melakukan hal seperti ini? 👀
Prompt:
Transform the referenced image into a premium cinematic Japanese anime frame while strictly preserving the original composition, pose, camera angle, character placement, framing, perspective, environment, and overall scene layout exactly as shown in the reference. Do not redesign or alter the story of the scene. Instead, reinterpret it as a beautifully hand-drawn frame from a high-budget modern anime film.
The characters should feature refined anime proportions, expressive eyes, elegant linework, realistic anatomy, naturally flowing hair, detailed clothing folds, and subtle facial expressions while remaining faithful to their original poses and interactions. Apply clean line art, rich anime shading, soft gradients, painted highlights, ambient shadows, subtle rim lighting, natural depth, and balanced cinematic color grading.
Add gentle environmental movement such as lightly flowing hair and clothing, floating dust particles, drifting leaves, soft atmospheric haze, and delicate light rays. Preserve the original architecture, landscape, objects, and lighting direction while transforming every element into a polished hand-painted anime style with detailed painterly backgrounds and rich textures.
The final image should feel like an official still from a world-class Japanese animated feature: elegant, immersive, emotionally cinematic, and visually stunning, with no combat atmosphere, violence, explosions, speed lines, destruction, or exaggerated action effects.
Pemain sampah kaya gini kok bisa kaga disanksi berat dari dulu ya?
Piala Dunia 2022 juga ni orang yang nendang bola ke bench Belanda tapi gak dikartu kuning kedua sama wasit. Tarkam ajg ni orang.
@idextratime Laga FINAL
Spanyol Vs Argentina
Fans Barca girang semua 🤪🤪🤪
Spanyol aja udah masuk FINAL berasa udah puas jirt, apa lagi perjalanan mereka mengalahkan Portugal dan Prancis yg identik dgn fans Madrid 🤣🤣
Kalo lo pernah/lagi ngalamin dihadang matel di jalan:
a. Lo PUNYA hak nolak nyerahin kendaraan tanpa putusan pengadilan (basisnya Putusan MK 18/PUU-XVII/2019)
b. Dokumentasiin: rekam, catat plat & identitas
c. Lapor polisi , Kapolsek di kasus Depok bilang sendiri: "Jangan takut atau ragu"
Kalo cicilan macet: itu ranah PERDATA, selesai di pengadilan. Titik.
Begitu ada penghadangan paksa di jalan, perampasan kunci, ancaman fisik: itu udah lompat ke ranah PIDANA. Titik juga.
Dua ranah ini nggak boleh dicampur buat ngebenerin kekerasan dari sisi manapun , baik dari matel, maupun dari yang main keroyok kayak di Kalibata.
Depok, Agustus 2025: 4 matel nyegat motor orang, gasak paksa tanpa surat resmi, TANPA SEPENGETAHUAN PIHAK LEASING SENDIRI, terus disimpen di "gudang" pribadi mereka.
Kapolseknya bilang lugas: "Ini jelas pidana."
Pasal 368 KUHP soal pemerasan, ancaman di atas 7 tahun.
POJK Nomor 35 Tahun 2018 juga jelas: leasing BOLEH pake pihak ketiga buat nagih.
Tapi syaratnya empat: berbadan hukum, bersertifikat, bawa identitas resmi, dan DILARANG KERAS pake kekerasan atau intimidasi.
Sekarang bandingin sama yang kejadian di jalan tiap minggu.
Mulai dari fondasi hukumnya biar jelas, ini bukan opini gue.
MK, lewat Putusan No. 18/PUU-XVII/2019, udah tegas:
eksekusi jaminan fidusia (baca: narik paksa motor/mobil kredit macet) TIDAK BOLEH sepihak tanpa persetujuan debitur atau putusan pengadilan.
Ini konstitusi.
Bukan pendapat gue, bukan pendapat lo.