Sedikit advice untuk tim kabinet dan pejabat:
Tolong jika lain kali ketika ada video kritik yg viral, jangan buru2 direspons.
Bedah per menit, respons dengan data.
Hindari bahasan personal.
Menggeser kritikan ke arah personal, itu menghilangkan inti dari video balasan.
saya selesai menonton tanggapan Prof @zainalamochtar ini, dan ada empat yang saya catatan:
1. secara tersirat, presiden ke luar negeri, bukan sepenuhnya agenda negara, tetapi bisa jadi agenda pribadi. Karena hal itu yang bisa menjelaskan, mengapa uang pribadi bisa digunakan.
2. pak Seskab perlu menjelaskan, batas isrisan mana yang digunakan, tatkala menggunakan uang pribadi atau uang negara.
3. publik perlu mendapat pencerahan, investasi yang masuk itu apakah hasil langsung dari kunjungan ke luar negeri, atau seperti apa. Agar tidak sekedar klaim.
4. kerja diplomasi adalah kerja kolektif. Presiden tidak bisa berfungsi sendiri. Ada peran menlu, diplomat, pengusaha, dll. agar agenda diplomasi tepat sasaran.
kalau ketemu Prof. Zainal, saya akan katakan:
“Ga ada obat, Prof. Mantap” ✨
Kejaksaan Agung menetapkan Eks Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana sebagai tersangka kasus dugaan penyimpangan tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dadan kini ditahan di Rutan Salemba.
Selain Dadan, Kejagung juga menetapkan Eks Waka BGN Sonny Sonjaya dan Lodewyk Pusung sebagai tersangka.
Direktur Penyidikan (Dirdik) pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Syarief Sulaeman Nahdi mengungkapkan, Dadan diduga memiliki yayasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang mengelola dapur MBG.
Menurut Syarief, yayasan yang ditunjuk sebagai mitra SPPG tidak memenuhi syarat dan terafiliasi dengan para tersangka. Namun, yayasan tersebut tetap lolos melalui pengaturan proses verifikasi di portal mitra BGN.
Kejagung menyebut yayasan-yayasan yang terafiliasi dengan Dadan, Sonny, dan Lodewyk menerima insentif hingga miliaran rupiah per hari. Saat ini penyidik masih menghitung jumlah yayasan yang terlibat dan akan berkoordinasi dengan BGN untuk menginventarisasi yayasan yang terafiliasi dengan para tersangka.
📸: Dok. AFP.
Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.
📝: newsupdate | update | news | oneliner | R120 | R089 | E099
#bicarafaktalewatberita #kumparan
Yang kritik 1 orang, yang maju satu kabinet..
Orang segitu banyak cuma baper sama masukan Pak Dino Patti Djalal, 1 USD udah Rp 18.000 mereka cuek dan masa bodo🤣
Saya dapat info bhw ada 17 calon Dubes asing yg sudah tiba di Jakarta tapi sampai sekarang masih MENUNGGU waktu utk memberikan surat kepercayaan kpd Presiden. Dari mereka ada yg sudah menunggu 8 bulan. Ada juga Dubes dari negara ASEAN yg menunggu 6 bulan. Karenanya, mereka belum bisa bekerja secara resmi.
Ini memberikan kesan buruk bagi negara2 sahabat yg mengirim Duta Besarnya ke 🇮🇩, apalagi Dubes 🇮🇩 di luar negeri selalu dgn cepat menyerahkan surat kepercayaan kpd host country. Tanpa menyalahkan siapapun, Mohon masalah ini dapat segera dituntaskan Istana krn menyangkut reputasi diplomatik kita.
Tenang, walau 1 dollar skrng udah 18.000
Itu artinya rupiah lagi dilemahin, biar ekspor josss, toh beli tempe goreng masih pake rupiah. Ga pake dolar.
Amanlah.
Itu buktinya ibox, resto mewah, event2 fashion tetep rame.
Ini ulah mata2 asing yg buat gaduh.
Jaya jaya jaya
Luarbiasa cara Tempo mengingatkan Presiden Prabowo. Yaitu dengan menerbitkan edisi khusus ayahanda Presiden, Sumitro Djojohadikusumo. Enam desk dikerahkan untuk memberi gambaran lengkap sosok Begawan Ekonomi ini. Lantas membandingkannya dengan kebijakan-kebijakan anaknya.. 🫡
Abaikan hiasan dinding kantor seskab.
Fokus ke caption tweet kemensos. it's very concerning.
Menteri ngucapin terima kasih ke Seskab (eselon 2) krn meluangkan waktu untuk menerima laporan perkembangan pekerjaan.
Menteri lapornya ke Presiden lah. Seskab mah sekretaris biasa.
Ini seskab jadinya selevel wapres bahkan lebih.
Berapa banyak missing information selama ini yg terjadi karena menteri di-gatekeep ga bisa lapor langsung ke presiden?
Berikut video analisa saya berjudul "Rakyat gaduh : Presiden Prabowo 1 dari 6 hari berada di luar negeri ? 5 saran saya". Semoga didengar Pemerintah. Silahkan dikomentari, dibahas, disebarkan, dikutip & boleh juga diliput media. Salam, Dr. Dino Patti Djalal