#MaharaniPeduli untuk para peserta aksi hari ini di depan DPR RI.
500 Box makanan
2000 botol air mineral
Dan kita sedang siapkan juga ratusan porsi Nasi Ayam Bakar untuk Sahur saudara2 kita yg malam nanti menginap di KPU
Semoga Alloh mudahkan semua ikhtiar berjamaah kita
GP Ansor: Mari Kita Berperang Melawan Sampah Laut.
Kita mulai dari kegelisahan yang sama bahwa, Menurut catatan World Population Review, Indonesia adalah penyumbang sampah laut No 5 di dunia, dan menurut data KLHK, pada tahun 2020 wilayah lautan Indonesia sudah tercemar oleh sekitar 1.772,7 gram sampah per meter persegi (g/m2). Mengingat luas lautan Indonesia yang totalnya 3,25 juta km2, bisa diperkirakan bahwa jumlah sampah di laut Nusantara secara keseluruhan sudah mencapai 5,75 juta ton.
Jenis sampah yang paling banyak ditemukan adalah sampah plastik, dengan bobot seberat 627,80 g/m2. Jumlah itu memiliki proporsi 35,4% dari total sampah di laut Indonesia pada 2020.
GP Ansor sebagai organisasi kepemudaan keagamaan punya tanggung jawab sosial untuk ikut “Berperang” melawan sampah laut, khususnya sampah plastik tersebut. Struktural, Jaringan GP Ansor sampai hingga pada tatanan masyarakat paling bawah, ini menjadi kekuatan ampun untuk kemudian ikut andil dalam ikhtiar baik menjaga laut, menjaga Indonesia.
Mungkin hampir tiap minggu, ada dari Pengurus Anak Cabang (PAC) GP Ansor di Kecamatan daerah pesisir pantai, baik di Jawa maupun di pulau-pulau lain mempunyai Giat bersih-bersih pantai, ikhtiar sederhana yang menjadi rutinitas pada satu semangat Hubbul Wahtan Minal Iman kami. Namun masalah sampah plastik tidak cukup dengan hanya membersihkan di bibir pantai, masalah sampah plastik adalah masalah yang cukup kompleks, ada hulu hilirnya, mulai dari kebijakan perusahaan penghasil produk yang menggunakan plastik sebagai bungkusnya, kesadaran masyarakat, hingga sikap kebijakan pemangku jabatan, GP Ansor tidak bisa melakukannya sendiri, perlu bergandeng tangan dengan berbagai pihak untuk bersama melawan sampah plastik ini. GP Ansor akan bergandeng tangan dengan siapapun untuk ikhtiar mencintai Indonesia ini.
Akan lebih efektif jika kompleksitas soal sampah laut, menjadi kesadaran bersama, dilakukan dengan bersama-sama dengan satu semangat sebagai anak bangsa yang mencintai negerinya, mari bersama “Berperang” melawan sampah plastik di laut kita.
@HeryIdris5 Kalo pangkat kehormatan itu apakah terlepas dari pemecatan sebelumnya dan apa juga sama dengan pangkat prajurit peniti karier yg lain ya?
Nanya nih....
Hak Angket @DPR_RI memang tidak bisa membatalkan hasil Pemilu tapi dapat menuntut pertanggungjawaban Pemerintah dan Penyelenggara Pemilu atas segala kecurangan yg terjadi.
Wahai Pemerintah rusak..
Wahai ulama rusak..
Wahai para cendikiawan rusak..
Dan ,
Wahai tukang survei rusak...
Dengar tuturan Prof. @mohmahfudmd tentang ucapan Imam Al-Ghazali
Kabarnya semua profesor Universitas Negeri Semarang (UNNES) yg melakukan seruan moral pada tgl 7 Feb kmaren diberi surat spt ini
Anehnya tidak ada TOR tidak ada JADWAL KEGIATAN dan diundang sbg apa juga tidak jelas. Juga tidak ada daftar nama siapa saja yg diundang padahal semua profesor UNNES yg melakukan seruan moral dikirimi surat spt ini by name
Apakah ini psy war untuk menakut-nakuti?
HAK ANGKET KONSTITUSIONAL
Hak Angket adalah hak yang dijamin dan dilindungi Konstitusi.
Jadi siapapun yang melarang atau menghalang-halangi parpol di DPR menggunakan haknya, maka dialah yang sebenarnya Pelanggar Konstitusi.
.
#DukungHakAngket
Statement sy ini clear. Sy tdk ikut urusan hak angket bkn krn perbedaan pandangan dgn Mas Ganjar. Tp scr konstitusi hak angket itu ursn parpol di DPR, bkn ursn paslon capres/cawapres. Sy bkn orng parpol atau anggota DPR. Kalau Mas Ganjar mmg orng parpol. https://t.co/1YbpSaqOAX
Baiknya, relawan/pndukung paslon capres mulai kendurkan emosi. Salurkn &pindahkn kmarahan ke ruang2 sidang resmi. Tim paslon 01 & 03 sdh sama2 siap utk proses di Bawaslu, DKPP, PN, MK bhkan ke DPR. Mski sulit, mari hargai upaya yg hndak diprjuangkn Timses 03 & 01 di forum2 resmi.
Kpd komunitas IT, screenshot ini sgt serius terutama jk dikaitkan kredibllitas penyelenggara Pemilu. Meski kata ‘DIDUGA’ tp logikanya masuk akal. Ayo diskusikan. Ambil peran kuatkan demokrasi kita.@itbofficial@BINUSINTL@KPU_ID@bawaslu_RI@DitjenAptika@jokowi