Kami menyayangkan adanya upaya penyebaran hoax pada beberapa anggota organisasi masyarakat sipil.
Tetap jaga kawan dan perhatikan keselamatan juga keamanan kita bersama.
19 Maret: Tempo dpt kiriman paket kepala babi.
22 Maret: Tempo dpt kiriman 6 bangkai tikus yg kepalanya terpenggal.
Ini serius. Kita sedang nggak baik2 saja.
Terkutuk buat orang bodoh yang ngebongkar separator pembatas jalur busway TransJakarta sampai kayak gini. Bisa bikin bahaya loh, meleng dikit busnya bisa celaka, mana kondisinya agak gelap 🤬
@aniesbaswedan Buat yang mau membandingkan dengan visi, misi & program kerja para kandidat DKJ saat ini,
bisa baca di link Gdrive yg dikumpulkan sama Mas Daniel @qronoz yaa gaess 👇🏻
https://t.co/6KYR3qoiYj
Menkominfonya UK itu yg bikin website https://t.co/lkLuF7KS37 nya bagus bgt.
Dulu pernah mau ikut acara tahun baruannya London dan di websitenya UX nya oke bgt untuk dapetin tiketnya, kasih tau wayfinding untuk acaranya dll.
Menkominfonya SG itu yg bikin service designnya mereka oke bgt. Dulu gw bikin employment pass (kaya KITA nya SG), itu mgkn cmn less than 10 menit dari sejak masuk pintu sampai keluar lagi.
Menkominfonya Konoha? Jawabin kasus gratifikasinya dan akun rasis sexist nya anak2nya Mulyono.
Talking about the nation's priority here...
❗️TO ALL PROBLEMATIC SMOKERS OUT THERE ❗️
PLIS BANGET KALO LO ABIS NONGKRONG DI TAMAN JANGAN SEMBARANGAN BUANG PUNTUNG ROKOK KEK GINI DI TAMAN SOFTBALL GBK
Ini puntung rokok yang bisa gue pungut radius 3 meter gue duduk dan kelihatan betapa JOROKNYA kalian semua
BUANG SAMPAH TISU PLASTIK JUGA PADA TEMPATNYA
KALO INI TAMAN TUTUP JELAS SALAH KALIAN SEMUA YANG JOROK
Bener banget nih KAI. Jangan kayak Pemerintah Queensland, Australia yang kasih tarif flat 50 sen buat semua pengguna transportasi umum buat bantu biaya hidup masyarakat.
Di Indonesia sih kita makmur, kerjaan banyak. Kelas menengahnya sanggup disuruh bayar lebih lagi. 🥰🥰🥰
Bilang aja duitnya abis. Emang selama ini gak tepat sasaran?. Ada gitu orang kaya sengaja naik KRL dempetan kayak ikan?. Ini mah yang korban kelas menengah lagi.
Never forget: this influencer culture IS political.
Kita bisa mulai melawannya dari diri sendiri: boycott the hell of them from our life.
Jangan follow, jangan engage, leave them from our conversations (termasuk anaknya yang lucu-lucu itu).