real banget. giliran mbg mau distop langsung pada bingung mau kerja apa. emang core problem-nya tuh bukan anak sekolah kelaparan, tapi lapangan kerja yang beneran gak ada. we are literally fighting for our lives nyari kerjaan ๐
Beberapa caraku,
1. Punya "sense of urgency". Misalnya, pikirkan efek berantai klo sering nunda ngerjain skripsi (skenario terburuknya di masa depan)
2. Punya deadline yg jelas.
Misalnya, targetkan kapan bimbingan, sidang skripsi, & perkiraan wisuda
3. Punya tulisan mantra/kataยฒ dan tempelkan di dinding kamar. Baca tiap hari biar makin semangat ngerjain tugas
I'm touched by this beautiful quote :
"Bahkan sebelum dikabulkan, kebaikan dari doa-doa telah turun sedikit demi sedikit dalam bentuk: kesehatan, bahu yang kuat, duka yang berangsur lega, juga rasa sabar untuk terus melanjutkan hidup."
Respect sama orang yang mental healthnya berantakan tapi tetap hidup semestinya, ga milih ngerusak diri, ga salah pergaulan, selalu self improvement dan tetap perjuangin masa depan, kamu hebat! cuma orang pilihan yang mampu seperti itu. Believe your life will change. Trust me
Sometimes i feelโฆ
ada yang off sama cara hidup zaman sekarang.
Everything moves so fast,
but somehow kita makin lost ttg mau ke mana.
Some people belajar bertahun tahun,
some people viral in one night.
Yang satu dihargai krn process,
yang lain krn exposure.
And weโre stuck in between.
โkamu kerja untuk uangโ itu fase.
โuang kerja untuk kamuโ itu tujuan.
makanya investasi bukan soal gaya hidup, tapi survival strategy. supaya suatu hari, kamu kerja karena mau, bukan karena harus. itu kenapa dari skrg kita harus aware, dunia lagi masuk fase economic uncertainty. inflasi global, suku bunga tinggi, konflik geopolitik, dan mata uang negara berkembang gampang ke pressure.
in this kind of environment, relying on one single income source is high risk, guys.๐ฅน
-kalo kalah pintar, lu harus menang disiplin
-kalo kalah modal, lu harus menang konsisten
-kalo kalah gaya, menanglah di etika
-kalo kalah pendidikan, menanglah di pengalaman
-kalo kalah cinta, menanglah di self value
-dan kalo kalah segalanya, menanglah dihubungan lu sama Tuhan