🚨Lautaro Martínez was asked about Lionel Messi’s influence during Argentina’s World Cup semi-final victory over England.
🎙️ Reporter: “Lautaro, can you tell us what Lionel Messi said to you after you came on?”
🗣️ Lautaro Martínez:
“People see the assists, the dribbles and the magic, but they don’t see what Leo does with his words.
When I came onto the pitch, he walked over to me and said, ‘Attack the space between the defenders. Go for the headers. Keep making those runs.’
I tried it the first time and it didn’t work. I looked at him, and instead of telling me to change, he kept giving me signs to keep believing. He knew the opportunity would come.
We were 1–1 with less than five minutes to play. Leo looked at the scoreboard, then looked straight at me and nodded. He didn’t even have to speak. I knew exactly what he wanted. I knew the assignment.
That’s what makes him different. He sees the game before everyone else. He knows where the space will open, and he gives you the confidence to attack it without hesitation.
Playing with him is incredible because he doesn’t only create chances with his feet. He creates belief in every player around him.
At 39 years old, he’s still leading Argentina in the biggest matches, still deciding games and still showing us why he’s the greatest footballer I’ve ever seen.
We’re in another World Cup final because once again, when Argentina needed someone to guide us, Lionel Messi was that man.”
“Godzilla” El Niño diprediksi mulai April 2026. Fenomena pemanasan suhu laut di Pasifik ini bisa bikin musim kemarau di Indonesia jadi lebih panjang & lebih kering. Kondisi ini bakal diperkuat IOD positif di Samudra Hindia.
𝗧𝗢𝗟𝗢𝗡𝗚 𝗩𝗜𝗥𝗔𝗟𝗞𝗔𝗡: 𝗦𝗨𝗔𝗠𝗜 𝗦𝗔𝗬𝗔 𝗕𝗨𝗞𝗔𝗡 𝗞𝗥𝗜𝗠𝗜𝗡𝗔𝗟, 𝗗𝗜𝗔 𝗛𝗔𝗡𝗬𝗔 𝗠𝗘𝗟𝗜𝗡𝗗𝗨𝗡𝗚𝗜 𝗦𝗔𝗬𝗔! 😭
Kepada seluruh masyarakat Indonesia, para petinggi hukum, Bapak Kapolri, dan orang-orang baik di luar sana...
Nama saya Arsita Minaya. Hari ini saya memberanikan diri menulis ini dengan air mata yang tidak kunjung berhenti. Saya memohon bantuan Anda semua untuk menyelamatkan suami saya, Hogi Minaya, yang kini terancam dipenjara 6 tahun hanya karena dia mencoba menyelamatkan nyawa saya.
Kejadian itu masih membekas di ingatan saya. Saat kami sedang mengantar pesanan, saya dijambret oleh dua orang yang membawa pisau cutter. Tali tas saya diputus paksa. Saat itu, saya hanya bisa berteriak ketakutan.
Suami saya, yang melihat istrinya dalam bahaya, secara refleks mencoba menghentikan pelaku. Dia tidak punya niat membunuh, dia hanya ingin mengambil kembali barang yang dirampas. Namun, pelaku yang panik memacu motornya dengan sangat kencang, menabrak tembok, dan meninggal dunia.
Sekarang, dunia kami hancur.
Pelaku jambretnya bebas dari hukum karena meninggal, tapi suami saya—korban yang membela saya—justru dijadikan TERSANGKA. Kakinya dipasangi gelang GPS seolah-olah dia penjahat besar yang mau melarikan diri. Padahal kami hanya pedagang jajanan pasar yang jujur.
Logika mana yang dipakai?
Apakah seorang suami harus diam saja saat istrinya ditodong pisau di depan matanya?. Apakah membela diri dan keluarga sekarang dianggap sebagai kejahatan di negeri ini?.
SAYA MEMOHON DENGAN SANGAT:
Bantu saya VIRALKAN tulisan ini. Saya butuh perhatian dari Bapak Presiden, Bapak Kapolri, Bapak Mahfud MD, Bang Hotman Paris, dan siapa pun yang punya kekuatan untuk menegakkan keadilan yang sesungguhnya
Jangan biarkan suami saya membusuk di penjara karena melakukan tugasnya sebagai pelindung keluarga. Saya hanya ingin keadilan, bukan hukum yang berat sebelah.
Tolong share postingan ini... satu share dari Anda sangat berarti untuk kebebasan suami saya.
@txtdrimedia Kelakuan Termul menghalalkan segala cara, Konon NKRI harga Mati dan Paling Toleransi Padala tujuannya mau Korupsi dan Adu Domba Masyarakat.
Yth. Bpk Pres @jokowi, sy terhenyak membaca artikel Pak JK di Kompas dua hari lalu. Hilirisasi Bpk yg jg jd narasi utama Capres @prabowo & @gibran_tweet dibantah seluruhnya oleh mantan wakil Bapak dgn data terukur. Siapa yg hrs kami percaya? @luhut_binsar@bahlillahadalia
BREAKING NEWS
Komisi Anti Korupsi Uni Eropa memburu Prabowo atas kasus korupsi pembelian pesawat tempur bekas dari Qatar, yang melibatkan salah satu perusahaan di Eropa.
Perusahaan ini diselidiki terkait transaksi janggal Prabowo yang membeli 12 pesawat tempur bekas dari Qatar dengan harga 66 juta dolar per pesawat, dengan total 792 juta dolar.
Transaksi janggal ini diduga terkait kebutuhan dana politik Prabowo untuk Pilpres 2024.
Hasil investigasi berita ini, harga normal pesawat jet Qatar ini kurang dari separo harga yg dipatok perusahaan Prabowo.
Dari transaksi janggal ini Prabowo disinyalir dapat fee 7 persen per pesawat, atau total 55,4 juta dollar. Dan sebagian, sebesar 20 juta dolar sudah dikantongi Prabowo saat berkunjung ke Qatar tahun lalu.
Berita ini menyebut Komisi Anti Korupsi Uni Eropa sudah mengirim European Investigative Order (EIO) ke Kedubes AS di Jakarta 25 januari lalu, terkait skandal ini.
Dahsyat.
Ini link beritanya:
https://t.co/TIl31yVTWA
@ch_chotimah2 Jokowi lebih merestui anies ketimbang ahok,…krn ahok berpotensi “mengganggu” karir jokowi, makanya beliau di “fatwa” kan oleh MUI sebagai penista agama,…begitu iuga restu jokowi buat anies adalah dng membiarkan prabowo meminang gibran sebagai anak magang dlm politik.
Saya baru tau ini, ternyata pak Jokowi juga termasuk yg meminta Ahok mundur dari pencalonan gubernur DKI, hanya Bu Megawati yg mendukung.
Pantas pak Ahok total mendukung Ganjar yg selama ini juga sangat tegas dan bernyali pada radikalisme dan dgn yakin menyebut hanya PDIP yg konsisten membela minoritas.
Ahok sudah menjadi saksi siapa yg pantas kita ikuti, dukung dan pilih.
Ini bisa jadi renungan menjelang 14 Februari. Buat teman-teman yg selama ini bicara soal toleransi, radikalisme khususnya teman-teman yg minoritas, coba dengarkan penjelasan dari Ahok ini [03Feb2024] supaya paham, arti suatu kebangsaan yg utuh.
Jadi wakil presiden Itu Masa Tugasnya 5 tahun mengucap sumpah janji .
Terus bagaimana nasib rakyat ?? Baru 1tahun saja bohong berkali-kali .
Coba tarik mundur ke Belakang 1th saja .
Berapa Kali Gibran Bohong ??
Bilang tegak Lurus Ibu mega tapi menggigit lengan ibuk.
Bilang fokus walikota tapi bohong .
Bilang akan dukung ganjar tapi calon cawapres sendiri.
Bilang tidak buat skck tapi dibuatin Orang lain.
Bilang berbondong-bondong Ke tps pilih Ganjar dan Pdip malah berhianat .
Bilang tidak mau jadi cawapres tapi tetap mendaftar setelah Paman kasih tiket .
Ditanya baliho , katanya bukan dia yang pasang . Tapi tim nya 😅
Kalo ditanya serahkan Rakyat katanya .
Bohong dan melakukan tindakan yang putusanya Melanggar hukum kok berlindung nama rakyat .
Omongane nggedabrussa ..
@fasc1nate Jadav Payeng, the Indian man who planted one tree every day for 37 years on Majuli Island. He has now created a forest and wildlife reserve twice the size of Central Park in New York.
#Thread
STRATEGI CERDAS UNTUK INDONESIA EMAS
Sembilan tahun dipimpin oleh Pak Jokowi ternyata rakyat nusantara belum juga mampu membaca setiap gerakan cantik yang dibuatnya. Grand strateginya membawa Indonesia emas tahun 2045 dengan menyiapkan infrastruktur yg baik agar mampu memanfaatkan bonus demografi tentunya bisa dirasakan.
Tetapi taktiknya yang nyaris tak terbaca, sama seperti kita masyarakat awan disuruh baca morse jaman pramuka, hanya bisa menduga lalu berhalusinasi membangun cerita seakan lebih tahu dari apa yg dipikirkan seorang Jokowi.
Bahkan kawan dan lawan politiknya serta para pengamatpun dipecundangi tanpa mempermalukan mereka yang memang sudah kehilangan rasa malunya. Hannya sepak terjangnya menghabisi lawannya begitu nyata. Seperti politisi senior PDIP Panda Nababan katakan kalau suharto menghabisi lawannya melalui tangan beberapa jendral sehingga sering para jendral tersebut berebut posisi agar dianggap paling dekat dengan Soeharto, tetapi Jokowi tdk perlu orang lain menyingkirkannya. Dia lakukan sendiri - ya sendiri.
Mungkin kita sudah mulai lupa bagaimana Jokowi meniadakan kehadiran Sang Wapres periode pertama dengan membuang orang - orang disekitarnya sebut saja Sudirman Said, Anis Baswedan. Lalu mengirin Setia Novanto ke hotel Prodeo disaat menjadi Ketua DPR, membuang kerewelan Rizal Ramli dari kabinet, mencopot Gatot Nurmantyo dari panglima hingga tenggelam sampai sejarang, menghabisi mafia minyak dg membubarkan Petral, memberangus HTI, FPI dan kelompok radikal lainnya, bahkan yang lebih dahsyat lagi merebut kembali kekayaan tanah air kita dari tangan asing : Freeport, Blok Mahakam, New Mont Nusatenggara. Jokowi bukanlah presiden hanya mampu omong doang, dia mampu menghadapi tekanan China, Eropa dan AS juga lembaga seperti WTO dan IMF.
Namun sebelum berhadapan, dia siapkan dulu infra dan supra strukturnya. Ketika dia bangun pangkalan militer di Natuna, membangun bandara di Mianggas dan Anambas, membangun jalan di papua, memperbaiki seluruh pintu masuk perbatasan menjadi lebih bagus dari negeri tetangga, banyak orang mempertanyakan. Untuk apa bangun bandara di Mianggas dan Anambas, bahkan kawan politiknya mentertawakan dengan sombong, dia lupa kalau Jokowi sedang menyiapkan infrastruktur agar kalau benar terjadi perang terbuka antara China dan AS, Indonesia tidak mati jadi pelanduk ditengah - tengahnya. Bila diperlukan kedua bandara tersebut dapat difungsikan seperti kapal induk menjaga wilayah Indonesia di utara dengan dukungan pesawat tempur dari basenya di Makassar, dan Mianggas mengeliminir serangan dari selatan dengan dukungan pesawat tempur dari basenya di Madiun.
Daripada membeli kapal induk bekas yang membutuhkan biaya operasional yang cukup besar, seperti kesalahan yang dilakukan Thailand dan India punya kapal induk tetapi tidak mampu mengoperasikan secara maksimal.
Lalu untuk apa jalan jalan di Papua membelah hutan belantara, memudahkan mobilitas alutsista kita menyekat pergerakan KKB yang dapat bantuan dari berbagai negara. Ciamik bukan, makanya AS gigit jari. Apalagi Papua di pecah-pecah lagi menjadi sekian provinsi, ini akan melemahkan KKB. Apakah itu sudah cukup, belum. Suara nyinyir dari negara negara seupil hidung di pasifik dirangkul dan dielus oleh Jokowi, mereka didatangi di undang dalam konfrensi negara kepulauan, apa yang bisa kita lihat, eh dua negara yg dulu vokal menyuarakan kemerdekaan Papua Barat kini malah memuji Indonesia di PBB, ingat apa yang diucapkan Solomon dan Timor Leste dalam sidang PBB lalu?. Kini tinggal tunggu suara Vanuatu, Fiji dan negara sebesar biji gandum lainnya. Jokowi kok dilawan.
1/3
No money, no trading success.
You win every month, but your account is too small.
+2%.
+4%.
+6%.
But it's still not enough to pay bills, rent and other stuff.
The size of your account matters:
- 2% on a $1,000 trading account is $20.
- 2% on a $10,000 trading account is $200.
- 2% on a $100,000 trading account is $2,000.
- 2% on a $1,000,000 trading account is $20,000.
That's why most traders take big risks.
That's why most traders blow trading accounts.
If you have small accounts:
- Stop focusing on money
- Start focusing on risk and execution
- Start focusing on accumulating positive gains
- Start focusing on building confidence to improve your trading skills
After 1-2 years of positive performances you will have plenty of opportunities to get more money:
- Prop firms
- Increase your account
- Trading on commission
- Raising external capital
If you're good at trading, nothing can stop you.
Trading sets you free.
Keep going.